<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Madrid Buang Peluang</title><description>Legenda menyebutkan bahwa Madrid membuang banyak peluang saat melawan  rival sekotanya, Atletico Madrid di perempatfinal Liga Champions.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2015/04/15/51/1134321/madrid-buang-peluang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2015/04/15/51/1134321/madrid-buang-peluang"/><item><title>Madrid Buang Peluang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2015/04/15/51/1134321/madrid-buang-peluang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2015/04/15/51/1134321/madrid-buang-peluang</guid><pubDate>Rabu 15 April 2015 05:36 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Hadi Purwono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/15/51/1134321/madrid-buang-peluang-pGIeUnoDsQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Madrid terlalu banyak membuang peluang, terutama di babak pertama (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/15/51/1134321/madrid-buang-peluang-pGIeUnoDsQ.jpg</image><title>Madrid terlalu banyak membuang peluang, terutama di babak pertama (Foto: Reuters)</title></images><description>
MADRID &amp;ndash; Menguasai jalannya pertandingan, dan memiliki banyak peluang. Real Madrid justru harus mengakui tebalnya pertahanan Atletico Madrid di Vicente Calderon.  Laga berakhir dengan skor 0-0 di leg pertama perempatfinal Liga Champions dan Madrid disebut membuat peluang.
Legenda Los Merengues, Emilio Butragueno, menyesalkan peluang yang disia-siakan Madrid untuk unggul. Terutama sejumlah peluang bersih yang diciptakan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan di babak pertama.
&amp;ldquo;Babak pertama kami luar biasa hebat, tapi hasilnya tak sesuai dengan harapan yang kami inginkan. (Jan) Oblak hebat. Babak kedua lebih seimbang dan kami bekerja lebih keras menciptakan peluang. Kami menyiakan peluang bagus, karena tak memanfaatkannya di 45 menit pertama,&amp;rdquo; tutur Butragueno kepada AS, Rabu (15/4/2015).
Namun keyakinan tetap membumbung tinggi dari Butragueno, pasalnya Madrid bermain di Santiago Bernabeu pada leg kedua yang berlangsung Kamis 23 April 2015 dini hari WIB.
&amp;ldquo;Kami datang untuk mencetak gol dan menang, tapi kami akan bermain di stadion kami dan dukungan fans sangatlah penting. Kami di rumah dan harus menang. Kami juara bertahan dan harus mempertahankannya,&amp;rdquo; lanjutnya.
Wasit Milorad Mazic banyak dikritik karena tak tegas mengawalnya pertandingan, tapi Butragueno tak mau membicarakannya,&amp;rdquo;Wasit? Kami tak berbicara wasit di pertandingan berintensitas tinggi seperti ini,&amp;rdquo; katanya.

</description><content:encoded>
MADRID &amp;ndash; Menguasai jalannya pertandingan, dan memiliki banyak peluang. Real Madrid justru harus mengakui tebalnya pertahanan Atletico Madrid di Vicente Calderon.  Laga berakhir dengan skor 0-0 di leg pertama perempatfinal Liga Champions dan Madrid disebut membuat peluang.
Legenda Los Merengues, Emilio Butragueno, menyesalkan peluang yang disia-siakan Madrid untuk unggul. Terutama sejumlah peluang bersih yang diciptakan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan di babak pertama.
&amp;ldquo;Babak pertama kami luar biasa hebat, tapi hasilnya tak sesuai dengan harapan yang kami inginkan. (Jan) Oblak hebat. Babak kedua lebih seimbang dan kami bekerja lebih keras menciptakan peluang. Kami menyiakan peluang bagus, karena tak memanfaatkannya di 45 menit pertama,&amp;rdquo; tutur Butragueno kepada AS, Rabu (15/4/2015).
Namun keyakinan tetap membumbung tinggi dari Butragueno, pasalnya Madrid bermain di Santiago Bernabeu pada leg kedua yang berlangsung Kamis 23 April 2015 dini hari WIB.
&amp;ldquo;Kami datang untuk mencetak gol dan menang, tapi kami akan bermain di stadion kami dan dukungan fans sangatlah penting. Kami di rumah dan harus menang. Kami juara bertahan dan harus mempertahankannya,&amp;rdquo; lanjutnya.
Wasit Milorad Mazic banyak dikritik karena tak tegas mengawalnya pertandingan, tapi Butragueno tak mau membicarakannya,&amp;rdquo;Wasit? Kami tak berbicara wasit di pertandingan berintensitas tinggi seperti ini,&amp;rdquo; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
