<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pujian untuk Gerrard Usai Injak Kaki Herrera</title><description>Di tengah badai kritik dan cibiran, Steven Gerrard tetap mendapat dukungan dan pujian.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2015/03/23/45/1122746/pujian-untuk-gerrard-usai-injak-kaki-herrera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2015/03/23/45/1122746/pujian-untuk-gerrard-usai-injak-kaki-herrera"/><item><title>Pujian untuk Gerrard Usai Injak Kaki Herrera</title><link>https://bola.okezone.com/read/2015/03/23/45/1122746/pujian-untuk-gerrard-usai-injak-kaki-herrera</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2015/03/23/45/1122746/pujian-untuk-gerrard-usai-injak-kaki-herrera</guid><pubDate>Senin 23 Maret 2015 10:56 WIB</pubDate><dc:creator>Rintani Mundari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/23/45/1122746/pujian-untuk-gerrard-usai-injak-kaki-herrera-yVqiImCgOb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: REUTERS/Phil Noble)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/23/45/1122746/pujian-untuk-gerrard-usai-injak-kaki-herrera-yVqiImCgOb.jpg</image><title>(Foto: REUTERS/Phil Noble)</title></images><description>
LIVERPOOL &amp;ndash; Di tengah badai kritik dan cibiran, Steven Gerrard tetap mendapat dukungan dan pujian. Pelatih Brendan Rodgers, menjadi sosok setia yang selalu berada di belakang sang kapten plus ikon Merseyside Merah.
Diketahui, saat duel panas sarat gengsi kontra Manchester United di Anfield, Minggu malam WIB, wasit Martin Atkinson menghadiahi kartu merah langsung kepada Gerrard yang baru bermain selama 48 detik!
Hal tersebut lantaran pemain yang masuk menggantikan peran Adam Lallana itu terlihat menginjak betis kanan Ander Herrera. Alhasil, pertemuan terakhir Gerrard yang musim depan akan berkiprah di Amerika Serikat itu diwarnai dengan kenangan buruk.
&amp;ldquo;Saya tidak akan mengkritiknya karena dia sudah tampil brilian selama saya berada di sini. Hal seperti ini terkadang terjadi dalam sepakbola. Tentu saja, dia seorang pemain hebat yang kerap memberi dampak besar. Dia ingin bermain, saya dia harus diusir keluar lapangan,&amp;rdquo; tutur Rodgers, melansir Daily Mail, Senin (23/3/2015).
&amp;ldquo;Gerrard tampak frustrasi menyaksikan penampilan kami di babak pertama, di mana kami tidak membuat tekel. Terlepas dari hal itu, dia pemain yang sangat kompetitif dan selalu berambisi membantu tim,&amp;rdquo; sambung mantan pelatih Swansea City itu.
Sang pemain sendiri sudah mengatakan permintaan maafnya di hadapan publik. Dalam komentarnya, gelandang berusia 34 tahun itu menyadari bahwa ia tak seharusnya melakukan tindakan tersebut.
&amp;ldquo;Setidaknya dia seorang pria sejati yang datang dan meminta maaf. Tentu saja dalam sebuah pertandingan besar, Anda menderita ketika harus bermain dengan 10 pemain melawan 11. Dan rasa hormat yang besar untuk para pemain yang berada di sana dan terus berjuang,&amp;rdquo; tuntasnya.
</description><content:encoded>
LIVERPOOL &amp;ndash; Di tengah badai kritik dan cibiran, Steven Gerrard tetap mendapat dukungan dan pujian. Pelatih Brendan Rodgers, menjadi sosok setia yang selalu berada di belakang sang kapten plus ikon Merseyside Merah.
Diketahui, saat duel panas sarat gengsi kontra Manchester United di Anfield, Minggu malam WIB, wasit Martin Atkinson menghadiahi kartu merah langsung kepada Gerrard yang baru bermain selama 48 detik!
Hal tersebut lantaran pemain yang masuk menggantikan peran Adam Lallana itu terlihat menginjak betis kanan Ander Herrera. Alhasil, pertemuan terakhir Gerrard yang musim depan akan berkiprah di Amerika Serikat itu diwarnai dengan kenangan buruk.
&amp;ldquo;Saya tidak akan mengkritiknya karena dia sudah tampil brilian selama saya berada di sini. Hal seperti ini terkadang terjadi dalam sepakbola. Tentu saja, dia seorang pemain hebat yang kerap memberi dampak besar. Dia ingin bermain, saya dia harus diusir keluar lapangan,&amp;rdquo; tutur Rodgers, melansir Daily Mail, Senin (23/3/2015).
&amp;ldquo;Gerrard tampak frustrasi menyaksikan penampilan kami di babak pertama, di mana kami tidak membuat tekel. Terlepas dari hal itu, dia pemain yang sangat kompetitif dan selalu berambisi membantu tim,&amp;rdquo; sambung mantan pelatih Swansea City itu.
Sang pemain sendiri sudah mengatakan permintaan maafnya di hadapan publik. Dalam komentarnya, gelandang berusia 34 tahun itu menyadari bahwa ia tak seharusnya melakukan tindakan tersebut.
&amp;ldquo;Setidaknya dia seorang pria sejati yang datang dan meminta maaf. Tentu saja dalam sebuah pertandingan besar, Anda menderita ketika harus bermain dengan 10 pemain melawan 11. Dan rasa hormat yang besar untuk para pemain yang berada di sana dan terus berjuang,&amp;rdquo; tuntasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
