<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Van Gaal Pernah Hampir ke Liverpool</title><description>Louis van Gaal ternyata pernah hampir melatih Liverpool.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2015/03/22/45/1122567/van-gaal-pernah-hampir-ke-liverpool</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2015/03/22/45/1122567/van-gaal-pernah-hampir-ke-liverpool"/><item><title>Van Gaal Pernah Hampir ke Liverpool</title><link>https://bola.okezone.com/read/2015/03/22/45/1122567/van-gaal-pernah-hampir-ke-liverpool</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2015/03/22/45/1122567/van-gaal-pernah-hampir-ke-liverpool</guid><pubDate>Minggu 22 Maret 2015 21:12 WIB</pubDate><dc:creator>Rintani Mundari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/22/45/1122567/van-gaal-pernah-hampir-ke-liverpool-H0XTAT1pj5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/22/45/1122567/van-gaal-pernah-hampir-ke-liverpool-H0XTAT1pj5.jpg</image><title>(Foto: REUTERS)</title></images><description>
LIVERPOOL &amp;ndash; Liverpool ternyata pernah menggoda Louis van Gaal. Tepatnya, setelah si Merah memecat legenda plus ikon klub, Kenny Dalglish musim 2010. Namun, Liverpool akhirnya mempercayakan Brendan Rodgers untuk menempati kursi panas tersebut.
Ketika itu, Van Gaal menjabat sebagai peltih Timnas Belanda. Namun, usai menukangi Robin van Persie cs dan membawa Oranje mengklaim posisi ketiga di hajatan akbar sepakbola, Piala Dunia 2014 di Brasil, Van menerima pinangan Manchester United.
&amp;ldquo;Saat ini saya merupakan pelatih Manchester United, klub nomor satu di Inggris,&amp;rdquo; tegas Van Gaal ketika ditanya apakah menyesal menolak tawaran The Reds, seperti diberitakan Sportsmole, (22/3/2015).
&amp;ldquo;Itu (ditaksir Liverpoo) membuat saya tersanjung. Selalu menyenangkan ketika dihubungkan dengan klub top dan Liverpool memiliki catatan yang sangat baik dalam sejarah panjang sepakbola, tetapi saya kini melatih United. Saya hanya dapat berbicara mengenai Liverpool sebagai lawan,&amp;rdquo; sambung pelatih berusia 63 tahun itu.
Van Gaal menambahkan, fokusnya saat ini adalah membangun masa depan dan membawa United kembali mentas di panggung paling bergengsi antarklub di Benua Eropa, Liga Champions musim depan.
&amp;ldquo;Hal tersebut kini tak lagi menarik, itu adalah masa lalu. Sama seperti kemenangan atas Tottenham Hotspur pekan lalu. Baik Liverpool maupun Tottenham hanyalah bagian dari masa lalu,&amp;rdquo; tuntasnya.
</description><content:encoded>
LIVERPOOL &amp;ndash; Liverpool ternyata pernah menggoda Louis van Gaal. Tepatnya, setelah si Merah memecat legenda plus ikon klub, Kenny Dalglish musim 2010. Namun, Liverpool akhirnya mempercayakan Brendan Rodgers untuk menempati kursi panas tersebut.
Ketika itu, Van Gaal menjabat sebagai peltih Timnas Belanda. Namun, usai menukangi Robin van Persie cs dan membawa Oranje mengklaim posisi ketiga di hajatan akbar sepakbola, Piala Dunia 2014 di Brasil, Van menerima pinangan Manchester United.
&amp;ldquo;Saat ini saya merupakan pelatih Manchester United, klub nomor satu di Inggris,&amp;rdquo; tegas Van Gaal ketika ditanya apakah menyesal menolak tawaran The Reds, seperti diberitakan Sportsmole, (22/3/2015).
&amp;ldquo;Itu (ditaksir Liverpoo) membuat saya tersanjung. Selalu menyenangkan ketika dihubungkan dengan klub top dan Liverpool memiliki catatan yang sangat baik dalam sejarah panjang sepakbola, tetapi saya kini melatih United. Saya hanya dapat berbicara mengenai Liverpool sebagai lawan,&amp;rdquo; sambung pelatih berusia 63 tahun itu.
Van Gaal menambahkan, fokusnya saat ini adalah membangun masa depan dan membawa United kembali mentas di panggung paling bergengsi antarklub di Benua Eropa, Liga Champions musim depan.
&amp;ldquo;Hal tersebut kini tak lagi menarik, itu adalah masa lalu. Sama seperti kemenangan atas Tottenham Hotspur pekan lalu. Baik Liverpool maupun Tottenham hanyalah bagian dari masa lalu,&amp;rdquo; tuntasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
