<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemain Ini Menyesal Berkostum Liverpool</title><description>Oussama Assaidi menyesal pernah membubuhi tanda tangan di kertas kontrak dengan Liverpool.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2015/01/20/45/1094739/pemain-ini-menyesal-berkostum-liverpool</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2015/01/20/45/1094739/pemain-ini-menyesal-berkostum-liverpool"/><item><title>Pemain Ini Menyesal Berkostum Liverpool</title><link>https://bola.okezone.com/read/2015/01/20/45/1094739/pemain-ini-menyesal-berkostum-liverpool</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2015/01/20/45/1094739/pemain-ini-menyesal-berkostum-liverpool</guid><pubDate>Selasa 20 Januari 2015 15:35 WIB</pubDate><dc:creator>Rintani Mundari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/20/45/1094739/pemain-ini-menyesal-berkostum-liverpool-EW76E4Zm86.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Oussama Assaidi resmi menjadi bagian Al Ahli. (Foto: Facebook)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/20/45/1094739/pemain-ini-menyesal-berkostum-liverpool-EW76E4Zm86.jpg</image><title>Oussama Assaidi resmi menjadi bagian Al Ahli. (Foto: Facebook)</title></images><description>
LIVERPOOL &amp;ndash; Oussama Assaide menyesal pernah membubuhi tanda tangan di kertas kontrak dengan Liverpool. Bagaimana tidak, sejak berlabuh di Anfield dari Heerenveen musim 2012 lalu, Assaidi lebih sering dipinjamkan!
Jika ditotal, winger berusia 26 tahun itu baru bermain di empat pertandingan bersama si Merah. Selebihnya, ia dipinjamkan ke Stoke City selama dua musim, dan kini dilepas ke klub asal Timur Tengah, Al Ahli.
Fakta ini membuatnya berang dan tak segan melayangkan kritik tajam kepada pelatih Brendan Rodgers. Menurutnya, Rodgers tak memberikannya banyak kesempatan untuk membuktikan kualitas terbaiknya.
&quot;Sejujurnya, saya merasa tidak pernah diberi kesempatan yang layak di Liverpool. Jika Anda melihat catatan permainan saya, sebenarnya saya tidak bermain terlalu buruk,&quot; tegas Assaidi, seperti dilansir Liverpool Echo, Selasa (20/1/2015).
Pemain kelahiran Maroko itu kemudian menyoroti proses transfer Liverpool. Assaidi menilai bila mantan klubnya itu bukanlah klub yang andal di bursa transfer, di mana mereka selalu mengalami kerugian dengan mendatangkan pemain mahal, namun gagal bersinar.
&quot;Liverpool adalah klub besar yang ingin terus berbelanja dan membeli pemain baru, namun mereka seringkali mendatangkan pemain yang salah. Mereka mengincar nama besar, padahal kualitas yang dimiliki tidak lebih baik dari pemain yang sudah mereka miliki,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Akibatnya, pemain yang tidak memiliki nama besar jadi tak mendapatkan kesempatan. Mungkin saya melakukan kesalahan dengan terlalu cepat pindah ke klub seperti Liverpool,&amp;rdquo; tuntas pemain yang mengenyam pendidikan di akademi sepakbola AZ Alkmaar itu.
</description><content:encoded>
LIVERPOOL &amp;ndash; Oussama Assaide menyesal pernah membubuhi tanda tangan di kertas kontrak dengan Liverpool. Bagaimana tidak, sejak berlabuh di Anfield dari Heerenveen musim 2012 lalu, Assaidi lebih sering dipinjamkan!
Jika ditotal, winger berusia 26 tahun itu baru bermain di empat pertandingan bersama si Merah. Selebihnya, ia dipinjamkan ke Stoke City selama dua musim, dan kini dilepas ke klub asal Timur Tengah, Al Ahli.
Fakta ini membuatnya berang dan tak segan melayangkan kritik tajam kepada pelatih Brendan Rodgers. Menurutnya, Rodgers tak memberikannya banyak kesempatan untuk membuktikan kualitas terbaiknya.
&quot;Sejujurnya, saya merasa tidak pernah diberi kesempatan yang layak di Liverpool. Jika Anda melihat catatan permainan saya, sebenarnya saya tidak bermain terlalu buruk,&quot; tegas Assaidi, seperti dilansir Liverpool Echo, Selasa (20/1/2015).
Pemain kelahiran Maroko itu kemudian menyoroti proses transfer Liverpool. Assaidi menilai bila mantan klubnya itu bukanlah klub yang andal di bursa transfer, di mana mereka selalu mengalami kerugian dengan mendatangkan pemain mahal, namun gagal bersinar.
&quot;Liverpool adalah klub besar yang ingin terus berbelanja dan membeli pemain baru, namun mereka seringkali mendatangkan pemain yang salah. Mereka mengincar nama besar, padahal kualitas yang dimiliki tidak lebih baik dari pemain yang sudah mereka miliki,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Akibatnya, pemain yang tidak memiliki nama besar jadi tak mendapatkan kesempatan. Mungkin saya melakukan kesalahan dengan terlalu cepat pindah ke klub seperti Liverpool,&amp;rdquo; tuntas pemain yang mengenyam pendidikan di akademi sepakbola AZ Alkmaar itu.
</content:encoded></item></channel></rss>
