<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sheva Rindu Don Carletto</title><description>Tangan dingin Ancelotti-lah yang menyihir Sheva menjadi salah satu predator paling menakutkan di dunia saat itu.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2015/01/06/51/1088416/sheva-rindu-don-carletto</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2015/01/06/51/1088416/sheva-rindu-don-carletto"/><item><title>Sheva Rindu Don Carletto</title><link>https://bola.okezone.com/read/2015/01/06/51/1088416/sheva-rindu-don-carletto</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2015/01/06/51/1088416/sheva-rindu-don-carletto</guid><pubDate>Selasa 06 Januari 2015 12:12 WIB</pubDate><dc:creator>Rintani Mundari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/06/51/1088416/sheva-rindu-don-carletto-jJFLf1hoV1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tangan dingin Ancelotti-lah yang menyihir Sheva menjadi salah satu predator paling menakutkan di dunia saat itu. (foto:IST)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/06/51/1088416/sheva-rindu-don-carletto-jJFLf1hoV1.jpg</image><title>Tangan dingin Ancelotti-lah yang menyihir Sheva menjadi salah satu predator paling menakutkan di dunia saat itu. (foto:IST)</title></images><description>
KIEV &amp;ndash; Mengangkat trofi Liga Champions musim 2003 tampaknya menjadi kenangan terindah bagi seorang Andriy Shevchenko. Saat itu, Sheva &amp;ndash;demikian Andriy Shevchenko biasa disapa, merupakan andalan AC Milan.
Di partai final lalu, Rossoneri dengan tangguh mengalahkan Juventus lewat drama adu penalti (3-2), usai bermain imbang tanpa gol. Sheva sendiri merupakan salah satu eksekutor yang sukses melakukan tugasnya dengan baik.
Selain itu, sosok Carlo Ancelotti juga tampaknya akan memiliki bagian spesial dalam diri ikon Ukraina tersebut. Bukan rahasia, bila tangan dingin Don Carletto-lah yang menyihir Sheva menjadi salah satu predator paling menakutkan di dunia saat itu.
&amp;ldquo;Memori terbaik saya adalah memenangkan Liga Champions dengannya (Carlo Ancelotti). Tim memiliki begitu banyak keberanian dan hubungan yang sempurna dengan pelatih,&amp;rdquo; tegas Sheva, seperti dilansir situs resmi FIFA, Selasa (6/1/2015).
&amp;ldquo;Carlo seorang pelatih dan juga teman yang hebat untuk semua pemain,&amp;rdquo; sambungnya.
Selain trofi Liga Champions, selama tujuh musim (1999-2006) masa baktinya di San Siro, Sheva berhasil merengkuh sejumlah gelar lain, di antaranya: Serie A (2003-04), Coppa Italia (2003), Supercoppa Italiana (2004), UEFA Super Cup (2003).
Musim 2006, pemain bernama lengkap Andriy Mykolayovych Shevchenko itu memutuskan menerima pinangan Chelsea dengan mahar yang bombastis, yakni 30,8 juta Pounds! Sayang, kariernya tak secemerlang seperti saat ia bermain di Milan.
</description><content:encoded>
KIEV &amp;ndash; Mengangkat trofi Liga Champions musim 2003 tampaknya menjadi kenangan terindah bagi seorang Andriy Shevchenko. Saat itu, Sheva &amp;ndash;demikian Andriy Shevchenko biasa disapa, merupakan andalan AC Milan.
Di partai final lalu, Rossoneri dengan tangguh mengalahkan Juventus lewat drama adu penalti (3-2), usai bermain imbang tanpa gol. Sheva sendiri merupakan salah satu eksekutor yang sukses melakukan tugasnya dengan baik.
Selain itu, sosok Carlo Ancelotti juga tampaknya akan memiliki bagian spesial dalam diri ikon Ukraina tersebut. Bukan rahasia, bila tangan dingin Don Carletto-lah yang menyihir Sheva menjadi salah satu predator paling menakutkan di dunia saat itu.
&amp;ldquo;Memori terbaik saya adalah memenangkan Liga Champions dengannya (Carlo Ancelotti). Tim memiliki begitu banyak keberanian dan hubungan yang sempurna dengan pelatih,&amp;rdquo; tegas Sheva, seperti dilansir situs resmi FIFA, Selasa (6/1/2015).
&amp;ldquo;Carlo seorang pelatih dan juga teman yang hebat untuk semua pemain,&amp;rdquo; sambungnya.
Selain trofi Liga Champions, selama tujuh musim (1999-2006) masa baktinya di San Siro, Sheva berhasil merengkuh sejumlah gelar lain, di antaranya: Serie A (2003-04), Coppa Italia (2003), Supercoppa Italiana (2004), UEFA Super Cup (2003).
Musim 2006, pemain bernama lengkap Andriy Mykolayovych Shevchenko itu memutuskan menerima pinangan Chelsea dengan mahar yang bombastis, yakni 30,8 juta Pounds! Sayang, kariernya tak secemerlang seperti saat ia bermain di Milan.
</content:encoded></item></channel></rss>
