<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jersey Torres Laris Manis!</title><description>Jersey Torres dengan nomor punggung 19 laris manis bak kacang goreng diborong para fans Atletico.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2015/01/06/46/1088585/jersey-torres-laris-manis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2015/01/06/46/1088585/jersey-torres-laris-manis"/><item><title>Jersey Torres Laris Manis!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2015/01/06/46/1088585/jersey-torres-laris-manis</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2015/01/06/46/1088585/jersey-torres-laris-manis</guid><pubDate>Selasa 06 Januari 2015 16:15 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/06/46/1088585/jersey-torres-laris-manis-EvtVesGFEv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jersey nomor 19 Fernando Jose Torres Sanz laris diborong fans (Foto: Susana Vera/REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/06/46/1088585/jersey-torres-laris-manis-EvtVesGFEv.jpg</image><title>Jersey nomor 19 Fernando Jose Torres Sanz laris diborong fans (Foto: Susana Vera/REUTERS)</title></images><description>
MADRID &amp;ndash; Fernando Torres belum menjalani debut (keduanya) bersama Atl&amp;eacute;tico Madrid, namun &amp;ldquo;si anak emas&amp;rdquo; Vicente Calder&amp;oacute;n itu sudah mengukir rekor. Jersey-nya yang bernomor punggung 19 sudah jadi best-seller.
Saat presentasi kepulangannya saja pada Minggu (4/1/2015) lalu waktu setempat, jersey-nya laris-manis bak kacang goreng, di mana sekitar dua ribu potong jersey diborong fans Atl&amp;eacute;ti di beberapa toko resmi klub.
Jika dihitung-hitung ketika toko resmi klub di beberapa area stadion buka pada pukul 10 pagi dan tutup pada pukul tujuh malam, berarti jersey Torres itu laku sekitar 222 potong per jamnya!
Dari sekira 45 ribu fans yang memadati Calder&amp;oacute;n ketika Torres dipresentasikan, hampir semua sudah mengenakan seragam baru dengan nama Torres dan nomor 19 yang kini dipakainya. Karena, sejumlah fans tak puas hanya mengenakan kostum lama Torres dengan nomor punggung 9.
Seperti dilansir Marca, Selasa (6/1/2015), Torres tak lagi menuntut nomor punggung sembilan dan lebih memilih nomor 19, demi menghormati salah satu idolanya, Kiko.
Ya, Torres sempat punya penyesalan lantaran tak pernah punya kesempatan bermain bersama legenda yang punya nama lengkap Francisco Miguel Narv&amp;aacute;ez Mach&amp;oacute;n itu. Kiko pergi pada 2001 lalu, tepat sebelum Torres dipromosikan ke tim utama dari tim muda Los Colchoneros.
</description><content:encoded>
MADRID &amp;ndash; Fernando Torres belum menjalani debut (keduanya) bersama Atl&amp;eacute;tico Madrid, namun &amp;ldquo;si anak emas&amp;rdquo; Vicente Calder&amp;oacute;n itu sudah mengukir rekor. Jersey-nya yang bernomor punggung 19 sudah jadi best-seller.
Saat presentasi kepulangannya saja pada Minggu (4/1/2015) lalu waktu setempat, jersey-nya laris-manis bak kacang goreng, di mana sekitar dua ribu potong jersey diborong fans Atl&amp;eacute;ti di beberapa toko resmi klub.
Jika dihitung-hitung ketika toko resmi klub di beberapa area stadion buka pada pukul 10 pagi dan tutup pada pukul tujuh malam, berarti jersey Torres itu laku sekitar 222 potong per jamnya!
Dari sekira 45 ribu fans yang memadati Calder&amp;oacute;n ketika Torres dipresentasikan, hampir semua sudah mengenakan seragam baru dengan nama Torres dan nomor 19 yang kini dipakainya. Karena, sejumlah fans tak puas hanya mengenakan kostum lama Torres dengan nomor punggung 9.
Seperti dilansir Marca, Selasa (6/1/2015), Torres tak lagi menuntut nomor punggung sembilan dan lebih memilih nomor 19, demi menghormati salah satu idolanya, Kiko.
Ya, Torres sempat punya penyesalan lantaran tak pernah punya kesempatan bermain bersama legenda yang punya nama lengkap Francisco Miguel Narv&amp;aacute;ez Mach&amp;oacute;n itu. Kiko pergi pada 2001 lalu, tepat sebelum Torres dipromosikan ke tim utama dari tim muda Los Colchoneros.
</content:encoded></item></channel></rss>
