<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hasrat Tinggi Rossoneri &amp; Roma Berapi-api</title><description>Target membawa poin penuh dari Ibu Kota, namun tak mudah karena mereka akan bermain di hadapan gemuruh fans AS Roma.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2014/12/20/47/1081735/hasrat-tinggi-rossoneri-roma-berapi-api</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2014/12/20/47/1081735/hasrat-tinggi-rossoneri-roma-berapi-api"/><item><title>Hasrat Tinggi Rossoneri &amp; Roma Berapi-api</title><link>https://bola.okezone.com/read/2014/12/20/47/1081735/hasrat-tinggi-rossoneri-roma-berapi-api</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2014/12/20/47/1081735/hasrat-tinggi-rossoneri-roma-berapi-api</guid><pubDate>Sabtu 20 Desember 2014 09:21 WIB</pubDate><dc:creator>Reza Jailani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/12/19/47/1081735/hasrat-tinggi-rossoneri-roma-berapi-api-Ym8ujvz6zt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hasrat tinggi Rossoneri &amp; Roma berapi-api (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/12/19/47/1081735/hasrat-tinggi-rossoneri-roma-berapi-api-Ym8ujvz6zt.jpg</image><title>Hasrat tinggi Rossoneri &amp; Roma berapi-api (Foto: Reuters)</title></images><description>
GRANDE partita akan kembali tersaji pada akhir pekan ini. Setelah pada giornata ke-15 AC Milan sukses melewati hadangan SSC Napoli, kini tim yang berhasrat kembali mentas di Liga Champions itu akan berhadapan dengan peringkat dua di klasemen sementara Serie A, AS Roma.
Target membawa poin penuh dari Ibu Kota dan meneruskan tren positif sejak pekan lalu jelas berada di benak Rossoneri. Sebuah kemenangan dari salah satu tim kuat Serie A amat dibutuhkan untuk menjadi titik awal pencapaian target di akhir musim.
Akan tetapi bertandang ke Stadio Olimpico saat ini bukan perkara mudah. Selain performa Serigala Ibu Kota yang semakin mantap menancapkan taring di liga domestik, kepercayaan diri pemain juga membaik walau telah terlempar dari Liga Champions.
Terbukti Francesco Totti cs langsung bangkit dan mendulang poin penuh saat bertandang ke markas Genoa akhir pekan lalu. Memang mereka hanya unggul tipis 1-0, namun hasil tersebut terbilang bagus karena saat ini Genoa sedang bersaing di zona Eropa.
Jelas Giallorossi lebih diunggulkan dalam pertemuan pertama keduanya musim ini, perlu dicermati oleh tim arahan Rudi Garcia. Dalam tiga laga kandang terakhir di seluruh kompetisi, mereka hanya memetik satu kemenangan 4-2 atas Inter Milan. Sisanya kalah 0-2 dari Manchester City dan teranyar ditahan imbang 2-2 oleh Sassoulo.
Pada Minggu (21/12/2014) dini hari WIB, Roma akan tampil tanpa empat pemain andalannya seperti Davide Astori, Miralem Pjanic, Jose Holebas, dan Leandro Castan. Nama terakhir diketahui belum pulih usai menjalani operasi karena mengalami kelainan pada pembuluh darah di kepala.  Giallorossi juga akan bermain tanpa arahan Rudi Garcia di pinggir lapangan.
Meskipun begitu, pelatih asal Prancis itu yakin akan menutup laga kompetitif mereka di 2014 dengan kemenangan.
&amp;ldquo;Kami tahu Milan adalah tim bagus. Ini adalah pertandingan terakhir kami tahun ini dan akan melakukan segalanya untuk menyematkan tiga angka di pohon Natal kami. Milan tetaplah Milan, walau mereka melakukan beberapa perubahan termasuk pelatih dan pemain,&amp;rdquo; kata Gracia saat menghadiri jumpa pers, Sabtu (20/12/2014).
&amp;ldquo;Apapun yang telah terjadi biarlah, itu tidak akan merubah apa-apa.  Kami harus memainkan sepakbola kami sendiri, dan kami telah membuktikannya di Genoa bahwa kami bisa memperagakan sepakbola yang berkualitas,&amp;rdquo; tambahnya.
Bagi tim besutan Filippo Inzaghi, laga ini diibaratkan seperti pertaruhan, titik pengembalian performa yang masih inkonsisten. Pada laga ini juga akan terlihat sudah sejauh mana perbaikan mental, maupun taktis yang telah dilakukan Pippo selama menjadi allenatore Milan.
Dengan modal penampilan apik saat menjamu Napoli di San Siro, Pippo lebih baik mempertahankan pola pohon beringin (4-3-2-1) yang ia pakai. Akan tetapi, Philippe Mexes akan kehilangan tandemnya, Adil Rami yang mengalami cedera otot. Christian Zapata disebut-sebut akan menjadi penggantinya.
Milan tampak bermain lebih baik tanpa kehadiran Fernando Torres dan kembalinya Ricardo Montolivo di lini kedua semakin membuat Rossoneri terlihat lebih seimbang. Meski mengklaim timnya akan tampil tanpa beban di Olimpico, pelatih energik itu ingin kembali ke kota fesyen dengan hasil positif. Setidaknya sebagai modal awal sebelum berlibur.
Akan tetapi dalam tiga pertandingan away terakhir, Milan belum sekalipun meraup poin maksimal. Mereka takluk 0-1 dari Genoa, imbang 2-2 dari Sampdoria, dan 1-1 oleh Cagliari.
&amp;ldquo;Atmosfer tim sedang bagus, kami akan tampil tanpa beban di Roma. Jika kami mendapatkan hasil bagus maka akan penting bagi perkembangan tim dan itu bisa didapatkan dengan bermain bagus,&amp;rdquo; kata Inzaghi seperti dikutip Football Italia, Sabtu (20/12/2014).
&amp;ldquo;Saya berharap kami dapat menampilkan performa seperti saat mengalahkan Napoli. Kami telah mempersiapkan diri karena tahu laga sebelum jeda tengah musim akan sulit, tapi saya melihat hasrat tinggi pemain dan kami akan membuktikannya di laga nanti,&amp;rdquo; tambahnya.
Sesuai dengan sebutan grande partita, maka sewajarnya dalam pertandingan ini kedua tim tampil saling serang. Apalagi Milan cenderung kembali memainkan pola menyerang klasik mereka, 4-3-2-1 yang akan beradu dengan 4-3-3 milik tuan rumah.
Perkiraan susunan pemain
AC Milan (4-3-2-1): Diego Lopez; Daniel Bonera, Philippe Mexes, Christian Zapata, Pablo Armero; Andrea Poli, Nigel de Jong, Ricardo Montolivo (C); Keisuke Honda, Giacomo Bonaventura; Jeremy Menez.
AS Roma (4-3-3): Morgan De Sanctis; Maicon Douglas, Kostas Manolas, Mapou Yanga-Mbiwa, Vasilis Torosidis; Radja Nainggolan, Daniele De Rossi, Seydou Keita; Gervinho, Francesco Totti (C), Adam Ljajic.
Head to Head:
AS Roma 2 &amp;ndash; 0 AC Milan
AC Milan 2 &amp;ndash; 2 AS Roma
AC Milan 0 &amp;ndash; 0 AS Roma
AS Roma 4 &amp;ndash; 2 AC Milan
AC Milan 2 &amp;ndash; 1 AS Roma

</description><content:encoded>
GRANDE partita akan kembali tersaji pada akhir pekan ini. Setelah pada giornata ke-15 AC Milan sukses melewati hadangan SSC Napoli, kini tim yang berhasrat kembali mentas di Liga Champions itu akan berhadapan dengan peringkat dua di klasemen sementara Serie A, AS Roma.
Target membawa poin penuh dari Ibu Kota dan meneruskan tren positif sejak pekan lalu jelas berada di benak Rossoneri. Sebuah kemenangan dari salah satu tim kuat Serie A amat dibutuhkan untuk menjadi titik awal pencapaian target di akhir musim.
Akan tetapi bertandang ke Stadio Olimpico saat ini bukan perkara mudah. Selain performa Serigala Ibu Kota yang semakin mantap menancapkan taring di liga domestik, kepercayaan diri pemain juga membaik walau telah terlempar dari Liga Champions.
Terbukti Francesco Totti cs langsung bangkit dan mendulang poin penuh saat bertandang ke markas Genoa akhir pekan lalu. Memang mereka hanya unggul tipis 1-0, namun hasil tersebut terbilang bagus karena saat ini Genoa sedang bersaing di zona Eropa.
Jelas Giallorossi lebih diunggulkan dalam pertemuan pertama keduanya musim ini, perlu dicermati oleh tim arahan Rudi Garcia. Dalam tiga laga kandang terakhir di seluruh kompetisi, mereka hanya memetik satu kemenangan 4-2 atas Inter Milan. Sisanya kalah 0-2 dari Manchester City dan teranyar ditahan imbang 2-2 oleh Sassoulo.
Pada Minggu (21/12/2014) dini hari WIB, Roma akan tampil tanpa empat pemain andalannya seperti Davide Astori, Miralem Pjanic, Jose Holebas, dan Leandro Castan. Nama terakhir diketahui belum pulih usai menjalani operasi karena mengalami kelainan pada pembuluh darah di kepala.  Giallorossi juga akan bermain tanpa arahan Rudi Garcia di pinggir lapangan.
Meskipun begitu, pelatih asal Prancis itu yakin akan menutup laga kompetitif mereka di 2014 dengan kemenangan.
&amp;ldquo;Kami tahu Milan adalah tim bagus. Ini adalah pertandingan terakhir kami tahun ini dan akan melakukan segalanya untuk menyematkan tiga angka di pohon Natal kami. Milan tetaplah Milan, walau mereka melakukan beberapa perubahan termasuk pelatih dan pemain,&amp;rdquo; kata Gracia saat menghadiri jumpa pers, Sabtu (20/12/2014).
&amp;ldquo;Apapun yang telah terjadi biarlah, itu tidak akan merubah apa-apa.  Kami harus memainkan sepakbola kami sendiri, dan kami telah membuktikannya di Genoa bahwa kami bisa memperagakan sepakbola yang berkualitas,&amp;rdquo; tambahnya.
Bagi tim besutan Filippo Inzaghi, laga ini diibaratkan seperti pertaruhan, titik pengembalian performa yang masih inkonsisten. Pada laga ini juga akan terlihat sudah sejauh mana perbaikan mental, maupun taktis yang telah dilakukan Pippo selama menjadi allenatore Milan.
Dengan modal penampilan apik saat menjamu Napoli di San Siro, Pippo lebih baik mempertahankan pola pohon beringin (4-3-2-1) yang ia pakai. Akan tetapi, Philippe Mexes akan kehilangan tandemnya, Adil Rami yang mengalami cedera otot. Christian Zapata disebut-sebut akan menjadi penggantinya.
Milan tampak bermain lebih baik tanpa kehadiran Fernando Torres dan kembalinya Ricardo Montolivo di lini kedua semakin membuat Rossoneri terlihat lebih seimbang. Meski mengklaim timnya akan tampil tanpa beban di Olimpico, pelatih energik itu ingin kembali ke kota fesyen dengan hasil positif. Setidaknya sebagai modal awal sebelum berlibur.
Akan tetapi dalam tiga pertandingan away terakhir, Milan belum sekalipun meraup poin maksimal. Mereka takluk 0-1 dari Genoa, imbang 2-2 dari Sampdoria, dan 1-1 oleh Cagliari.
&amp;ldquo;Atmosfer tim sedang bagus, kami akan tampil tanpa beban di Roma. Jika kami mendapatkan hasil bagus maka akan penting bagi perkembangan tim dan itu bisa didapatkan dengan bermain bagus,&amp;rdquo; kata Inzaghi seperti dikutip Football Italia, Sabtu (20/12/2014).
&amp;ldquo;Saya berharap kami dapat menampilkan performa seperti saat mengalahkan Napoli. Kami telah mempersiapkan diri karena tahu laga sebelum jeda tengah musim akan sulit, tapi saya melihat hasrat tinggi pemain dan kami akan membuktikannya di laga nanti,&amp;rdquo; tambahnya.
Sesuai dengan sebutan grande partita, maka sewajarnya dalam pertandingan ini kedua tim tampil saling serang. Apalagi Milan cenderung kembali memainkan pola menyerang klasik mereka, 4-3-2-1 yang akan beradu dengan 4-3-3 milik tuan rumah.
Perkiraan susunan pemain
AC Milan (4-3-2-1): Diego Lopez; Daniel Bonera, Philippe Mexes, Christian Zapata, Pablo Armero; Andrea Poli, Nigel de Jong, Ricardo Montolivo (C); Keisuke Honda, Giacomo Bonaventura; Jeremy Menez.
AS Roma (4-3-3): Morgan De Sanctis; Maicon Douglas, Kostas Manolas, Mapou Yanga-Mbiwa, Vasilis Torosidis; Radja Nainggolan, Daniele De Rossi, Seydou Keita; Gervinho, Francesco Totti (C), Adam Ljajic.
Head to Head:
AS Roma 2 &amp;ndash; 0 AC Milan
AC Milan 2 &amp;ndash; 2 AS Roma
AC Milan 0 &amp;ndash; 0 AS Roma
AS Roma 4 &amp;ndash; 2 AC Milan
AC Milan 2 &amp;ndash; 1 AS Roma

</content:encoded></item></channel></rss>
