<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gol Dramatis Berezutski Anulir Kemenangan Roma!</title><description>Roma gagal mencuri tiga poin lewat gol penyama kedudukan CSKA nan dramatis, di penghujung laga.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2014/11/26/51/1070738/gol-dramatis-berezutski-anulir-kemenangan-roma</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2014/11/26/51/1070738/gol-dramatis-berezutski-anulir-kemenangan-roma"/><item><title>Gol Dramatis Berezutski Anulir Kemenangan Roma!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2014/11/26/51/1070738/gol-dramatis-berezutski-anulir-kemenangan-roma</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2014/11/26/51/1070738/gol-dramatis-berezutski-anulir-kemenangan-roma</guid><pubDate>Rabu 26 November 2014 02:00 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/26/51/1070738/gol-dramatis-berezutski-anulir-kemenangan-roma-KimHHFND5U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Roma dipaksa berbagi angka di markas CSKA (Foto: Maxim Shmetov/REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/26/51/1070738/gol-dramatis-berezutski-anulir-kemenangan-roma-KimHHFND5U.jpg</image><title>Roma dipaksa berbagi angka di markas CSKA (Foto: Maxim Shmetov/REUTERS)</title></images><description>
MOSKVA &amp;ndash; AS Roma gagal membuka pintu untuk lolos ke fase knock-out lebih lebar. Sempat unggul lebih dulu, Serigala Kota Abadi itu harus terima dipaksa berbagi angka hasil skor 1-1, kala bertandang ke markas CSKA Moskva, pada fixture kelima Grup E Liga Champions.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Atmosfer Arena Khimki yang kosong lantaran sanksi terhadap fans tuan rumah, menulari tempo permainan. Jalannya laga bergulir lambat dan peluang pun baru tercipta di menit ke-13.
Diawali salah antisipasi barisan belakang Roma, Ahmed Mussa mencuri bola untuk kemudian di-supply kepada Seydou Doumbia. Sayangnya, Doumbia kehilangna momentum dan peluangnya pun kandas.
Menit ke-27, situasi berbahaya baru kembali terlihat. Dari upaya percobaan spekulasi jarak jauh, Bibras Natcho melayangkan tembakan keras. Tapi arah bola masih melenceng dari gawang Morgan De Sanctis.
Tuan rumah masih menguasai serangan dan di menit ke-39, nyaris membuka skor dari umpan Musa kepada Doumbia. Sialnya dari jarak dekat, sontekan Doumbia masih bisa diselamatkan dengan gemilang oleh De Sanctis.
Papan skor akhirnya bergolak. Dua menit jelang waktu normal berakhir sebelum turun minum, Francesco Totti menghempaskan sepakan keras dari tendangan bebas ke sudut gawang. Igor Akinfeev di bawah mistar CSKA tak berdaya menahan si kulit bundar merobek jala gawangnya. 1-0 buat Roma di akhir babak pertama.
Babak Kedua 
Giallorossi nampak berbalik menguasai jalannya permainan di awal interval kedua. Akan tetapi, ancaman berbahaya baru bisa mereka lahirkan 15 menit usai jeda.
Tepatnya di menit ke-60, Radja Nainggolan mengelabui penjagaan dua bek CSKA. Tapi sayangnya saat sudah di dalam kotak penalti, pemain berdarah Batak itu gagal mengantarkan sepakannya untuk menundukkan kesigapan Akinfeev.
Sekira 16 menit berselang, Krasno-sinie (julukan CSKA), balik mengancam. Dibidani crossing Alan Dzagoev, Vasiliy Berezutski yang overlapping coba menanduk bola. Nahas, sundulannya di muka gawang cenderung lemah dan mudah dipetik De Sanctis.
Dzagoev! Bomber CSKA ini nyaris menyelamatkan timnya dari kekalahan di menit ke-90. Bermula dari situasi scrimmage di kotak penalti Roma, Dzagoev mendapati kans untuk melakukan tendangan gunting. Sial, arah bola tembakan akrobatiknya masih melayang ke sudut kanan tiang gawang Il Lupi. 
Dramatis! Akhirnya CSKA menyeimbangkan skor, 1-1, di menit ke-90+3. Momen masif buat tuan rumah ini lahir dari gol spektakuler. Sedianya Berezutski hanya ingin melayangkan umpan yang gagal disambar Dzagoev maupun Doumbia. Tapi bola malah terus mengalir ke gawang tanpa bisa dicegah De Sanctis.
Tak lama kemudian peluit pun berbunyi panjang, tanda berakhirnya laga. Roma pun dipaksa berbagi sebutir poin. Keduanya masih stagnan di posisi dua dan tiga klasemen Grup E dengan nilai empat angka.
Susunan Pemain
CSKA Moskva: Igor Akinfeev, Vasiliy Berezuktski, Sergei Ignashevich, Georgi Schennikov, M&amp;aacute;rio Fernandes, Roman Eremenko, Bibras Natcho, Aleksandrs Cauna/Georgi Milanov (64&amp;rsquo;), Alan Dzagoev, Seydou Doumbia, Ahmed Musa/Zoran To&amp;scaron;ic (81&amp;rsquo;).
AS Roma: Morgan De Sanctis, Jos&amp;eacute; Holebas, Davide Astori, Kostas Manolas, Daniele De Rossi, Seydou K&amp;eacute;ita, Radja Nainggolan/Kevin Strootman (83&amp;rsquo;), Alessandro Florenzi, Francesco Totti, Gervinho Kouassi/Juan Iturbe (77&amp;rsquo;), Adem Ljajic/Miralem Pjanic (87&amp;rsquo;).
</description><content:encoded>
MOSKVA &amp;ndash; AS Roma gagal membuka pintu untuk lolos ke fase knock-out lebih lebar. Sempat unggul lebih dulu, Serigala Kota Abadi itu harus terima dipaksa berbagi angka hasil skor 1-1, kala bertandang ke markas CSKA Moskva, pada fixture kelima Grup E Liga Champions.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Atmosfer Arena Khimki yang kosong lantaran sanksi terhadap fans tuan rumah, menulari tempo permainan. Jalannya laga bergulir lambat dan peluang pun baru tercipta di menit ke-13.
Diawali salah antisipasi barisan belakang Roma, Ahmed Mussa mencuri bola untuk kemudian di-supply kepada Seydou Doumbia. Sayangnya, Doumbia kehilangna momentum dan peluangnya pun kandas.
Menit ke-27, situasi berbahaya baru kembali terlihat. Dari upaya percobaan spekulasi jarak jauh, Bibras Natcho melayangkan tembakan keras. Tapi arah bola masih melenceng dari gawang Morgan De Sanctis.
Tuan rumah masih menguasai serangan dan di menit ke-39, nyaris membuka skor dari umpan Musa kepada Doumbia. Sialnya dari jarak dekat, sontekan Doumbia masih bisa diselamatkan dengan gemilang oleh De Sanctis.
Papan skor akhirnya bergolak. Dua menit jelang waktu normal berakhir sebelum turun minum, Francesco Totti menghempaskan sepakan keras dari tendangan bebas ke sudut gawang. Igor Akinfeev di bawah mistar CSKA tak berdaya menahan si kulit bundar merobek jala gawangnya. 1-0 buat Roma di akhir babak pertama.
Babak Kedua 
Giallorossi nampak berbalik menguasai jalannya permainan di awal interval kedua. Akan tetapi, ancaman berbahaya baru bisa mereka lahirkan 15 menit usai jeda.
Tepatnya di menit ke-60, Radja Nainggolan mengelabui penjagaan dua bek CSKA. Tapi sayangnya saat sudah di dalam kotak penalti, pemain berdarah Batak itu gagal mengantarkan sepakannya untuk menundukkan kesigapan Akinfeev.
Sekira 16 menit berselang, Krasno-sinie (julukan CSKA), balik mengancam. Dibidani crossing Alan Dzagoev, Vasiliy Berezutski yang overlapping coba menanduk bola. Nahas, sundulannya di muka gawang cenderung lemah dan mudah dipetik De Sanctis.
Dzagoev! Bomber CSKA ini nyaris menyelamatkan timnya dari kekalahan di menit ke-90. Bermula dari situasi scrimmage di kotak penalti Roma, Dzagoev mendapati kans untuk melakukan tendangan gunting. Sial, arah bola tembakan akrobatiknya masih melayang ke sudut kanan tiang gawang Il Lupi. 
Dramatis! Akhirnya CSKA menyeimbangkan skor, 1-1, di menit ke-90+3. Momen masif buat tuan rumah ini lahir dari gol spektakuler. Sedianya Berezutski hanya ingin melayangkan umpan yang gagal disambar Dzagoev maupun Doumbia. Tapi bola malah terus mengalir ke gawang tanpa bisa dicegah De Sanctis.
Tak lama kemudian peluit pun berbunyi panjang, tanda berakhirnya laga. Roma pun dipaksa berbagi sebutir poin. Keduanya masih stagnan di posisi dua dan tiga klasemen Grup E dengan nilai empat angka.
Susunan Pemain
CSKA Moskva: Igor Akinfeev, Vasiliy Berezuktski, Sergei Ignashevich, Georgi Schennikov, M&amp;aacute;rio Fernandes, Roman Eremenko, Bibras Natcho, Aleksandrs Cauna/Georgi Milanov (64&amp;rsquo;), Alan Dzagoev, Seydou Doumbia, Ahmed Musa/Zoran To&amp;scaron;ic (81&amp;rsquo;).
AS Roma: Morgan De Sanctis, Jos&amp;eacute; Holebas, Davide Astori, Kostas Manolas, Daniele De Rossi, Seydou K&amp;eacute;ita, Radja Nainggolan/Kevin Strootman (83&amp;rsquo;), Alessandro Florenzi, Francesco Totti, Gervinho Kouassi/Juan Iturbe (77&amp;rsquo;), Adem Ljajic/Miralem Pjanic (87&amp;rsquo;).
</content:encoded></item></channel></rss>
