<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jalani Debut dengan Tim Matador, Morata Speechless</title><description>Morata kehabisan kata-kata saat menjalani debut dengan timnas Spanyol, ketika masuk menggantikan Isco di laga kontra Belarusia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2014/11/16/51/1066146/jalani-debut-dengan-tim-matador-morata-speechless</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2014/11/16/51/1066146/jalani-debut-dengan-tim-matador-morata-speechless"/><item><title>Jalani Debut dengan Tim Matador, Morata Speechless</title><link>https://bola.okezone.com/read/2014/11/16/51/1066146/jalani-debut-dengan-tim-matador-morata-speechless</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2014/11/16/51/1066146/jalani-debut-dengan-tim-matador-morata-speechless</guid><pubDate>Minggu 16 November 2014 14:30 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Agung Widy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/16/51/1066146/jalani-debut-dengan-tim-matador-morata-speechless-ny5UYX9it0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalani debut dengan timnas Spanyol, Morata kehabisan kata-kata (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/16/51/1066146/jalani-debut-dengan-tim-matador-morata-speechless-ny5UYX9it0.jpg</image><title>Jalani debut dengan timnas Spanyol, Morata kehabisan kata-kata (Foto: Reuters)</title></images><description>
HUELVA &amp;ndash; Berhasil membuat pertandingan pertama bersama tim nasional senior, nyatanya menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi sejumlah pesepakbola muda. Ya, itulah sekiranya yang tengah dirasakan Alvaro Morata setelah menjalani debut bagi timnas Spanyol di laga kualifikasi Euro 2016 kontra Belarusia, Minggu (16/11/2014) dini hari WIB.
Faktanya, Morata sendiri merupakan pemain jebolan Real Madrid (Castilla) yang kerap menghuni skuad Tim Matador U-21. Performa apik yang dibawa ke dalam timnya itu menghasilkan kampiun di Piala Eropa U-21 pada 2013 dengan mengalahkan Italia 4-2 di partai puncak.
Penampilannya yang kian menunjukan grafik menanjak bersama klub maupun timnas, berhasil mencuri perhatian sejumlah klub top Eropa. Hingga akhinya striker berusia 22 tahun itu memilih raksasa Serie A, Juventus untuk meneruskan karier sepakbolanya.
Performa impresifnya bersama si Nyonya Tua membuat Vicente Del Bosque memanggilnya untuk memperkuat La Furia Roja di pertandingan kualifikasi. Apalagi jika melihat Tim Matador yang sedang melakukan revolusi pemain, Morata kian berpeluang untuk ambil bagian dalam tim.
Pada pertandingan melawan Belarusia, Morata masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-80 dengan menggantikan Francisco Rom&amp;aacute;n Alarc&amp;oacute;n Su&amp;aacute;rez atau biasa dikenal Isco. Meski hanya sekitar 10 menit menjajal rumput di lapangan, saking senangnya ia hampir kehilangan kata-kata.
&amp;ldquo;Saya sudah memenuhi mimpi, yang sejauh ini saya impikan. Saya memiliki begitu banyak emosi, saya tidak tahu harus berkata apa. Sebenarnya saya tidak memiliki banyak kata-kata, untuk berbicara tentang hal itu. Saya sedikit emosional,&amp;rdquo; kata Morata, seperti dilansir Football Espana, Minggu (16/11/2014).
</description><content:encoded>
HUELVA &amp;ndash; Berhasil membuat pertandingan pertama bersama tim nasional senior, nyatanya menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi sejumlah pesepakbola muda. Ya, itulah sekiranya yang tengah dirasakan Alvaro Morata setelah menjalani debut bagi timnas Spanyol di laga kualifikasi Euro 2016 kontra Belarusia, Minggu (16/11/2014) dini hari WIB.
Faktanya, Morata sendiri merupakan pemain jebolan Real Madrid (Castilla) yang kerap menghuni skuad Tim Matador U-21. Performa apik yang dibawa ke dalam timnya itu menghasilkan kampiun di Piala Eropa U-21 pada 2013 dengan mengalahkan Italia 4-2 di partai puncak.
Penampilannya yang kian menunjukan grafik menanjak bersama klub maupun timnas, berhasil mencuri perhatian sejumlah klub top Eropa. Hingga akhinya striker berusia 22 tahun itu memilih raksasa Serie A, Juventus untuk meneruskan karier sepakbolanya.
Performa impresifnya bersama si Nyonya Tua membuat Vicente Del Bosque memanggilnya untuk memperkuat La Furia Roja di pertandingan kualifikasi. Apalagi jika melihat Tim Matador yang sedang melakukan revolusi pemain, Morata kian berpeluang untuk ambil bagian dalam tim.
Pada pertandingan melawan Belarusia, Morata masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-80 dengan menggantikan Francisco Rom&amp;aacute;n Alarc&amp;oacute;n Su&amp;aacute;rez atau biasa dikenal Isco. Meski hanya sekitar 10 menit menjajal rumput di lapangan, saking senangnya ia hampir kehilangan kata-kata.
&amp;ldquo;Saya sudah memenuhi mimpi, yang sejauh ini saya impikan. Saya memiliki begitu banyak emosi, saya tidak tahu harus berkata apa. Sebenarnya saya tidak memiliki banyak kata-kata, untuk berbicara tentang hal itu. Saya sedikit emosional,&amp;rdquo; kata Morata, seperti dilansir Football Espana, Minggu (16/11/2014).
</content:encoded></item></channel></rss>
