<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sepakbola Indonesia Semakin Memburuk</title><description>Prestasi Timnas anjlok, sepakbola lokal diwarnai dagelan gol bunuh diri sampai kematian fans menunjukan kemunduran sepakbola Indonesia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2014/10/30/51/1058824/sepakbola-indonesia-semakin-memburuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2014/10/30/51/1058824/sepakbola-indonesia-semakin-memburuk"/><item><title>Sepakbola Indonesia Semakin Memburuk</title><link>https://bola.okezone.com/read/2014/10/30/51/1058824/sepakbola-indonesia-semakin-memburuk</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2014/10/30/51/1058824/sepakbola-indonesia-semakin-memburuk</guid><pubDate>Kamis 30 Oktober 2014 11:42 WIB</pubDate><dc:creator>Rintani Mundari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/10/30/51/1058824/sepakbola-indonesia-semakin-memburuk-YY6q6oX2H8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anjas Asmara, bintang sepakbola Indonesia era 1970-an mengaku kecewa melihat kondisi sepakbola nasional saat ini. (Foto: Okezone/Rintani Mundari)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/10/30/51/1058824/sepakbola-indonesia-semakin-memburuk-YY6q6oX2H8.jpg</image><title>Anjas Asmara, bintang sepakbola Indonesia era 1970-an mengaku kecewa melihat kondisi sepakbola nasional saat ini. (Foto: Okezone/Rintani Mundari)</title></images><description>
JAKARTA - Menurunnya sepakbola Indonesia membuat salah satu legenda Tanah Air, Anjas Asmara miris. Yang paling menyedihkan adalah ketika sepakbola Indonesia harus tersaingi dengan tim-tim macam Timor Leste, Brunei Darussalam, dan Jepang.

&quot;Aneh, ketika melihat Indonesia kalah sama Timor Leste, Brunei, dan Jepang. (Sepakbola) Jepang itu yang ajarin Indonesia. Masa sekarang justru mereka yang lebih maju,&quot; kata Anjas kepada Okezone, Rabu (29/10/2014).

Anjas menyoroti turunnya sepakbola Indonesia. Menurutnya, kekurangan Indonesia karena tak memiliki pelatih berkualitas dan skill pemain yang rendah.
 
&amp;nbsp;
&quot;Kelemahan Indonesia adalah skill individu dan belum ada pelatih Indonesia yang bisa mengajarkan skill (yang benar) kepada pemain. Hal ini berbeda dengan kami dulu,&quot; sambungnya.

&quot;Problem mendasar sepakbola Indonesia adalah skill individu. Ini yang paling urgent! Sebab main sepakbola itu bukan hanya main-main, tetapi ada kepintaran khusus,&quot; tuntasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMC8yOS8yMi81NjY1OS8zODY0Mzk4NDA5MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded>
JAKARTA - Menurunnya sepakbola Indonesia membuat salah satu legenda Tanah Air, Anjas Asmara miris. Yang paling menyedihkan adalah ketika sepakbola Indonesia harus tersaingi dengan tim-tim macam Timor Leste, Brunei Darussalam, dan Jepang.

&quot;Aneh, ketika melihat Indonesia kalah sama Timor Leste, Brunei, dan Jepang. (Sepakbola) Jepang itu yang ajarin Indonesia. Masa sekarang justru mereka yang lebih maju,&quot; kata Anjas kepada Okezone, Rabu (29/10/2014).

Anjas menyoroti turunnya sepakbola Indonesia. Menurutnya, kekurangan Indonesia karena tak memiliki pelatih berkualitas dan skill pemain yang rendah.
 
&amp;nbsp;
&quot;Kelemahan Indonesia adalah skill individu dan belum ada pelatih Indonesia yang bisa mengajarkan skill (yang benar) kepada pemain. Hal ini berbeda dengan kami dulu,&quot; sambungnya.

&quot;Problem mendasar sepakbola Indonesia adalah skill individu. Ini yang paling urgent! Sebab main sepakbola itu bukan hanya main-main, tetapi ada kepintaran khusus,&quot; tuntasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMC8yOS8yMi81NjY1OS8zODY0Mzk4NDA5MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
