<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Balo Bukan Pembawa Sial di Anfield</title><description>Legenda Liverpool, Michael Owen menganggap Mario Balotelli bukan pembawa sial saat The Reds dibantai Madrid.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2014/10/23/51/1056177/balo-bukan-pembawa-sial-di-anfield</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2014/10/23/51/1056177/balo-bukan-pembawa-sial-di-anfield"/><item><title>Balo Bukan Pembawa Sial di Anfield</title><link>https://bola.okezone.com/read/2014/10/23/51/1056177/balo-bukan-pembawa-sial-di-anfield</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2014/10/23/51/1056177/balo-bukan-pembawa-sial-di-anfield</guid><pubDate>Kamis 23 Oktober 2014 20:15 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Agung Widy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/10/23/51/1056177/balo-bukan-pembawa-sial-di-anfield-PwL7w61g4J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mario Balotelli bukan pembawa sial di Anfield (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/10/23/51/1056177/balo-bukan-pembawa-sial-di-anfield-PwL7w61g4J.jpg</image><title>Mario Balotelli bukan pembawa sial di Anfield (Foto: Reuters)</title></images><description>LIVERPOOL &amp;ndash; Performa striker anyar Liverpool, Mario Balotelli saat timnya ditekuk Real Madrid di laga kualifikasi Grup B Liga Champions, Kamis (23/10/2014) memang banyak menyisahkan kekecewaan. Namun sang legenda Anfield, Michael Owen tak mau menyalahkan pemain yang akrab disapa Balo.

Penyerang asal Negeri Pizza itu banyak menerima kritik terkait penampilannya saat The Reds dicukur Madrid 0-3. Hingga Balo memicu kontroversi ketika ingin bertukar kostum dengan bek El Real, Pepe di akhir interval pertama.

Seakan sudah kehabisan kesabaran, kabarnya si Bengal ditarik keluar di awal babak kedua dengan memasukan Adam Llalana oleh Brendan Rodgers. Namun demikian, bagi Owen tidak adil rasanya jika semua kesalahan disematkan kepada pemain berjuluk Super Mario itu.

&amp;rdquo;Saya masih akan memainkan Balotelli di akhir pekan. Saya bukan penggemarnya, tapi dia memiliki kelas dibanding kebanyakan pemain lain. Tidak semestinya menempatkan semua kesalahan pada dirinya,&amp;rdquo; kata Owen, seperti diberitakan Sportsmole, Kamis (23/10/2014).

&amp;rdquo;Titik terakhir pada Balotelli. Hal yang paling mengkhawatirkan adalah bahasa tubuh rekan tim ke arahnya. Setelah Anda kehilangan rasa hormat, mereka tidak akan melihat perjuangan besar Anda,&amp;rdquo; tambahnya.

Sebagai informasi, sampai dengan saat ini Balo baru mencetak satu gol untuk Liverpool setelah didatangkan dari AC Milan di jendela transfer musim panas lalu.</description><content:encoded>LIVERPOOL &amp;ndash; Performa striker anyar Liverpool, Mario Balotelli saat timnya ditekuk Real Madrid di laga kualifikasi Grup B Liga Champions, Kamis (23/10/2014) memang banyak menyisahkan kekecewaan. Namun sang legenda Anfield, Michael Owen tak mau menyalahkan pemain yang akrab disapa Balo.

Penyerang asal Negeri Pizza itu banyak menerima kritik terkait penampilannya saat The Reds dicukur Madrid 0-3. Hingga Balo memicu kontroversi ketika ingin bertukar kostum dengan bek El Real, Pepe di akhir interval pertama.

Seakan sudah kehabisan kesabaran, kabarnya si Bengal ditarik keluar di awal babak kedua dengan memasukan Adam Llalana oleh Brendan Rodgers. Namun demikian, bagi Owen tidak adil rasanya jika semua kesalahan disematkan kepada pemain berjuluk Super Mario itu.

&amp;rdquo;Saya masih akan memainkan Balotelli di akhir pekan. Saya bukan penggemarnya, tapi dia memiliki kelas dibanding kebanyakan pemain lain. Tidak semestinya menempatkan semua kesalahan pada dirinya,&amp;rdquo; kata Owen, seperti diberitakan Sportsmole, Kamis (23/10/2014).

&amp;rdquo;Titik terakhir pada Balotelli. Hal yang paling mengkhawatirkan adalah bahasa tubuh rekan tim ke arahnya. Setelah Anda kehilangan rasa hormat, mereka tidak akan melihat perjuangan besar Anda,&amp;rdquo; tambahnya.

Sebagai informasi, sampai dengan saat ini Balo baru mencetak satu gol untuk Liverpool setelah didatangkan dari AC Milan di jendela transfer musim panas lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
