<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Juve Santai di Serie A, tapi Merana di Eropa</title><description>Punya catatan gemilang di Serie A, Juve justru acap merana di Eropa.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2014/10/23/51/1055896/juve-santai-di-serie-a-tapi-merana-di-eropa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2014/10/23/51/1055896/juve-santai-di-serie-a-tapi-merana-di-eropa"/><item><title>Juve Santai di Serie A, tapi Merana di Eropa</title><link>https://bola.okezone.com/read/2014/10/23/51/1055896/juve-santai-di-serie-a-tapi-merana-di-eropa</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2014/10/23/51/1055896/juve-santai-di-serie-a-tapi-merana-di-eropa</guid><pubDate>Kamis 23 Oktober 2014 11:12 WIB</pubDate><dc:creator>Rintani Mundari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/10/23/51/1055896/juve-santai-di-serie-a-tapi-merana-di-eropa-MleXJvidBp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mimpi buruk Juve di Yunani, Pajtim Kasami. (Foto: REUTERS/Alkis Konstantinidis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/10/23/51/1055896/juve-santai-di-serie-a-tapi-merana-di-eropa-MleXJvidBp.jpg</image><title>Mimpi buruk Juve di Yunani, Pajtim Kasami. (Foto: REUTERS/Alkis Konstantinidis)</title></images><description>PIRAEUS &amp;ndash; Attaccante Juventus, Carlos Tevez menegaskan bahwa timnya harus mengubah sikap apabila masih ingin bertahan di pentas Liga Champions. Tampil mendominasi di kompetisi Serie A dengan catatan tak terkalahkan, Juve tak ubahnya Nyonya Tua di panggung Eropa.Pasukan Massimiliano Allegri itu secara mengejutkan tertunduk di tangan wakil Yunani, Olympiakos Piraeus 0-1. Gol tunggal Olympiakos di Stadio Georgios Karaisk&amp;aacute;ki tercipta lewat Pajtim Kasami.Musim 1995-96 menjadi terakhir kalinya Bianconeri mengangkat trofi Liga Champions. Setelah itu, Juve tergelincir di fase grup. Musim lalu, langkah Juve terhenti di babak penyisihan grup lantaran kalah perolehan angka dari Real Madrid dan Galatasaray. &amp;ldquo;Roberto (kiper Olympiakos) menunjukkan performa yang luar biasa dan Olympiakos harus berterima kasih padanya atas kemenangan yang mereka raih. Kami harus membuka lembaran baru dan membenahi diri. Kami harus ingin bahwa kami adalah Juventus. Kami tidak datang ke sini untuk kalah,&amp;rdquo; tegas Tevez kepada Sport Mediaset, Kamis (23/10/2014).&amp;ldquo;Sejarah Juventus selalu seperti ini, mereka bermain baik di Serie A. Namun, berjuang keras di Eropa. Apabila mereka ingin menjadi tim hebat, mereka harus mengubah hal itu. Saya pikir ini terkait isu mental dan hanya kami yang dapat mengubahnya,&amp;rdquo; tuntas pemain berusia 30 tahun itu.</description><content:encoded>PIRAEUS &amp;ndash; Attaccante Juventus, Carlos Tevez menegaskan bahwa timnya harus mengubah sikap apabila masih ingin bertahan di pentas Liga Champions. Tampil mendominasi di kompetisi Serie A dengan catatan tak terkalahkan, Juve tak ubahnya Nyonya Tua di panggung Eropa.Pasukan Massimiliano Allegri itu secara mengejutkan tertunduk di tangan wakil Yunani, Olympiakos Piraeus 0-1. Gol tunggal Olympiakos di Stadio Georgios Karaisk&amp;aacute;ki tercipta lewat Pajtim Kasami.Musim 1995-96 menjadi terakhir kalinya Bianconeri mengangkat trofi Liga Champions. Setelah itu, Juve tergelincir di fase grup. Musim lalu, langkah Juve terhenti di babak penyisihan grup lantaran kalah perolehan angka dari Real Madrid dan Galatasaray. &amp;ldquo;Roberto (kiper Olympiakos) menunjukkan performa yang luar biasa dan Olympiakos harus berterima kasih padanya atas kemenangan yang mereka raih. Kami harus membuka lembaran baru dan membenahi diri. Kami harus ingin bahwa kami adalah Juventus. Kami tidak datang ke sini untuk kalah,&amp;rdquo; tegas Tevez kepada Sport Mediaset, Kamis (23/10/2014).&amp;ldquo;Sejarah Juventus selalu seperti ini, mereka bermain baik di Serie A. Namun, berjuang keras di Eropa. Apabila mereka ingin menjadi tim hebat, mereka harus mengubah hal itu. Saya pikir ini terkait isu mental dan hanya kami yang dapat mengubahnya,&amp;rdquo; tuntas pemain berusia 30 tahun itu.</content:encoded></item></channel></rss>
