<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Simeone &quot;Mendaratkan&quot; Tangan di Kepala Wasit</title><description>Entrenador Atletico Madrid, Diego Simeone, meminta maaf  menyusul tindakan tak terpujinya memukul kepala wasit keempat, Antonio  Santos. Insiden tersebut terjadi saat bentrok timnya kontra Real Madrid  di panggung Supercopa de Espana, Sabtu dini hari WIB.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2014/08/23/46/1028771/alasan-simeone-mendaratkan-tangan-di-kepala-wasit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2014/08/23/46/1028771/alasan-simeone-mendaratkan-tangan-di-kepala-wasit"/><item><title>Alasan Simeone &quot;Mendaratkan&quot; Tangan di Kepala Wasit</title><link>https://bola.okezone.com/read/2014/08/23/46/1028771/alasan-simeone-mendaratkan-tangan-di-kepala-wasit</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2014/08/23/46/1028771/alasan-simeone-mendaratkan-tangan-di-kepala-wasit</guid><pubDate>Sabtu 23 Agustus 2014 11:29 WIB</pubDate><dc:creator>Rintani Mundari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/08/23/46/1028771/ebvXYdQ4Vq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diego Simeone. (Foto: ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/08/23/46/1028771/ebvXYdQ4Vq.jpg</image><title>Diego Simeone. (Foto: ist)</title></images><description>&amp;nbsp;MADRID &amp;ndash; Entrenador Atletico Madrid, Diego Simeone, meminta maaf menyusul tindakan tak terpujinya memukul kepala wasit keempat, Antonio Santos. Insiden tersebut terjadi saat bentrok timnya kontra Real Madrid di panggung Supercopa de Espana, Sabtu dini hari WIB.
&amp;nbsp;
Pada laga yang dihelat di Vicente Calderon, Atletico berhasil memastikan diri sebagai kampiun usai menumbangkan Madrid dengan skor tipis 1-0 (agregat 2-1) berkat gol tunggal Mario Manndzukic pada menit 2.
&amp;nbsp;
Kembali kepada Simeone, dalam tayangan ulang memang terlihat tangan Simeone mendarat tangannya di kepada wasit. Pelatih asal Argentina itu disinyalir begitu emosional lantaran sang wasit mengabaikan protes yang dilayangkannya.
&amp;nbsp;
Akibat hal ini, Simeone pun langsung diganjar sanksi berupa kartu merah yang diberikan oleh wasit Fernandez Borbalan. Alhasil, Simeone harus puas menyaksikan anak asuhnya berjuang dari tribun penonton.
&amp;nbsp;
Pelatih berusia 44 tahun itu kini meminta maaf akan tindakan tak terpujinya. Panas dan sengitnya permainan antara kedua tim membuatnya tak kuasa menahan emosi.
&quot;Itu (bentuk) kegelisahan, rasa gugup. Saya hanya bisa minta maaf,&quot; ucap Simeone, seperti dilansir Marca, Sabtu (23/8/2014).
&amp;nbsp;
Tak lupa Simeone pun melayangkan pujian untuk anak asuhnya yang telah berjuang keras menundukkan pasukan Carlo Ancelotti. Namun, meski sukses meraih trofi Supercopa de Espana, Simeone tetap menilai pasukannya masih sulit bersaing dengan Barcelona dan Madrid di panggung La Liga.
&amp;nbsp;
&quot;Saya bangga dengan para pemain. Ini adalah tim yang terus berjuang melawan segalanya. Kami telah menghadapi juara besar seperti Madrid dua kali dan mengalahkan lawan hebat seperti mereka memberi kami energi yang besar dan memotivasi untuk terus maju,&amp;rdquo; tuntasnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;MADRID &amp;ndash; Entrenador Atletico Madrid, Diego Simeone, meminta maaf menyusul tindakan tak terpujinya memukul kepala wasit keempat, Antonio Santos. Insiden tersebut terjadi saat bentrok timnya kontra Real Madrid di panggung Supercopa de Espana, Sabtu dini hari WIB.
&amp;nbsp;
Pada laga yang dihelat di Vicente Calderon, Atletico berhasil memastikan diri sebagai kampiun usai menumbangkan Madrid dengan skor tipis 1-0 (agregat 2-1) berkat gol tunggal Mario Manndzukic pada menit 2.
&amp;nbsp;
Kembali kepada Simeone, dalam tayangan ulang memang terlihat tangan Simeone mendarat tangannya di kepada wasit. Pelatih asal Argentina itu disinyalir begitu emosional lantaran sang wasit mengabaikan protes yang dilayangkannya.
&amp;nbsp;
Akibat hal ini, Simeone pun langsung diganjar sanksi berupa kartu merah yang diberikan oleh wasit Fernandez Borbalan. Alhasil, Simeone harus puas menyaksikan anak asuhnya berjuang dari tribun penonton.
&amp;nbsp;
Pelatih berusia 44 tahun itu kini meminta maaf akan tindakan tak terpujinya. Panas dan sengitnya permainan antara kedua tim membuatnya tak kuasa menahan emosi.
&quot;Itu (bentuk) kegelisahan, rasa gugup. Saya hanya bisa minta maaf,&quot; ucap Simeone, seperti dilansir Marca, Sabtu (23/8/2014).
&amp;nbsp;
Tak lupa Simeone pun melayangkan pujian untuk anak asuhnya yang telah berjuang keras menundukkan pasukan Carlo Ancelotti. Namun, meski sukses meraih trofi Supercopa de Espana, Simeone tetap menilai pasukannya masih sulit bersaing dengan Barcelona dan Madrid di panggung La Liga.
&amp;nbsp;
&quot;Saya bangga dengan para pemain. Ini adalah tim yang terus berjuang melawan segalanya. Kami telah menghadapi juara besar seperti Madrid dua kali dan mengalahkan lawan hebat seperti mereka memberi kami energi yang besar dan memotivasi untuk terus maju,&amp;rdquo; tuntasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
