<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Untung dalam Buntung</title><description>Sebelum akhirnya menggaet Alexis S&amp;aacute;nchez, gaffer Ars&amp;egrave;ne Wenger diketahui &amp;lsquo;ngebet&amp;rsquo; mendatangkan Luis Su&amp;aacute;rez ke Arsenal. Sayangnya upaya Wenger &amp;ldquo;buntung&amp;rdquo; hingga Su&amp;aacute;rez malah memilih Barca. Namun kegagalan itu justru dianggap untung oleh mantan bek Sol Campbell.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2014/08/05/45/1019982/untung-dalam-buntung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2014/08/05/45/1019982/untung-dalam-buntung"/><item><title>Untung dalam Buntung</title><link>https://bola.okezone.com/read/2014/08/05/45/1019982/untung-dalam-buntung</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2014/08/05/45/1019982/untung-dalam-buntung</guid><pubDate>Selasa 05 Agustus 2014 02:49 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/08/05/45/1019982/vNZ4Pjq2Va.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Arsenal dianggap beruntung saat gagal mendapatkan Luis Alberto Suarez Diaz (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/08/05/45/1019982/vNZ4Pjq2Va.jpg</image><title>Arsenal dianggap beruntung saat gagal mendapatkan Luis Alberto Suarez Diaz (Foto: Reuters)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Sebelum akhirnya menggaet Alexis S&amp;aacute;nchez, gaffer Ars&amp;egrave;ne Wenger diketahui &amp;lsquo;ngebet&amp;rsquo; mendatangkan Luis Su&amp;aacute;rez ke Arsenal. Sayangnya upaya Wenger &amp;ldquo;buntung&amp;rdquo; hingga Su&amp;aacute;rez malah memilih Barcelona. Namun kegagalan Wenger itu justru dianggap untung oleh mantan bek Sol Campbell.
&amp;nbsp;
Menyinggung soal keputusan Su&amp;aacute;rez yang mengabaikan ketertarikan The Gunners, Skipper Liverpool, Steven Gerrard dianggap biang keladinya. Tak ayal, Wenger pun sempat geram lantaran Gerrard jadi sosok kunci untuk mendesak Su&amp;aacute;rez menolak pinangan Arsenal.
&amp;nbsp;
Di sisi lain, Su&amp;aacute;rez disebut Campbell takkan cocok dengan sistem permainan yang ada di Arsenal, opini Campbell ini turut didorong oleh beragam perilaku kontroversial El Pistolero. Otman Bakkal, Branislav Ivanovic dan terakhir Giorgio Chiellini, merupakan daftar korban ulah gigitan Su&amp;aacute;rez.
&amp;nbsp;
Terlepas dari permintaan maaf Su&amp;aacute;rez, ulahnya itu akan tetap membekas dan jadi catatan abadi dalam bab sejarah negatif karier bomber internasional Uruguay itu. Belum lagi, perilakunya itu akan jadi contoh buruk buat para penggemar muda sepakbola se-kolong langit.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Menilik mentalitasnya, dia takkan cocok untuk Arsenal. Sudah beberapa kali dia dihukum akibat menggigit pemain lawan, termasuk Branislav Ivanovic,&amp;rdquo; ketus Campbell, sebagaimana diwartakan Squawka.com, Selasa (5/8/2014).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dia memang minta maaf, tapi ulahnya itu bukan hal berkelas. Dia juga melakukannya di panggung sepakbola terbesar (Piala Dunia) dan buat saya, ulahnya itu menunjukkan minimnya respek. Banyak anak-anak dan miliaran fans seluruh dunia yang menyaksikan itu. Mungkin Barcelona bisa mengatasi perilakunya itu,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Sebelum akhirnya menggaet Alexis S&amp;aacute;nchez, gaffer Ars&amp;egrave;ne Wenger diketahui &amp;lsquo;ngebet&amp;rsquo; mendatangkan Luis Su&amp;aacute;rez ke Arsenal. Sayangnya upaya Wenger &amp;ldquo;buntung&amp;rdquo; hingga Su&amp;aacute;rez malah memilih Barcelona. Namun kegagalan Wenger itu justru dianggap untung oleh mantan bek Sol Campbell.
&amp;nbsp;
Menyinggung soal keputusan Su&amp;aacute;rez yang mengabaikan ketertarikan The Gunners, Skipper Liverpool, Steven Gerrard dianggap biang keladinya. Tak ayal, Wenger pun sempat geram lantaran Gerrard jadi sosok kunci untuk mendesak Su&amp;aacute;rez menolak pinangan Arsenal.
&amp;nbsp;
Di sisi lain, Su&amp;aacute;rez disebut Campbell takkan cocok dengan sistem permainan yang ada di Arsenal, opini Campbell ini turut didorong oleh beragam perilaku kontroversial El Pistolero. Otman Bakkal, Branislav Ivanovic dan terakhir Giorgio Chiellini, merupakan daftar korban ulah gigitan Su&amp;aacute;rez.
&amp;nbsp;
Terlepas dari permintaan maaf Su&amp;aacute;rez, ulahnya itu akan tetap membekas dan jadi catatan abadi dalam bab sejarah negatif karier bomber internasional Uruguay itu. Belum lagi, perilakunya itu akan jadi contoh buruk buat para penggemar muda sepakbola se-kolong langit.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Menilik mentalitasnya, dia takkan cocok untuk Arsenal. Sudah beberapa kali dia dihukum akibat menggigit pemain lawan, termasuk Branislav Ivanovic,&amp;rdquo; ketus Campbell, sebagaimana diwartakan Squawka.com, Selasa (5/8/2014).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dia memang minta maaf, tapi ulahnya itu bukan hal berkelas. Dia juga melakukannya di panggung sepakbola terbesar (Piala Dunia) dan buat saya, ulahnya itu menunjukkan minimnya respek. Banyak anak-anak dan miliaran fans seluruh dunia yang menyaksikan itu. Mungkin Barcelona bisa mengatasi perilakunya itu,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
