<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kutukan Benfica Berlanjut</title><description>Entah kebetulan atau tidak, Benfica belum lepas dari kutukan mantan  pelatihnya Bela Guttman. Sumpah serapah sang pelatih yang menyebut  Benfica tidak akan juara di kompetisi Eropa terus berlanjut.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2014/05/15/50/985291/kutukan-benfica-berlanjut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2014/05/15/50/985291/kutukan-benfica-berlanjut"/><item><title>Kutukan Benfica Berlanjut</title><link>https://bola.okezone.com/read/2014/05/15/50/985291/kutukan-benfica-berlanjut</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2014/05/15/50/985291/kutukan-benfica-berlanjut</guid><pubDate>Kamis 15 Mei 2014 11:39 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Firdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/05/15/50/985291/FCMi2fvGpC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekspresi kekecewaan para punggawa Benfica usai kalah dari Sevilla di final Europa League (Foto: Albert Gea/REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/05/15/50/985291/FCMi2fvGpC.jpg</image><title>Ekspresi kekecewaan para punggawa Benfica usai kalah dari Sevilla di final Europa League (Foto: Albert Gea/REUTERS)</title></images><description>TURIN - Entah kebetulan atau tidak, Benfica belum lepas dari kutukan mantan pelatihnya Bela Guttman. Sumpah serapah sang pelatih yang menyebut Benfica tidak akan juara di kompetisi Eropa terus berlanjut.Awal muasal kutukan ini dimulai ketika Benfica sukses menjuarai European Cup (sekarang Liga Champions) 1961-1962. Kala itu, Guttman yang membawa Elang Portugal mengalahkan Real Madrid 5-3 di babak final, menuntut kenaikan gaji atas kontribusinya mengantar Eusebio dkk. jadi jawara.Namun, keinginannya tidak digubris manajemen klub. Singkat cerita, Guttman yang kecewa memutuskan hengkang, sembari mengutuk bahwa Benfica tidak akan juara di kompetisi Eropa dalam 100 tahun ke depan.Dan sumpah serapah Guttman pun terbukti. Semusim berselang, Benfica kembali tampil di final European Cup. Namun, di partai puncak mereka harus mengakui keunggulan AC Milan yang jadi kampiun.Kutukan itu kembali berlanjut dua musim berselang. Kali ini, giliran rival sekota AC Milan, Inter Milan yang mengagagalkan Benfica jadi juara European Cup dengan kemenangan 1-0.Dan kutukan itu pun terus berlanjut setiap kali Benfica tampil hingga babak final. Manchester United, Anderlecht, PSV Eindhoven, Milan, dan Chelsea menjadi klub yang seakan-akan membuktikan kutukan itu benar adanya.Terkini, Benfica kembali tampil di final untuk kali ke delapan di pentas Eropa. Di musim ini, skuad besutan Jorge Jesus tampil di final Europa League, berhadapan dengan Sevilla.Dibayangi kutukan gagal di tujuh final, Oscar Cardozo dkk langsung tampil agresif sejak awal. Namun, penampilan solid dan disiplin pada punggawa Sevilla memaksa laga berakhir tanpa gol di waktu normal dan dua babak perpanjangan waktu. Adu penalti pun jadi solusi terakhir.Nah, di momen krusial ini kutukan tersebut kembali datang. Dua algojo jagoan Benfica Oscar Cardozo dan Rodrigo gagal menjalankan tugasnya. Hasilnya, Benfica pun harus gigit jari kalah 2-4 dan gagal di final untuk kali ke delapan.Jika kutukan Benfica benar adanya, maka klub berjuluk Elang Portugal itu baru bisa mengangkat trofi juara di kompetisi Eropa lagi pada 2062. Berikut rekor delapan kegagalan Benfica di final:1962-63 (European Cup): Benfica 1-2 AC Milan1964-65 (European Cup): Benfica 0-1 Inter Milan1967-68 (European Cup): Benfica 1-4 Manchester United1982-83 (UEFA Cup/format dua leg): Anderlecht 2-1 (agregat) BenficaLeg I: Anderlecht 1-0 BenficaLeg II: Benfica 1-1 Anderlecht1987-88 (European Cup): Benfica 0-0 (5-6 pen) PSV Eindhoven1989-90 (European Cup): Benfica 0-1 AC Milan2012-13 (Europa League): Benfica 1-2 Chelsea2013-14 (Europa League): Benfica 0-0 (2-4 pen) Sevilla</description><content:encoded>TURIN - Entah kebetulan atau tidak, Benfica belum lepas dari kutukan mantan pelatihnya Bela Guttman. Sumpah serapah sang pelatih yang menyebut Benfica tidak akan juara di kompetisi Eropa terus berlanjut.Awal muasal kutukan ini dimulai ketika Benfica sukses menjuarai European Cup (sekarang Liga Champions) 1961-1962. Kala itu, Guttman yang membawa Elang Portugal mengalahkan Real Madrid 5-3 di babak final, menuntut kenaikan gaji atas kontribusinya mengantar Eusebio dkk. jadi jawara.Namun, keinginannya tidak digubris manajemen klub. Singkat cerita, Guttman yang kecewa memutuskan hengkang, sembari mengutuk bahwa Benfica tidak akan juara di kompetisi Eropa dalam 100 tahun ke depan.Dan sumpah serapah Guttman pun terbukti. Semusim berselang, Benfica kembali tampil di final European Cup. Namun, di partai puncak mereka harus mengakui keunggulan AC Milan yang jadi kampiun.Kutukan itu kembali berlanjut dua musim berselang. Kali ini, giliran rival sekota AC Milan, Inter Milan yang mengagagalkan Benfica jadi juara European Cup dengan kemenangan 1-0.Dan kutukan itu pun terus berlanjut setiap kali Benfica tampil hingga babak final. Manchester United, Anderlecht, PSV Eindhoven, Milan, dan Chelsea menjadi klub yang seakan-akan membuktikan kutukan itu benar adanya.Terkini, Benfica kembali tampil di final untuk kali ke delapan di pentas Eropa. Di musim ini, skuad besutan Jorge Jesus tampil di final Europa League, berhadapan dengan Sevilla.Dibayangi kutukan gagal di tujuh final, Oscar Cardozo dkk langsung tampil agresif sejak awal. Namun, penampilan solid dan disiplin pada punggawa Sevilla memaksa laga berakhir tanpa gol di waktu normal dan dua babak perpanjangan waktu. Adu penalti pun jadi solusi terakhir.Nah, di momen krusial ini kutukan tersebut kembali datang. Dua algojo jagoan Benfica Oscar Cardozo dan Rodrigo gagal menjalankan tugasnya. Hasilnya, Benfica pun harus gigit jari kalah 2-4 dan gagal di final untuk kali ke delapan.Jika kutukan Benfica benar adanya, maka klub berjuluk Elang Portugal itu baru bisa mengangkat trofi juara di kompetisi Eropa lagi pada 2062. Berikut rekor delapan kegagalan Benfica di final:1962-63 (European Cup): Benfica 1-2 AC Milan1964-65 (European Cup): Benfica 0-1 Inter Milan1967-68 (European Cup): Benfica 1-4 Manchester United1982-83 (UEFA Cup/format dua leg): Anderlecht 2-1 (agregat) BenficaLeg I: Anderlecht 1-0 BenficaLeg II: Benfica 1-1 Anderlecht1987-88 (European Cup): Benfica 0-0 (5-6 pen) PSV Eindhoven1989-90 (European Cup): Benfica 0-1 AC Milan2012-13 (Europa League): Benfica 1-2 Chelsea2013-14 (Europa League): Benfica 0-0 (2-4 pen) Sevilla</content:encoded></item></channel></rss>
