<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Mimpi Lazio ke Eropa Sudah Pupus&quot; </title><description>Bagi pelatih Lazio, Edy Reja, kekalahan timnya dari Inter Milan, Minggu  dini hari, tak hanya sekedar kegagalan dalam mendulang tiga angka, tapi  juga gagal dalam merajut asa menembus persaingan di Europa League musim  depan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2014/05/11/47/983236/mimpi-lazio-ke-eropa-sudah-pupus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2014/05/11/47/983236/mimpi-lazio-ke-eropa-sudah-pupus"/><item><title>&quot;Mimpi Lazio ke Eropa Sudah Pupus&quot; </title><link>https://bola.okezone.com/read/2014/05/11/47/983236/mimpi-lazio-ke-eropa-sudah-pupus</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2014/05/11/47/983236/mimpi-lazio-ke-eropa-sudah-pupus</guid><pubDate>Minggu 11 Mei 2014 07:10 WIB</pubDate><dc:creator>Anang Fajar Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/05/11/47/983236/uk3RCRt8nG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Edy Reja (kanan) - pelatih Lazio / Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/05/11/47/983236/uk3RCRt8nG.jpg</image><title>Edy Reja (kanan) - pelatih Lazio / Reuters</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Bagi pelatih Lazio, Edy Reja, kekalahan timnya dari Inter Milan, Minggu dini hari, tak hanya sekedar kegagalan dalam mendulang tiga angka, tapi juga gagal dalam merajut asa menembus persaingan di Europa League musim depan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sekarang kami telah memupuskan mimpi-mimpi kami dari Liga Europa, Inter ingin menang di semua pertandingan sisa. Saya ingin pemain saya bertarung lebih keras,&amp;rdquo; kata Reja kepada Sky Sport Italia.
&amp;nbsp;
Bertandang ke Giuseppe Meazza, Elang Roma kalah dengan skor telak 4-1. Padahal, Lazio sempat membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Giuseppe Biava saat pertandingan baru berjalan dua menit.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pertandingan tadi menunjukan kinerja yang baik dengan banyak peluang yang kami ciptakan untuk mencetak gol, hanya saja kami tidak bisa memaksimalkan sebagian besar peluang,&amp;rdquo; imbuh Reja
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Selain itu, kami juga kebobolan terlalu banyak, karena kami tidak menutup koridor pertahanan kami. Padahal saya tahu bahwa mereka akan mencoba menggebrak lewat serangan balik,&amp;rdquo; terusnya.
&amp;nbsp;
Selain mengomentari kinerja timnya, Reja juga tak segan memberikan pujian untuk kiper Inter Milan, Samir Handanovic yang tampil sangat gemilang mengawal gawang Nerrazurri. Menurutnya, Handanovic layak menjadi man of the match.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Di babak kedua, Samir Handanovic adalah Man of the Match, ketika dia membuat empat atau lima penyelamatan yang menentukan. Jelas Inter sedang menunggu kami untuk maju dan kemudian pergi pada serangan balik,&amp;rdquo; Reja menambahkan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Follow @bola_okezone untuk info sepakbola terlengkap</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Bagi pelatih Lazio, Edy Reja, kekalahan timnya dari Inter Milan, Minggu dini hari, tak hanya sekedar kegagalan dalam mendulang tiga angka, tapi juga gagal dalam merajut asa menembus persaingan di Europa League musim depan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sekarang kami telah memupuskan mimpi-mimpi kami dari Liga Europa, Inter ingin menang di semua pertandingan sisa. Saya ingin pemain saya bertarung lebih keras,&amp;rdquo; kata Reja kepada Sky Sport Italia.
&amp;nbsp;
Bertandang ke Giuseppe Meazza, Elang Roma kalah dengan skor telak 4-1. Padahal, Lazio sempat membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Giuseppe Biava saat pertandingan baru berjalan dua menit.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pertandingan tadi menunjukan kinerja yang baik dengan banyak peluang yang kami ciptakan untuk mencetak gol, hanya saja kami tidak bisa memaksimalkan sebagian besar peluang,&amp;rdquo; imbuh Reja
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Selain itu, kami juga kebobolan terlalu banyak, karena kami tidak menutup koridor pertahanan kami. Padahal saya tahu bahwa mereka akan mencoba menggebrak lewat serangan balik,&amp;rdquo; terusnya.
&amp;nbsp;
Selain mengomentari kinerja timnya, Reja juga tak segan memberikan pujian untuk kiper Inter Milan, Samir Handanovic yang tampil sangat gemilang mengawal gawang Nerrazurri. Menurutnya, Handanovic layak menjadi man of the match.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Di babak kedua, Samir Handanovic adalah Man of the Match, ketika dia membuat empat atau lima penyelamatan yang menentukan. Jelas Inter sedang menunggu kami untuk maju dan kemudian pergi pada serangan balik,&amp;rdquo; Reja menambahkan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Follow @bola_okezone untuk info sepakbola terlengkap</content:encoded></item></channel></rss>
