<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Garcia: Ada Perbedaan dalam Motivasi Roma</title><description>Pelatih, Rudi Garcia pun menyesal dengan kekalahan tersebut dan menganggap timnya melakukan kesalahan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2014/05/05/47/979986/garcia-ada-perbedaan-dalam-motivasi-roma</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2014/05/05/47/979986/garcia-ada-perbedaan-dalam-motivasi-roma"/><item><title>Garcia: Ada Perbedaan dalam Motivasi Roma</title><link>https://bola.okezone.com/read/2014/05/05/47/979986/garcia-ada-perbedaan-dalam-motivasi-roma</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2014/05/05/47/979986/garcia-ada-perbedaan-dalam-motivasi-roma</guid><pubDate>Senin 05 Mei 2014 09:09 WIB</pubDate><dc:creator>A. Firdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/05/05/47/979986/dnD28yYo8o.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Rudi Garcia (foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/05/05/47/979986/dnD28yYo8o.JPG</image><title>Rudi Garcia (foto: Reuters)</title></images><description>CATANIA &amp;ndash; AS Roma kehilangan kesempatan merebut gelar Scudetto musim ini, usai terpeleset di markas Catania dengan skor 1-4, Minggu 4 Mei lalu.  Pelatih, Rudi Garcia pun menyesal dengan kekalahan tersebut dan menganggap timnya melakukan kesalahan.
&amp;nbsp;
Empat gol Catania dilesakkan lewat sepasang gol Izco pada menit ke-26 dan 34, dua lainnya dicetak oleh Bergessio (56&amp;rsquo;) dan Barrientos pada menit  ke-79. Satu-satunya gol Roma tercipta melalui sang kapten, Francesco Totti pada menit ke-37.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami semua membuat kesalahan hari ini (waktu setempat-red), saya dan para pemain. Ada perbedaan dalam motivasi,&amp;rdquo; tukas Garcia kepada Football Italia, Minggu 5 Mei 2014.
&amp;nbsp;
Musim ini merupakan perdana bagi Garcia berkiprah di kancah Serie A. Bertindak sebagai allenatore AS Roma, Giallorossi mendadak menjadi tim yang menakutkan, lantaran berhasil mengawali musim ini dengan 10 kemenangan beruntun.
&amp;nbsp;
&quot;Kekalahan ini tidak membatalkan musim hebat yang kami punya, tapi kami harus mengakhirinya dengan berbeda. Kami akan bekerja keras setelah kekalahan ini. Ada pertandingan besar pada hari Minggu melawan Juve dan kami tidak dapat membuat lebih banyak kesalahan,&amp;rdquo; sambungnya.</description><content:encoded>CATANIA &amp;ndash; AS Roma kehilangan kesempatan merebut gelar Scudetto musim ini, usai terpeleset di markas Catania dengan skor 1-4, Minggu 4 Mei lalu.  Pelatih, Rudi Garcia pun menyesal dengan kekalahan tersebut dan menganggap timnya melakukan kesalahan.
&amp;nbsp;
Empat gol Catania dilesakkan lewat sepasang gol Izco pada menit ke-26 dan 34, dua lainnya dicetak oleh Bergessio (56&amp;rsquo;) dan Barrientos pada menit  ke-79. Satu-satunya gol Roma tercipta melalui sang kapten, Francesco Totti pada menit ke-37.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami semua membuat kesalahan hari ini (waktu setempat-red), saya dan para pemain. Ada perbedaan dalam motivasi,&amp;rdquo; tukas Garcia kepada Football Italia, Minggu 5 Mei 2014.
&amp;nbsp;
Musim ini merupakan perdana bagi Garcia berkiprah di kancah Serie A. Bertindak sebagai allenatore AS Roma, Giallorossi mendadak menjadi tim yang menakutkan, lantaran berhasil mengawali musim ini dengan 10 kemenangan beruntun.
&amp;nbsp;
&quot;Kekalahan ini tidak membatalkan musim hebat yang kami punya, tapi kami harus mengakhirinya dengan berbeda. Kami akan bekerja keras setelah kekalahan ini. Ada pertandingan besar pada hari Minggu melawan Juve dan kami tidak dapat membuat lebih banyak kesalahan,&amp;rdquo; sambungnya.</content:encoded></item></channel></rss>
