<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bundesmeister Bayern!</title><description>Wunderbar! Luar biasa buat Bayern Munich yang mampu berpesta juara lebih dini. Masih tujuh laga tersisa, Bayern mengklaim mahkota Bundesmeister untuk ke-24 kalinya di Ibu Kota berkat kemenangan 3-1 atas Hertha Berlin.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2014/03/26/48/960748/bundesmeister-bayern</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2014/03/26/48/960748/bundesmeister-bayern"/><item><title>Bundesmeister Bayern!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2014/03/26/48/960748/bundesmeister-bayern</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2014/03/26/48/960748/bundesmeister-bayern</guid><pubDate>Rabu 26 Maret 2014 03:54 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/03/26/48/960748/xsuCZqnnLx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bekuk Hertha Berlin, 2-1, Bayern gondol gelar Bundesliga ke-24 (Foto: Fabrizio Bensch/REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/03/26/48/960748/xsuCZqnnLx.jpg</image><title>Bekuk Hertha Berlin, 2-1, Bayern gondol gelar Bundesliga ke-24 (Foto: Fabrizio Bensch/REUTERS)</title></images><description>BERLIN &amp;ndash; Wunderbar! Luar biasa buat Bayern Munich yang mampu berpesta juara lebih dini. Masih tujuh laga tersisa, Bayern mengklaim mahkota Bundesmeister untuk ke-24 kalinya di Ibu Kota berkat kemenangan 3-1 atas Hertha Berlin.
&amp;nbsp;
Bayern yang pekan demi pekan terus bercokol di puncak klasemen Bundesliga, memastikan gelarnya secara prematur di spieltag ke-27 dini hari tadi. Meski saingan terdekat, Borussia Dortmund memetik satu angka di derbi Ruhr kontra Schalke 04, bentangan jarak 25 poin sudah cukup menjamin Bayern merajai liga Jerman
&amp;nbsp;
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Bayern sudah gas pol tempo permainan dan baru enam menit kick off bergulir, papan skor di Olympiastadion sudah bergolak, 1-0. Adalah Toni Kroos yang membuka keran gol Bayern usai menerima umpan Thomas M&amp;uuml;ller. Berdiri bebas di tiang jauh, finishing Kroos sukses membolongi gawang Thomas Kraft.
&amp;nbsp;
Tim tamu juga tak butuh waktu sekian lama untuk memperlebar kedudukan. Skor 2-0 dipatok Mario G&amp;ouml;tze pada menit ke-14 yang memanfaatkan bola liar di depan gawang, hasil kemelut crossing Bastian Schweinsteiger. Stand, Bayern dua, Hertha nol!
&amp;nbsp;
G&amp;ouml;tze nyaris mencetak gol keduanya di menit ke-27 saat mencoba menyambar umpan silang deras dari Kroos yang merangsek dari sisi kiri. Sial, aliran bola terlambat disontek G&amp;ouml;tze dan clearance segera dilakoni Johannes van den Bergh guna mengamankan gawang timnya.
&amp;nbsp;
Sebelum turun minum, tepatnya di menit ke-37 bermula dari kerja sama David Alaba dan G&amp;ouml;tze, M&amp;uuml;ller mendapat ruang tembak leluasa. Tapi tatapannya kosong ketika bola tembakannya membentur mistar. Bola rebound sempat ingin dicocor Robben, namun Kraft lebih cepat menangkap. Skor masih 2-0 untuk Bayern sampai jeda.
&amp;nbsp;
Babak Kedua
Die Alte Dame atau si Nyonya Tua &amp;ndash; julukan Hertha, setidaknya baru bisa memberi perlawanan berarti di babak kedua. Adri&amp;aacute;n Ramos punya kesempatan memperkecil kedudukan saat berupaya mencocor umpan Nico Schulz, lima menit setelah babak kedua dimulai. Namun Ramos terlambat sepersekian detik.
&amp;nbsp;
Delapan menit berselang, Bayern balik mengancam via akselerasi Mario Mandzukic yang belum lama masuk menggantikan M&amp;uuml;ller. Namun peluangnya terbuang ketika Mandzukic memegang bola terlalu lama di kotak penalti, sampai akhirnya dicuri Van den Bergh.
&amp;nbsp;
Menit ke-61, Mandzukic mencoba peruntungannya dari sudut sempit kotak penalti. Penyerang berpaspor Kroasia ini melepas tembakan keras yang sayangnya, masih bisa diselamatkan Kraft.
&amp;nbsp;
Empat menit berselang atau tepatnya di menit ke-66, Hertha akhirnya memperkecil kedudukan, 1-2 via tendangan dua belas pas. Penalti dihadiahkan kepada Hertha usai Rafinha de Souza melanggar Ramos di kotak terlarang.
&amp;nbsp;
Dengan tenang, Ramos mengeksekusi sendiri penaltinya dan dengan eksekusi ala &amp;ldquo;Panenka&amp;rdquo;, Ramos menaklukkan Manuel Neuer di bawah mistar Die Roten. Skor, 2-1 masih untuk keunggulan Bayern.
&amp;nbsp;
Laga bak sudah ingin ditentukan Bayern di menit ke-79 di mana gol ketiga lahir, guna menjamin kemenangan dari tim Ibu Kota ini, berbuah gelar Bundesliga buat mereka. Rib&amp;eacute;ry dari sudut sempit membuat Kraft memungut bola dari jaring gawangnya untuk ketiga kali, usai melakoni kerja sama apik dengan G&amp;ouml;tze. Skor, 3-1 untuk Raksasa Bavaria.
&amp;nbsp;
Seketika schiedsrichter (wasit) Marco Fritz meniup peluit panjang tanda laga bubar, para pemain Bayern pun larut dalam euforia. Tak peduli bahwa mereka berada di kandang tim lawan, Rib&amp;eacute;ry Cs tak kuasa menahan kegempitaan selebrasi gelar liga yang resmi mereka klaim untuk ke-24 kalinya.
&amp;nbsp;
Susunan Pemain
 
Hertha Berlin: Thomas Kraft, Levan Kobiashvili/Peter Niemeyer (64&amp;rsquo;), Christoph Janker, Peter Pekar&amp;iacute;k, Johannes van den Bergh, John Brooks, Hajime Hosogai, Per Skjelbred, Nico Schulz, Hany Mukhtar/Ronny de Ara&amp;uacute;jo (71&amp;rsquo;), Adri&amp;aacute;n Ramos/Sandro Wagner (87&amp;rsquo;).
&amp;nbsp;
Bayern Munich: Manuel Neuer, Philipp Lahm, Rafinha de Souza, J&amp;eacute;r&amp;ocirc;me Boateng, David Alaba, Dante Bonfim, Arjen Robben/Franck Rib&amp;eacute;ry (54&amp;rsquo;), Bastian Schweinsteiger/Thiago Alc&amp;acirc;ntara (64&amp;rsquo;), Toni Kroos, Mario G&amp;ouml;tze, Thomas M&amp;uuml;ller/Mario Mandzukic (54&amp;rsquo;).</description><content:encoded>BERLIN &amp;ndash; Wunderbar! Luar biasa buat Bayern Munich yang mampu berpesta juara lebih dini. Masih tujuh laga tersisa, Bayern mengklaim mahkota Bundesmeister untuk ke-24 kalinya di Ibu Kota berkat kemenangan 3-1 atas Hertha Berlin.
&amp;nbsp;
Bayern yang pekan demi pekan terus bercokol di puncak klasemen Bundesliga, memastikan gelarnya secara prematur di spieltag ke-27 dini hari tadi. Meski saingan terdekat, Borussia Dortmund memetik satu angka di derbi Ruhr kontra Schalke 04, bentangan jarak 25 poin sudah cukup menjamin Bayern merajai liga Jerman
&amp;nbsp;
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Bayern sudah gas pol tempo permainan dan baru enam menit kick off bergulir, papan skor di Olympiastadion sudah bergolak, 1-0. Adalah Toni Kroos yang membuka keran gol Bayern usai menerima umpan Thomas M&amp;uuml;ller. Berdiri bebas di tiang jauh, finishing Kroos sukses membolongi gawang Thomas Kraft.
&amp;nbsp;
Tim tamu juga tak butuh waktu sekian lama untuk memperlebar kedudukan. Skor 2-0 dipatok Mario G&amp;ouml;tze pada menit ke-14 yang memanfaatkan bola liar di depan gawang, hasil kemelut crossing Bastian Schweinsteiger. Stand, Bayern dua, Hertha nol!
&amp;nbsp;
G&amp;ouml;tze nyaris mencetak gol keduanya di menit ke-27 saat mencoba menyambar umpan silang deras dari Kroos yang merangsek dari sisi kiri. Sial, aliran bola terlambat disontek G&amp;ouml;tze dan clearance segera dilakoni Johannes van den Bergh guna mengamankan gawang timnya.
&amp;nbsp;
Sebelum turun minum, tepatnya di menit ke-37 bermula dari kerja sama David Alaba dan G&amp;ouml;tze, M&amp;uuml;ller mendapat ruang tembak leluasa. Tapi tatapannya kosong ketika bola tembakannya membentur mistar. Bola rebound sempat ingin dicocor Robben, namun Kraft lebih cepat menangkap. Skor masih 2-0 untuk Bayern sampai jeda.
&amp;nbsp;
Babak Kedua
Die Alte Dame atau si Nyonya Tua &amp;ndash; julukan Hertha, setidaknya baru bisa memberi perlawanan berarti di babak kedua. Adri&amp;aacute;n Ramos punya kesempatan memperkecil kedudukan saat berupaya mencocor umpan Nico Schulz, lima menit setelah babak kedua dimulai. Namun Ramos terlambat sepersekian detik.
&amp;nbsp;
Delapan menit berselang, Bayern balik mengancam via akselerasi Mario Mandzukic yang belum lama masuk menggantikan M&amp;uuml;ller. Namun peluangnya terbuang ketika Mandzukic memegang bola terlalu lama di kotak penalti, sampai akhirnya dicuri Van den Bergh.
&amp;nbsp;
Menit ke-61, Mandzukic mencoba peruntungannya dari sudut sempit kotak penalti. Penyerang berpaspor Kroasia ini melepas tembakan keras yang sayangnya, masih bisa diselamatkan Kraft.
&amp;nbsp;
Empat menit berselang atau tepatnya di menit ke-66, Hertha akhirnya memperkecil kedudukan, 1-2 via tendangan dua belas pas. Penalti dihadiahkan kepada Hertha usai Rafinha de Souza melanggar Ramos di kotak terlarang.
&amp;nbsp;
Dengan tenang, Ramos mengeksekusi sendiri penaltinya dan dengan eksekusi ala &amp;ldquo;Panenka&amp;rdquo;, Ramos menaklukkan Manuel Neuer di bawah mistar Die Roten. Skor, 2-1 masih untuk keunggulan Bayern.
&amp;nbsp;
Laga bak sudah ingin ditentukan Bayern di menit ke-79 di mana gol ketiga lahir, guna menjamin kemenangan dari tim Ibu Kota ini, berbuah gelar Bundesliga buat mereka. Rib&amp;eacute;ry dari sudut sempit membuat Kraft memungut bola dari jaring gawangnya untuk ketiga kali, usai melakoni kerja sama apik dengan G&amp;ouml;tze. Skor, 3-1 untuk Raksasa Bavaria.
&amp;nbsp;
Seketika schiedsrichter (wasit) Marco Fritz meniup peluit panjang tanda laga bubar, para pemain Bayern pun larut dalam euforia. Tak peduli bahwa mereka berada di kandang tim lawan, Rib&amp;eacute;ry Cs tak kuasa menahan kegempitaan selebrasi gelar liga yang resmi mereka klaim untuk ke-24 kalinya.
&amp;nbsp;
Susunan Pemain
 
Hertha Berlin: Thomas Kraft, Levan Kobiashvili/Peter Niemeyer (64&amp;rsquo;), Christoph Janker, Peter Pekar&amp;iacute;k, Johannes van den Bergh, John Brooks, Hajime Hosogai, Per Skjelbred, Nico Schulz, Hany Mukhtar/Ronny de Ara&amp;uacute;jo (71&amp;rsquo;), Adri&amp;aacute;n Ramos/Sandro Wagner (87&amp;rsquo;).
&amp;nbsp;
Bayern Munich: Manuel Neuer, Philipp Lahm, Rafinha de Souza, J&amp;eacute;r&amp;ocirc;me Boateng, David Alaba, Dante Bonfim, Arjen Robben/Franck Rib&amp;eacute;ry (54&amp;rsquo;), Bastian Schweinsteiger/Thiago Alc&amp;acirc;ntara (64&amp;rsquo;), Toni Kroos, Mario G&amp;ouml;tze, Thomas M&amp;uuml;ller/Mario Mandzukic (54&amp;rsquo;).</content:encoded></item></channel></rss>
