<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keller Puas, Fahrmann Berharap Temui Madrid Lagi</title><description>Bukan hasil yang ingin jadi acuan Jens Keller menilai timnya usai disingkirkan Real Madrid via agregat 2-9, melainkan mental bertanding dan semangat juang yang ditampilkan pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions dini hari tadi.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2014/03/19/261/957304/keller-puas-fahrmann-berharap-temui-madrid-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2014/03/19/261/957304/keller-puas-fahrmann-berharap-temui-madrid-lagi"/><item><title>Keller Puas, Fahrmann Berharap Temui Madrid Lagi</title><link>https://bola.okezone.com/read/2014/03/19/261/957304/keller-puas-fahrmann-berharap-temui-madrid-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2014/03/19/261/957304/keller-puas-fahrmann-berharap-temui-madrid-lagi</guid><pubDate>Rabu 19 Maret 2014 08:18 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/03/19/261/957304/GFX4yVMoQj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ralf Fahrman (kanan) saat menyelamatkan salah satu peluang emas Madrid (Foto: Juan Medina/REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/03/19/261/957304/GFX4yVMoQj.jpg</image><title>Ralf Fahrman (kanan) saat menyelamatkan salah satu peluang emas Madrid (Foto: Juan Medina/REUTERS)</title></images><description>MADRID &amp;ndash; Bukan hasil yang ingin jadi acuan Jens Keller menilai timnya usai disingkirkan Real Madrid via agregat 2-9, melainkan mental bertanding dan semangat juang yang ditampilkan pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions dini hari tadi.
&amp;nbsp;
Setelah mengantongi ketertinggalan 1-6 di pertemuan pertama, Schalke bak mengharap mukjizat ganti bertandang ke Santiago Bernab&amp;eacute;u. Sialnya itu tak terjadi berkat cemerlangnya para bintang Madrid, terutama Cristiano Ronaldo.
&amp;nbsp;
Namun setidaknya, arsitek Jens Keller bisa bangga dengan para pemainnya yang masih punya kemauan keras untuk menawarkan perlawanan di hadapan publik lawan. Berkat apiknya penampilan torwart (kiper) mereka, Ralf F&amp;auml;hrmann pula, Schalke tak mengenyam kekalahan lebih dari 1-3.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Semua orang yang melihat laga tadi, tentunya melihat kami yang mampu mengembalikan kehormatan kami. Tim menampilkan mentalitas dan semangat juang. Jelas Madrid punya beberapa kesempatan mencetak banyak gol, tapi F&amp;auml;hrmann tampil dengan performa berkelas dunia,&amp;rdquo; papar Keller.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tim ini memulihkan harga dirinya dengan penampilan itu. Saya puas dengan level agresi kami, tapi sayangnya kami tak bisa mendapat hasil yang lebih baik. Ronaldo jelas bicara banyak setelah menjadi pemain terbaik dunia. Kualitasnya luar biasa,&amp;rdquo; sambungnya, seperti dinukil UEFA.com, Rabu (19/3/2014).
&amp;nbsp;
F&amp;auml;hrmann sendiri ingin Schalke bisa kembali ke Liga Champions musim depan dan bersua Real Madrid lagi dengan harapan, punya kesempatan kedua menebus agregat mencolok 2-9 yang harus mereka terima dini hari tadi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Semoga kami bisa lolos lagi ke Liga Champions musim depan dan mungkin kami bisa punya kesempatan lain bermain melawan mereka di sini,&amp;rdquo; timpal F&amp;auml;hrmann.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami memperlihatkan karakter yang bagus di babak pertama, terlepas bahwa sedianya laga ini sudah ditentukan (pemenangnya). Gol yang menjadikan skor 2-1 buat mereka sangat saya sayangkan karena setelah itu, pertandingan sudah game over buat kami,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>MADRID &amp;ndash; Bukan hasil yang ingin jadi acuan Jens Keller menilai timnya usai disingkirkan Real Madrid via agregat 2-9, melainkan mental bertanding dan semangat juang yang ditampilkan pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions dini hari tadi.
&amp;nbsp;
Setelah mengantongi ketertinggalan 1-6 di pertemuan pertama, Schalke bak mengharap mukjizat ganti bertandang ke Santiago Bernab&amp;eacute;u. Sialnya itu tak terjadi berkat cemerlangnya para bintang Madrid, terutama Cristiano Ronaldo.
&amp;nbsp;
Namun setidaknya, arsitek Jens Keller bisa bangga dengan para pemainnya yang masih punya kemauan keras untuk menawarkan perlawanan di hadapan publik lawan. Berkat apiknya penampilan torwart (kiper) mereka, Ralf F&amp;auml;hrmann pula, Schalke tak mengenyam kekalahan lebih dari 1-3.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Semua orang yang melihat laga tadi, tentunya melihat kami yang mampu mengembalikan kehormatan kami. Tim menampilkan mentalitas dan semangat juang. Jelas Madrid punya beberapa kesempatan mencetak banyak gol, tapi F&amp;auml;hrmann tampil dengan performa berkelas dunia,&amp;rdquo; papar Keller.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tim ini memulihkan harga dirinya dengan penampilan itu. Saya puas dengan level agresi kami, tapi sayangnya kami tak bisa mendapat hasil yang lebih baik. Ronaldo jelas bicara banyak setelah menjadi pemain terbaik dunia. Kualitasnya luar biasa,&amp;rdquo; sambungnya, seperti dinukil UEFA.com, Rabu (19/3/2014).
&amp;nbsp;
F&amp;auml;hrmann sendiri ingin Schalke bisa kembali ke Liga Champions musim depan dan bersua Real Madrid lagi dengan harapan, punya kesempatan kedua menebus agregat mencolok 2-9 yang harus mereka terima dini hari tadi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Semoga kami bisa lolos lagi ke Liga Champions musim depan dan mungkin kami bisa punya kesempatan lain bermain melawan mereka di sini,&amp;rdquo; timpal F&amp;auml;hrmann.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami memperlihatkan karakter yang bagus di babak pertama, terlepas bahwa sedianya laga ini sudah ditentukan (pemenangnya). Gol yang menjadikan skor 2-1 buat mereka sangat saya sayangkan karena setelah itu, pertandingan sudah game over buat kami,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
