<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Evan Dimas Selamatkan Muka Garuda Jaya</title><description>Melakoni tur ketujuh atau yang pertama di Jawa Timur, timnas Indonesia U-19 nyaris menelan kekalahan perdana. Beruntung, satu gol penyama kedudukan sang kapten Evan Dimas, menyelamatkan mereka dari aib perdana kala meladeni tim Pra PON Jatim.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2014/02/21/51/944805/evan-dimas-selamatkan-muka-garuda-jaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2014/02/21/51/944805/evan-dimas-selamatkan-muka-garuda-jaya"/><item><title>Evan Dimas Selamatkan Muka Garuda Jaya</title><link>https://bola.okezone.com/read/2014/02/21/51/944805/evan-dimas-selamatkan-muka-garuda-jaya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2014/02/21/51/944805/evan-dimas-selamatkan-muka-garuda-jaya</guid><pubDate>Jum'at 21 Februari 2014 22:28 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/02/21/51/944805/vaGYPY9rSE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Evan Dimas (kanan) cetak gol penyama kedudukan guna menghasilkan skor imbang, 1-1 saat menghadapi tim Pra PON Jatim (Foto: Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/02/21/51/944805/vaGYPY9rSE.jpg</image><title>Evan Dimas (kanan) cetak gol penyama kedudukan guna menghasilkan skor imbang, 1-1 saat menghadapi tim Pra PON Jatim (Foto: Sindo)</title></images><description>BANGKALAN &amp;ndash; Melakoni tur ketujuh atau yang pertama di Jawa Timur (Jatim), tim nasional (timnas) Indonesia U-19 nyaris menelan kekalahan perdana. Beruntung, satu gol penyama kedudukan sang kapten Evan Dimas, menyelamatkan mereka dari aib perdana kala meladeni tim Pra PON Jatim.
&amp;nbsp;
Jalannya Pertandingan
 
Babak Pertama
Tempo permainan cepat diperagakan anak-anak asuh Indra Sjafrie di awal-awal interval perdana. Tapi setelah mendapat peluang pertama di menit keenam melalui sundulan Hansamu Yama yang melenceng, Garuda Jaya malah tertekan.
&amp;nbsp;
Tim Pra PON Jatim nyaris membuka keunggulan lebih dulu di menit ke-21, ketika terjadi kemelut di muka gawang timnas U-19. Beruntung, bola liar lebih dulu bisa disergap Ravi Murdianto sebelum dikonversi M. Aisy Budi Pradana.
&amp;nbsp;
Datang lagi situasi one-on-one yang dilancarkan Ridho Nurcahyo, tiga menit berselang. Lagi-lagi Ravi sanggup memenangkan duel bola menjurus datar yang datang deras ke arahnya. Memasuki menit ke-26, giliran Fahmi Al Ayyubi yang bebas merangsek kotak enam belas timnas U-19. Sial, bola tembakan mendatarnya menyamping tipis dari tiang jauh Ravi.
&amp;nbsp;
Menginjak menit ke-33, terjadi lagi situasi berbahaya di lini bertahan timnas U-19. Sebuah kesalahpahaman antara Ravi dengan Putu Gede Antara, hampir menggetarkan gawang. Tapi Ridho yang menyelinap untuk menyundul bola scrimmage, belum mampu mengarahkan bola ke target. Skor masih kacamata, 0-0 untuk kedua tim.
&amp;nbsp;
Babak Kedua
Pelatih Indra Sjafrie coba melakukan sedikit perubahan di lini depan. M. Hargianto dimasukkannya guna menambah daya dobrak garis depan timnas U-19. Hasilnya cukup efektif di mana pada menit ke-54, tembakan Hargianto dari assist Evan Dimas, hampir membuka skor. Tapi sialnya bola masih bisa ditangkap kiper Pra PON Jatim, Achmad Rizki.
&amp;nbsp;
Berharap permainan membaik, timnas U-19 malah tertinggal lebih dulu. Ya, tim Pra PON Jatim mengubah papan skor Gelora Bangkalan, 1-0, setelah bola tandukan Fahmi menghujam jaring gawang Ravi usai memanfaatkan umpan pojok pada menit ke-61.
&amp;nbsp;
Meski begitu, timnas U-19 merespons cepat. Sembilan menit kemudian, kapten Evan Dimas menyamakan skor, 1-1, setelah meneruskan through-pass yang diterimanya dengan sepakan first-time, yang gagal dibendung Rizky.
&amp;nbsp;
Perlahan setelah menyeimbangkan kedudukan, timnas U-19 mulai mengambil alih inisiatif tekanan dan serangan. Menit ke-72, finishing Maldini Pali tepat di hadapan Rizky, kandas setelah kiper Pra PON Jatim itu masih mampu tampil heroik mementahkan.
&amp;nbsp;
Di penghujung laga, tepatnya di menit ke-90+2, Reza Pahlevi punya kans membalikkan kedudukan, usai melakukan rebound dari bola muntah hasil tembakan Maldini. Sayang, penyelesaiannya melambung ke atas mistar. Skor imbang 1-1 ini pun bertahan hingga laga bubar.
&amp;nbsp;
Susunan Pemain
 
Pra PON Jawa Timur: Achmad Rizki, Erik Vaisal, Obeth Choiri, Septian Nugroho, M. Zaenuri, Imam Budi Hernandi/Azizir (84&amp;rsquo;), Dwi Andika Cakra, M. Aisy Budi Pradana, M. Fahmi Al Ayyubi, Riki Hamsyah, Ridho Nurcahyo
&amp;nbsp;
Indonesia U-19: Ravi Murdianto, Putu Gede Antara, M. Fatchurochman, Evan Dimas, Muchlis Hadi Ning/Reza Pahlevi (56&amp;rsquo;), Sahrul Kurniawan, Hansamu Yama, Zulfiandi, Ilham Udin Armaiyn/Maldini Pali (64&amp;rsquo;), Yabes Malaifani, Ichsan Kurniawan/M. Hargianto (46&amp;rsquo;).</description><content:encoded>BANGKALAN &amp;ndash; Melakoni tur ketujuh atau yang pertama di Jawa Timur (Jatim), tim nasional (timnas) Indonesia U-19 nyaris menelan kekalahan perdana. Beruntung, satu gol penyama kedudukan sang kapten Evan Dimas, menyelamatkan mereka dari aib perdana kala meladeni tim Pra PON Jatim.
&amp;nbsp;
Jalannya Pertandingan
 
Babak Pertama
Tempo permainan cepat diperagakan anak-anak asuh Indra Sjafrie di awal-awal interval perdana. Tapi setelah mendapat peluang pertama di menit keenam melalui sundulan Hansamu Yama yang melenceng, Garuda Jaya malah tertekan.
&amp;nbsp;
Tim Pra PON Jatim nyaris membuka keunggulan lebih dulu di menit ke-21, ketika terjadi kemelut di muka gawang timnas U-19. Beruntung, bola liar lebih dulu bisa disergap Ravi Murdianto sebelum dikonversi M. Aisy Budi Pradana.
&amp;nbsp;
Datang lagi situasi one-on-one yang dilancarkan Ridho Nurcahyo, tiga menit berselang. Lagi-lagi Ravi sanggup memenangkan duel bola menjurus datar yang datang deras ke arahnya. Memasuki menit ke-26, giliran Fahmi Al Ayyubi yang bebas merangsek kotak enam belas timnas U-19. Sial, bola tembakan mendatarnya menyamping tipis dari tiang jauh Ravi.
&amp;nbsp;
Menginjak menit ke-33, terjadi lagi situasi berbahaya di lini bertahan timnas U-19. Sebuah kesalahpahaman antara Ravi dengan Putu Gede Antara, hampir menggetarkan gawang. Tapi Ridho yang menyelinap untuk menyundul bola scrimmage, belum mampu mengarahkan bola ke target. Skor masih kacamata, 0-0 untuk kedua tim.
&amp;nbsp;
Babak Kedua
Pelatih Indra Sjafrie coba melakukan sedikit perubahan di lini depan. M. Hargianto dimasukkannya guna menambah daya dobrak garis depan timnas U-19. Hasilnya cukup efektif di mana pada menit ke-54, tembakan Hargianto dari assist Evan Dimas, hampir membuka skor. Tapi sialnya bola masih bisa ditangkap kiper Pra PON Jatim, Achmad Rizki.
&amp;nbsp;
Berharap permainan membaik, timnas U-19 malah tertinggal lebih dulu. Ya, tim Pra PON Jatim mengubah papan skor Gelora Bangkalan, 1-0, setelah bola tandukan Fahmi menghujam jaring gawang Ravi usai memanfaatkan umpan pojok pada menit ke-61.
&amp;nbsp;
Meski begitu, timnas U-19 merespons cepat. Sembilan menit kemudian, kapten Evan Dimas menyamakan skor, 1-1, setelah meneruskan through-pass yang diterimanya dengan sepakan first-time, yang gagal dibendung Rizky.
&amp;nbsp;
Perlahan setelah menyeimbangkan kedudukan, timnas U-19 mulai mengambil alih inisiatif tekanan dan serangan. Menit ke-72, finishing Maldini Pali tepat di hadapan Rizky, kandas setelah kiper Pra PON Jatim itu masih mampu tampil heroik mementahkan.
&amp;nbsp;
Di penghujung laga, tepatnya di menit ke-90+2, Reza Pahlevi punya kans membalikkan kedudukan, usai melakukan rebound dari bola muntah hasil tembakan Maldini. Sayang, penyelesaiannya melambung ke atas mistar. Skor imbang 1-1 ini pun bertahan hingga laga bubar.
&amp;nbsp;
Susunan Pemain
 
Pra PON Jawa Timur: Achmad Rizki, Erik Vaisal, Obeth Choiri, Septian Nugroho, M. Zaenuri, Imam Budi Hernandi/Azizir (84&amp;rsquo;), Dwi Andika Cakra, M. Aisy Budi Pradana, M. Fahmi Al Ayyubi, Riki Hamsyah, Ridho Nurcahyo
&amp;nbsp;
Indonesia U-19: Ravi Murdianto, Putu Gede Antara, M. Fatchurochman, Evan Dimas, Muchlis Hadi Ning/Reza Pahlevi (56&amp;rsquo;), Sahrul Kurniawan, Hansamu Yama, Zulfiandi, Ilham Udin Armaiyn/Maldini Pali (64&amp;rsquo;), Yabes Malaifani, Ichsan Kurniawan/M. Hargianto (46&amp;rsquo;).</content:encoded></item></channel></rss>
