<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kembali Incar Tren Kemenangan</title><description>Tim nasional (timnas) U-19 Indonesia kembali incar jalur kemenangan.  Setelah sebelumnya ditahan PSIS Semarang, 1-1, Jumat lalu, Evan Dimas  dkk pun diminta tampil lebih konsentrasi lagi saat dijamu Persijap  Jepara U-21 di Stadion Bumi Kartini, Jepara, nanti malam.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2014/02/17/51/941792/kembali-incar-tren-kemenangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2014/02/17/51/941792/kembali-incar-tren-kemenangan"/><item><title>Kembali Incar Tren Kemenangan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2014/02/17/51/941792/kembali-incar-tren-kemenangan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2014/02/17/51/941792/kembali-incar-tren-kemenangan</guid><pubDate>Senin 17 Februari 2014 01:22 WIB</pubDate><dc:creator>Decky Irawan Jasri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/02/17/51/941792/7Fm1zxMC3x.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indra Sjafrie. (Foto: Dok.Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/02/17/51/941792/7Fm1zxMC3x.jpg</image><title>Indra Sjafrie. (Foto: Dok.Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash;Tim nasional (timnas) U-19 Indonesia kembali incar jalur kemenangan. Setelah sebelumnya ditahan PSIS Semarang, 1-1, Jumat lalu, Evan Dimas dkk pun diminta tampil lebih konsentrasi lagi saat dijamu Persijap Jepara U-21 di Stadion Bumi Kartini, Jepara, nanti malam.Rekor selalu menang timnas U-19 akhirnya terhenti. Hasil imbang, 1-1, saat dijamu Maesa Jenar, julukan PSIS, sekaligus mematahkan empat kemenangan sebelumnya tim besutan Indra Sjafri. Dijamu Persijap, skuad Garuda Jaya, julukan timnas U-19, siap memperbaiki catatan yang diraihnya.&amp;ldquo;Kemarin lawan PSIS, kami mendapatkan perlawanan yang berbeda dari biasanya. Itu yang kami mau. Saling menyerang dan bertahan, itu bagus untuk menempa para pemain timnas U-19. Kami berharap, hal seperti ini bisa kami dapatkan di laga-laga selanjutnya,&amp;rdquo; ungkap Indra.Apa yang disampaikan Indra tentu berasalan. Apalagi timnas U-19 dibebankan target tinggi di Piala AFC U-19 Myanmar, Oktober 2014. Yaitu, bisa duduk minimal empat besar Asia. Yang berarti pula, satu tiket berlaga diajang Piala Dunia (PD) U-20 di Selandia Baru pada 2015 mendatang.Agar target itu tercapai, lawan-lawan yang mampu menyulitkan skuad Garuda Jaya wajib dihadapi. Karena di Piala Asia U-19 nanti, jawara-jawara Asia seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, Iran, dan China. Bisa dipastikan pula, 16 tim yang lolos keputaran final Piala AFC U-19 juga mempersiapkan diri dengan matang.Laga kontra Persijap sendiri, jadi pertandingan terakhir timnas U-19 di Jawa Tengah. Setelah itu skuad Garuda Jaya akan bergeser ke Jawa Timur, dimana sudah ada empat tim yang sudah menanti. Tur Nusantara timnas U-19 pun akan berakhir di Kalimantan. Tiga tim ISL U-12 sudah menunggu disana.Sementara soal kondisi Jepara selepas meletusnya gunung Kelud, Kamis malam, (13/2), Badan Tim Nasional (BTN) masih melihat laga tersebut akan digelar sesuai jadwal. Akan tetapi, BTN tetap menginstruksikan kepada manajemen timnas U-19 untuk memantau kondisi Jepara.&amp;ldquo;Kami serahkan kepada tim dokter. Kalau dinyatakan oke ya tetap di gelar. Waktu di Semarang (kontra PSIS), dokter tim terus memantau kondisi di lapangan sejak jam 5 sore. Hal itu tentu akan juga dilakukan sebelum bertemu Persijap,&amp;rdquo; tutur Sekertaris BTN, Sefdin Syaifudin.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash;Tim nasional (timnas) U-19 Indonesia kembali incar jalur kemenangan. Setelah sebelumnya ditahan PSIS Semarang, 1-1, Jumat lalu, Evan Dimas dkk pun diminta tampil lebih konsentrasi lagi saat dijamu Persijap Jepara U-21 di Stadion Bumi Kartini, Jepara, nanti malam.Rekor selalu menang timnas U-19 akhirnya terhenti. Hasil imbang, 1-1, saat dijamu Maesa Jenar, julukan PSIS, sekaligus mematahkan empat kemenangan sebelumnya tim besutan Indra Sjafri. Dijamu Persijap, skuad Garuda Jaya, julukan timnas U-19, siap memperbaiki catatan yang diraihnya.&amp;ldquo;Kemarin lawan PSIS, kami mendapatkan perlawanan yang berbeda dari biasanya. Itu yang kami mau. Saling menyerang dan bertahan, itu bagus untuk menempa para pemain timnas U-19. Kami berharap, hal seperti ini bisa kami dapatkan di laga-laga selanjutnya,&amp;rdquo; ungkap Indra.Apa yang disampaikan Indra tentu berasalan. Apalagi timnas U-19 dibebankan target tinggi di Piala AFC U-19 Myanmar, Oktober 2014. Yaitu, bisa duduk minimal empat besar Asia. Yang berarti pula, satu tiket berlaga diajang Piala Dunia (PD) U-20 di Selandia Baru pada 2015 mendatang.Agar target itu tercapai, lawan-lawan yang mampu menyulitkan skuad Garuda Jaya wajib dihadapi. Karena di Piala Asia U-19 nanti, jawara-jawara Asia seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, Iran, dan China. Bisa dipastikan pula, 16 tim yang lolos keputaran final Piala AFC U-19 juga mempersiapkan diri dengan matang.Laga kontra Persijap sendiri, jadi pertandingan terakhir timnas U-19 di Jawa Tengah. Setelah itu skuad Garuda Jaya akan bergeser ke Jawa Timur, dimana sudah ada empat tim yang sudah menanti. Tur Nusantara timnas U-19 pun akan berakhir di Kalimantan. Tiga tim ISL U-12 sudah menunggu disana.Sementara soal kondisi Jepara selepas meletusnya gunung Kelud, Kamis malam, (13/2), Badan Tim Nasional (BTN) masih melihat laga tersebut akan digelar sesuai jadwal. Akan tetapi, BTN tetap menginstruksikan kepada manajemen timnas U-19 untuk memantau kondisi Jepara.&amp;ldquo;Kami serahkan kepada tim dokter. Kalau dinyatakan oke ya tetap di gelar. Waktu di Semarang (kontra PSIS), dokter tim terus memantau kondisi di lapangan sejak jam 5 sore. Hal itu tentu akan juga dilakukan sebelum bertemu Persijap,&amp;rdquo; tutur Sekertaris BTN, Sefdin Syaifudin.</content:encoded></item></channel></rss>
