<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Pemimpin itu Dilahirkan, Bukan Diciptakan&quot;</title><description>Ban kapten Real Madrid memang tak melekat di lengannya, melainkan masih diklaim Iker Casillas dan Sergio Ramos. Tapi jangan sangka sosok pemimpin di tim hanya ada dalam diri keduanya. Pasalnya Xabi Alonso pun dihargai segenap tim sebagai salah satu pemimpin di lapangan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2014/01/01/46/920112/pemimpin-itu-dilahirkan-bukan-diciptakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2014/01/01/46/920112/pemimpin-itu-dilahirkan-bukan-diciptakan"/><item><title>&quot;Pemimpin itu Dilahirkan, Bukan Diciptakan&quot;</title><link>https://bola.okezone.com/read/2014/01/01/46/920112/pemimpin-itu-dilahirkan-bukan-diciptakan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2014/01/01/46/920112/pemimpin-itu-dilahirkan-bukan-diciptakan</guid><pubDate>Rabu 01 Januari 2014 08:08 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/01/01/46/920112/rYBOAFhws9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Xabier &quot;Xabi&quot; Alonso Olano (Kiri) bersama Alvaro Arbeloa Coca (Foto: Realmadrid.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/01/01/46/920112/rYBOAFhws9.jpg</image><title>Xabier &quot;Xabi&quot; Alonso Olano (Kiri) bersama Alvaro Arbeloa Coca (Foto: Realmadrid.com)</title></images><description>MADRID &amp;ndash; Ban kapten Real Madrid memang tak melekat di lengannya, melainkan masih diklaim Iker Casillas dan Sergio Ramos. Tapi jangan sangka sosok pemimpin di tim hanya ada dalam diri keduanya. Pasalnya Xabi Alonso pun dihargai segenap tim sebagai salah satu pemimpin di lapangan.
&amp;nbsp;
Terlepas dari itu jika bicara kepemimpinan, Alonso punya pandangan di mana seorang pemimpin, terutama di lapangan, bukan diciptakan melainkan dilahirkan. Walau begitu, Alonso juga percaya ada segelintir sosok yang dianggap sebagai pemimpin disebabkan situasi tertentu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya rasa, pemimpin itu dilahirkan. Memang benar bahwa respek bisa didapat melalui pengalaman dan prestis dari sebuah kemenangan dengan perjuangan keras. Tapi lebih mudah jadi pemimpin dengan cara yang natural,&amp;rdquo; jelas Alonso.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya percaya bahwa pemimpin itu dilahirkan, bukan dengan sengaja dijadikan pemimpin,&amp;rdquo; tegasnya lagi, seperti dikutip Football-Espana, Rabu (1/1/2014).
&amp;nbsp;
Tapi kendati sudah bisa merebut hati rekan-rekan setim dengan menjadi pemimpin, bukan berarti bisa berlaku tinggi hati atau menganggap dirinya punya status lebih tinggi. Hubungan baik harus tetap tercipta dengan rekan maupun para sahabatnya.
&amp;nbsp;
Bicara sahabat, Alonso juga mengungkapkan bahwa sampai saat ini, dia punya satu dari sekian sahabat yang paling dekat, yakni &amp;Aacute;lvaro Arbeloa yang mulai terjalin, sejak keduanya masih berkarier di Liverpool hingga kini di Santiago Bernab&amp;eacute;u.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya berteman dekat dengan &amp;Aacute;lvaro Arbeloa. Saya selalu berbagi cerita dengan karier sepakbola saya dengannya sejak saat di Liverpool, hingga sekarang di Real Madrid. Kami pun juga berbagi sukses saat bermain untuk (tim nasional) Spanyol,&amp;rdquo; Alonso mengakhiri.</description><content:encoded>MADRID &amp;ndash; Ban kapten Real Madrid memang tak melekat di lengannya, melainkan masih diklaim Iker Casillas dan Sergio Ramos. Tapi jangan sangka sosok pemimpin di tim hanya ada dalam diri keduanya. Pasalnya Xabi Alonso pun dihargai segenap tim sebagai salah satu pemimpin di lapangan.
&amp;nbsp;
Terlepas dari itu jika bicara kepemimpinan, Alonso punya pandangan di mana seorang pemimpin, terutama di lapangan, bukan diciptakan melainkan dilahirkan. Walau begitu, Alonso juga percaya ada segelintir sosok yang dianggap sebagai pemimpin disebabkan situasi tertentu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya rasa, pemimpin itu dilahirkan. Memang benar bahwa respek bisa didapat melalui pengalaman dan prestis dari sebuah kemenangan dengan perjuangan keras. Tapi lebih mudah jadi pemimpin dengan cara yang natural,&amp;rdquo; jelas Alonso.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya percaya bahwa pemimpin itu dilahirkan, bukan dengan sengaja dijadikan pemimpin,&amp;rdquo; tegasnya lagi, seperti dikutip Football-Espana, Rabu (1/1/2014).
&amp;nbsp;
Tapi kendati sudah bisa merebut hati rekan-rekan setim dengan menjadi pemimpin, bukan berarti bisa berlaku tinggi hati atau menganggap dirinya punya status lebih tinggi. Hubungan baik harus tetap tercipta dengan rekan maupun para sahabatnya.
&amp;nbsp;
Bicara sahabat, Alonso juga mengungkapkan bahwa sampai saat ini, dia punya satu dari sekian sahabat yang paling dekat, yakni &amp;Aacute;lvaro Arbeloa yang mulai terjalin, sejak keduanya masih berkarier di Liverpool hingga kini di Santiago Bernab&amp;eacute;u.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya berteman dekat dengan &amp;Aacute;lvaro Arbeloa. Saya selalu berbagi cerita dengan karier sepakbola saya dengannya sejak saat di Liverpool, hingga sekarang di Real Madrid. Kami pun juga berbagi sukses saat bermain untuk (tim nasional) Spanyol,&amp;rdquo; Alonso mengakhiri.</content:encoded></item></channel></rss>
