<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penghabisan Karier Ribery Antara AS atau Arab</title><description>Soal kesolidan dan kekompakan, kebersamaan dua winger Bayern Munich, Franck Rib&amp;eacute;ry dan Arjen Robben tak perlu diragukan lagi. Tapi soal masa depan, Rib&amp;eacute;ry tak punya niat mengikuti hasrat sohibnya itu untuk menutup karier di Allianz Arena.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/12/30/48/919285/penghabisan-karier-ribery-antara-as-atau-arab</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/12/30/48/919285/penghabisan-karier-ribery-antara-as-atau-arab"/><item><title>Penghabisan Karier Ribery Antara AS atau Arab</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/12/30/48/919285/penghabisan-karier-ribery-antara-as-atau-arab</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/12/30/48/919285/penghabisan-karier-ribery-antara-as-atau-arab</guid><pubDate>Senin 30 Desember 2013 16:04 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/12/30/48/919285/0US6MMIcrd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Franck Bilal Ribery (Foto: Amr Abdallah/REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/12/30/48/919285/0US6MMIcrd.jpg</image><title>Franck Bilal Ribery (Foto: Amr Abdallah/REUTERS)</title></images><description>MUNICH &amp;ndash; Soal kesolidan dan kekompakan, kebersamaan dua winger Bayern Munich, Franck Rib&amp;eacute;ry dan Arjen Robben tak perlu diragukan lagi. Tapi soal masa depan, Rib&amp;eacute;ry tak punya niat mengikuti hasrat sohibnya itu untuk menutup karier di Allianz Arena.
&amp;nbsp;
Jika Robben punya keinginan untuk pensiun berseragam Bayern, Rib&amp;eacute;ry ingin gantung sepatu di klub lain. Tapi yang pasti, Bayern akan jadi klub Eropa terakhirnya sampai kontraknya habis empat tahun ke depan.
&amp;nbsp;
Saat menginjak karier senjanya nanti, Rib&amp;eacute;ry ingin mewujudkan keinginan menjajal sepakbola di Amerika Serikat (AS) atau negara-negara Arab, sebelum menutup buku catatan karier profesionalnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kontrak saya akan berakhir saat usia saya 34 tahun dan Bayern, akan jadi tim Eropa terakhir saya. Saya ingin merasakan pengalaman di AS atau negara Arab &amp;ndash; saya ingin sekali punya pengalaman bermain di sana,&amp;rdquo; ungkap Rib&amp;eacute;ry, seperti dinukil DailyMail, Senin (30/12/2013).
&amp;nbsp;
Padahal jika Rib&amp;eacute;ry punya mau, pemain internasional Prancis itu tak kehabisan tawaran untuk bermain di dua kompetisi tenar Eropa lainnya &amp;ndash; La Liga dan Premier League. Tapi keputusannya ini teguh dipertahankan, sekaligus sebagai bentuk dan rasa hormat Rib&amp;eacute;ry pada Bayern.
&amp;nbsp;
Tak dipungkiri bahwa masa-masanya bernaung bersama Die Roten inilah, Rib&amp;eacute;ry mencapai karier emasnya. Performanya terus berkembang, baik saat masih ditukangi Jupp Heynckes maupun Josep &amp;ldquo;Pep&amp;rdquo; Guardiola mulai musim panas lalu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Bayern adalah klub yang memberikan saya kenikmatan bermain dan sekarang, rasanya tetap sama bersama Pep Guardiola. Sejak pertama datang, dia selalu menjaga hubungan dekat dengan para pemain,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sudah enam bulan dia bersama kami dan kami sangat menikmati masa-masa bekerja sama dengannya. Kami sudah menggapai segalanya bersama Jupp Heynckes dan sekarang sudah dua gelar bersama Pep dan raihan gelar-gelar itu penting buat dia guna mendorong kami terus maju dan berkembang,&amp;rdquo; tuntas Rib&amp;eacute;ry.</description><content:encoded>MUNICH &amp;ndash; Soal kesolidan dan kekompakan, kebersamaan dua winger Bayern Munich, Franck Rib&amp;eacute;ry dan Arjen Robben tak perlu diragukan lagi. Tapi soal masa depan, Rib&amp;eacute;ry tak punya niat mengikuti hasrat sohibnya itu untuk menutup karier di Allianz Arena.
&amp;nbsp;
Jika Robben punya keinginan untuk pensiun berseragam Bayern, Rib&amp;eacute;ry ingin gantung sepatu di klub lain. Tapi yang pasti, Bayern akan jadi klub Eropa terakhirnya sampai kontraknya habis empat tahun ke depan.
&amp;nbsp;
Saat menginjak karier senjanya nanti, Rib&amp;eacute;ry ingin mewujudkan keinginan menjajal sepakbola di Amerika Serikat (AS) atau negara-negara Arab, sebelum menutup buku catatan karier profesionalnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kontrak saya akan berakhir saat usia saya 34 tahun dan Bayern, akan jadi tim Eropa terakhir saya. Saya ingin merasakan pengalaman di AS atau negara Arab &amp;ndash; saya ingin sekali punya pengalaman bermain di sana,&amp;rdquo; ungkap Rib&amp;eacute;ry, seperti dinukil DailyMail, Senin (30/12/2013).
&amp;nbsp;
Padahal jika Rib&amp;eacute;ry punya mau, pemain internasional Prancis itu tak kehabisan tawaran untuk bermain di dua kompetisi tenar Eropa lainnya &amp;ndash; La Liga dan Premier League. Tapi keputusannya ini teguh dipertahankan, sekaligus sebagai bentuk dan rasa hormat Rib&amp;eacute;ry pada Bayern.
&amp;nbsp;
Tak dipungkiri bahwa masa-masanya bernaung bersama Die Roten inilah, Rib&amp;eacute;ry mencapai karier emasnya. Performanya terus berkembang, baik saat masih ditukangi Jupp Heynckes maupun Josep &amp;ldquo;Pep&amp;rdquo; Guardiola mulai musim panas lalu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Bayern adalah klub yang memberikan saya kenikmatan bermain dan sekarang, rasanya tetap sama bersama Pep Guardiola. Sejak pertama datang, dia selalu menjaga hubungan dekat dengan para pemain,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sudah enam bulan dia bersama kami dan kami sangat menikmati masa-masa bekerja sama dengannya. Kami sudah menggapai segalanya bersama Jupp Heynckes dan sekarang sudah dua gelar bersama Pep dan raihan gelar-gelar itu penting buat dia guna mendorong kami terus maju dan berkembang,&amp;rdquo; tuntas Rib&amp;eacute;ry.</content:encoded></item></channel></rss>
