<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>De Boer Seperti Lihat Milan Main Drama</title><description>Pelatih Ajax, Frank de Boer, melayangkan kritik atas gaya bermain yang  ditampilkan oleh AC Milan ketika menjamu timnya di San Siro, dini hari  tadi.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/12/12/261/911359/de-boer-seperti-lihat-milan-main-drama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/12/12/261/911359/de-boer-seperti-lihat-milan-main-drama"/><item><title>De Boer Seperti Lihat Milan Main Drama</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/12/12/261/911359/de-boer-seperti-lihat-milan-main-drama</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/12/12/261/911359/de-boer-seperti-lihat-milan-main-drama</guid><pubDate>Kamis 12 Desember 2013 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Fadhlan Oetama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/12/12/261/911359/hYB9X2mwGB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Frank de Boer - pelatih Ajax. (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/12/12/261/911359/hYB9X2mwGB.jpg</image><title>Frank de Boer - pelatih Ajax. (Foto: Ist)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Pelatih Ajax, Frank de Boer, melayangkan kritik atas gaya bermain yang ditampilkan oleh AC Milan ketika menjamu timnya di San Siro, dini hari tadi. De Boer mengaku sangat kecewa harus tersingkir dari Liga Champions usai bermain imbang 0-0 saat berhadapan dengan Rossoneri dalam laga pamungkas babak penyisihan Grup H Liga Champions.
&amp;nbsp;
Dalam laga hidup mati tersebut, kedua tim bermain dengan segala upaya untuk bisa lolos ke babak 16 besar. Akan tetapi nasib sial menimpa Milan ketika pertandingan baru berjalan 22 menit, karena kapten mereka, Riccardo Montolivo, harus diusir keluar lapangan usai tekel kerasnya terhadap Christian Poulsen.
&amp;nbsp;
Kehilangan Montolivo pun membuat Milan tampil bertahan, sementara sang tamu terus menekan di sepanjang pertandingan demi mencuri tiga poin untuk menemani Barcelona. Milan pun sukses menahan gempuran para pemain Ajax hingga akhir pertandingan dan lolos ke babak 16 besar dengan status runner-up.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;UEFA selalu berbicara tentang rasa hormat, akan tetapi ketika ballboys tidak memberikan kami bola di saat kami sedang terburu-buru untuk dapat mencetak gol dan juga beberapa insiden yang terjadi di sepanjang pertandingan, seharusnya mereka memberikan tambahan waktu sekira 20 menit. Namun mereka hanya memberikan kami lima menit perpanjangan waktu dan ini sangat memalukan,&amp;rdquo; ujar De Boer, kepada NOS, Kamis (12/12/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Usai kartu merah yang diterima Montolivo, pertandingan berjalan sangat sulit. Kami harus berusaha keras mencari celah agar dapat mencetak gol. Kami tidak memiliki sedikit keberuntungan di depan gawang meskipun kami berhasil menguasai jalannya pertandingan. Sepakbola negatif berhasil meraih kemenangan hari ini,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
Selain itu, De Boer pun tidak dapat menyembunyikan kekesalannya atas beberapa drama yang ditampilkan oleh pemain Milan di sepanjang laga. Mengenai keunggulan jumlah pemain pun, De Boer juga menyatakan bahwa seharusnya ada lebih dari satu pemain Milan yang diusir keluar lapangan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Milan bermain dengan 10 orang karena kesalahan mereka sendiri. Seharusnya Mario Balotelli juga diusir keluar usai melancarkan tendangan secara sengaja kepada Daley Blind di babak kedua. Akan tetapi wasit membiarkan hal itu dan hanya memberikan kartu kuning,&amp;rdquo; tambah De Boer.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami seperti menjadi penonton di acara teater jika melihat aksi-aksi drama yang ditunjukkan oleh para pemain Milan di sepanjang laga. Akan tetapi, saya tetap bangga dengan kinerja pemain saya hingga akhir pertandingan. Saya pikir kami dua kali lebih baik dari Milan, meskipun kami sangat kecewa harus tersingkir dari turnamen ini,&amp;rdquo; tutup De Boer.</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Pelatih Ajax, Frank de Boer, melayangkan kritik atas gaya bermain yang ditampilkan oleh AC Milan ketika menjamu timnya di San Siro, dini hari tadi. De Boer mengaku sangat kecewa harus tersingkir dari Liga Champions usai bermain imbang 0-0 saat berhadapan dengan Rossoneri dalam laga pamungkas babak penyisihan Grup H Liga Champions.
&amp;nbsp;
Dalam laga hidup mati tersebut, kedua tim bermain dengan segala upaya untuk bisa lolos ke babak 16 besar. Akan tetapi nasib sial menimpa Milan ketika pertandingan baru berjalan 22 menit, karena kapten mereka, Riccardo Montolivo, harus diusir keluar lapangan usai tekel kerasnya terhadap Christian Poulsen.
&amp;nbsp;
Kehilangan Montolivo pun membuat Milan tampil bertahan, sementara sang tamu terus menekan di sepanjang pertandingan demi mencuri tiga poin untuk menemani Barcelona. Milan pun sukses menahan gempuran para pemain Ajax hingga akhir pertandingan dan lolos ke babak 16 besar dengan status runner-up.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;UEFA selalu berbicara tentang rasa hormat, akan tetapi ketika ballboys tidak memberikan kami bola di saat kami sedang terburu-buru untuk dapat mencetak gol dan juga beberapa insiden yang terjadi di sepanjang pertandingan, seharusnya mereka memberikan tambahan waktu sekira 20 menit. Namun mereka hanya memberikan kami lima menit perpanjangan waktu dan ini sangat memalukan,&amp;rdquo; ujar De Boer, kepada NOS, Kamis (12/12/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Usai kartu merah yang diterima Montolivo, pertandingan berjalan sangat sulit. Kami harus berusaha keras mencari celah agar dapat mencetak gol. Kami tidak memiliki sedikit keberuntungan di depan gawang meskipun kami berhasil menguasai jalannya pertandingan. Sepakbola negatif berhasil meraih kemenangan hari ini,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
Selain itu, De Boer pun tidak dapat menyembunyikan kekesalannya atas beberapa drama yang ditampilkan oleh pemain Milan di sepanjang laga. Mengenai keunggulan jumlah pemain pun, De Boer juga menyatakan bahwa seharusnya ada lebih dari satu pemain Milan yang diusir keluar lapangan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Milan bermain dengan 10 orang karena kesalahan mereka sendiri. Seharusnya Mario Balotelli juga diusir keluar usai melancarkan tendangan secara sengaja kepada Daley Blind di babak kedua. Akan tetapi wasit membiarkan hal itu dan hanya memberikan kartu kuning,&amp;rdquo; tambah De Boer.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami seperti menjadi penonton di acara teater jika melihat aksi-aksi drama yang ditunjukkan oleh para pemain Milan di sepanjang laga. Akan tetapi, saya tetap bangga dengan kinerja pemain saya hingga akhir pertandingan. Saya pikir kami dua kali lebih baik dari Milan, meskipun kami sangat kecewa harus tersingkir dari turnamen ini,&amp;rdquo; tutup De Boer.</content:encoded></item></channel></rss>
