<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rambut &quot;Spageti&quot; Jadi Masalah</title><description>Suka atau tidak suka, Cristiano Ronaldo akhirnya menyadari bahwa hal sepele macam gaya rambutnya bisa bikin masalah. Betapa tidak, kegemarannya menata rambut sesuai keinginannya sendiri itu sempat mengundang Presiden FIFA, Sepp Blatter mengejeknya.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/11/17/51/898138/rambut-spageti-jadi-masalah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/11/17/51/898138/rambut-spageti-jadi-masalah"/><item><title>Rambut &quot;Spageti&quot; Jadi Masalah</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/11/17/51/898138/rambut-spageti-jadi-masalah</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/11/17/51/898138/rambut-spageti-jadi-masalah</guid><pubDate>Minggu 17 November 2013 03:01 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/11/17/51/898138/lALPeKDMKS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gaya rambut spageti Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro kala masih membela Manchester United (Foto: ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/11/17/51/898138/lALPeKDMKS.jpg</image><title>Gaya rambut spageti Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro kala masih membela Manchester United (Foto: ist)</title></images><description>LISBON &amp;ndash; Suka atau tidak suka, Cristiano Ronaldo akhirnya menyadari bahwa hal sepele macam gaya rambutnya bisa bikin masalah. Betapa tidak, kegemarannya menata rambut sesuai keinginannya sendiri itu sempat mengundang Presiden FIFA, Sepp Blatter mengejeknya.
&amp;nbsp;
Sebagaimana diketahui sebelumnya, beberapa waktu lalu Blatter yang mendapat pertanyaan tentang perbandingan Lionel Messi dengan Ronaldo terkait ajang penghargaan Ballon d&amp;rsquo;Or di Oxford Union, menyisipkan ledekan terhadap Ronaldo yang berhubungan dengan gaya rambutnya.
&amp;nbsp;
Tanpa ingin bicara tentang Blatter lebih jauh, mega bintang Real Madrid dan tim nasional Portugal itu mengakui bahwa hobinya mengutak-utik gaya rambut sejak usia muda, cenderung jadi topik negatif untuk dibicarakan orang banyak.
&amp;nbsp;
Sejak usia belia, Ronaldo punya bermacam-macam gaya rambut dan mungkin yang paling nyentrik, nampak kala Ronaldo menjalani awal petualangannya bersama Manchester United di mana Ronaldo, sering memamerkan gaya rambut aneh bak spageti dengan selingan warna pirang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tak ingin bicara tentang Blatter &amp;ndash; cerita itu sudah usai. Saya melihat foto-foto saya ketika usia 16 atau 17 tahun dan berkata, &amp;lsquo;Apa yang sudah saya lakukan?&amp;rsquo; Segalanya berawal dari potongan dan warna rambut,&amp;rdquo; tutur Ronaldo.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ketika saya masih di Manchester United, saya punya rambut &amp;lsquo;spageti&amp;rsquo; &amp;ndash; panjang dengan ujung rambut (warna) kuning pirang. Apa yang sudah saya lakukan?&amp;rdquo; sesalnya, sebagaimana disadur Football-Espana, Minggu (17/11/2013).
&amp;nbsp;
Ronaldo yang kembali dinominasikan jadi pemenangan Ballon d&amp;rsquo;Or, sempat mengutarakan akan memboikot ajang yang diprakarsai FIFA tersebut walau salah satu rekan setimnya di Madrid, Sergio Ramos, menilai sudah waktunya Ronaldo yang menjumput gelar tersebut ketimbang Messi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Messi seperti melakukan langkah mundur. Tidak seperti di masa lalu, tapi tahun ini Cristiano menampilkan permainan terbaik. Anda harus memberikan Ballon d&amp;rsquo;Or kepada pemain terbaik saat ini &amp;ndash; tak seharusnya pemenang ditentukan pada keputusan pribadi,&amp;rdquo; timpal Ramos.</description><content:encoded>LISBON &amp;ndash; Suka atau tidak suka, Cristiano Ronaldo akhirnya menyadari bahwa hal sepele macam gaya rambutnya bisa bikin masalah. Betapa tidak, kegemarannya menata rambut sesuai keinginannya sendiri itu sempat mengundang Presiden FIFA, Sepp Blatter mengejeknya.
&amp;nbsp;
Sebagaimana diketahui sebelumnya, beberapa waktu lalu Blatter yang mendapat pertanyaan tentang perbandingan Lionel Messi dengan Ronaldo terkait ajang penghargaan Ballon d&amp;rsquo;Or di Oxford Union, menyisipkan ledekan terhadap Ronaldo yang berhubungan dengan gaya rambutnya.
&amp;nbsp;
Tanpa ingin bicara tentang Blatter lebih jauh, mega bintang Real Madrid dan tim nasional Portugal itu mengakui bahwa hobinya mengutak-utik gaya rambut sejak usia muda, cenderung jadi topik negatif untuk dibicarakan orang banyak.
&amp;nbsp;
Sejak usia belia, Ronaldo punya bermacam-macam gaya rambut dan mungkin yang paling nyentrik, nampak kala Ronaldo menjalani awal petualangannya bersama Manchester United di mana Ronaldo, sering memamerkan gaya rambut aneh bak spageti dengan selingan warna pirang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tak ingin bicara tentang Blatter &amp;ndash; cerita itu sudah usai. Saya melihat foto-foto saya ketika usia 16 atau 17 tahun dan berkata, &amp;lsquo;Apa yang sudah saya lakukan?&amp;rsquo; Segalanya berawal dari potongan dan warna rambut,&amp;rdquo; tutur Ronaldo.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ketika saya masih di Manchester United, saya punya rambut &amp;lsquo;spageti&amp;rsquo; &amp;ndash; panjang dengan ujung rambut (warna) kuning pirang. Apa yang sudah saya lakukan?&amp;rdquo; sesalnya, sebagaimana disadur Football-Espana, Minggu (17/11/2013).
&amp;nbsp;
Ronaldo yang kembali dinominasikan jadi pemenangan Ballon d&amp;rsquo;Or, sempat mengutarakan akan memboikot ajang yang diprakarsai FIFA tersebut walau salah satu rekan setimnya di Madrid, Sergio Ramos, menilai sudah waktunya Ronaldo yang menjumput gelar tersebut ketimbang Messi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Messi seperti melakukan langkah mundur. Tidak seperti di masa lalu, tapi tahun ini Cristiano menampilkan permainan terbaik. Anda harus memberikan Ballon d&amp;rsquo;Or kepada pemain terbaik saat ini &amp;ndash; tak seharusnya pemenang ditentukan pada keputusan pribadi,&amp;rdquo; timpal Ramos.</content:encoded></item></channel></rss>
