<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Tim Memang Belum Sempurna, tapi Insya Allah Menang&quot;</title><description> Tim nasional (timnas) U-19 sama sekali tidak gentar berhadapan  dengan Korea Selatan (Korsel) pada laga pamungkas Grup G Kualifikasi  Piala AFC U-19, nanti malam. Menang yang berarti lolos keputaran final  Piala AFC U-19 Myanmar 2014, menjadi incaran Evan Dimas dkk.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/10/12/51/880607/tim-memang-belum-sempurna-tapi-insya-allah-menang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/10/12/51/880607/tim-memang-belum-sempurna-tapi-insya-allah-menang"/><item><title>&quot;Tim Memang Belum Sempurna, tapi Insya Allah Menang&quot;</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/10/12/51/880607/tim-memang-belum-sempurna-tapi-insya-allah-menang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/10/12/51/880607/tim-memang-belum-sempurna-tapi-insya-allah-menang</guid><pubDate>Sabtu 12 Oktober 2013 02:33 WIB</pubDate><dc:creator>Decky Irawan Jasri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/10/11/51/880607/OlgEqAbMmJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indra Sjafri. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/10/11/51/880607/OlgEqAbMmJ.jpg</image><title>Indra Sjafri. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tim nasional (timnas) U-19 sama sekali tidak gentar berhadapan dengan Korea Selatan (Korsel) pada laga pamungkas Grup G Kualifikasi Piala AFC U-19, nanti malam. Menang yang berarti lolos keputaran final Piala AFC U-19 Myanmar 2014, menjadi incaran Evan Dimas dkk.Berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, partai menentukan siap dilakoni skuad Garuda Jaya, julukan timnas U-19. Sikap optimis ditunjukan nahkoda timnas U-19, Indra Sjafri, walaupun Lim Seunggyeom ddk berstatus juara bertahan Piala AFC U-19 tahun lalu.Indra pun mengakui, laga pamungkas kontra Korsel jadi ujian sesungguhnya bagi tim Garuda Jaya. Walaupun di dua pertandingan sebelumnya di Grup G, timnas U-19 selalu tampil heroik dengan menundukan Laos, 4-0, (8/10), dan kembali mencatatkan kemenangan, 2-0, dari Filipina, (10/10).&amp;ldquo;Memang tim ini belum sempurna dan masih ada kelemahan. Grafik permainan pertama dan kedua akan kami jadikan satu evaluasi untuk pertandingan ketiga kontra Korsel. Tapi InsyaAllah kami akan menang, dan keluar sebagai juara grup,&amp;rdquo; ungkap Indra.Tim besutan Kim Sang Ho, memang jadi favorit utama di Grup G. Fakta itu pun dibuktikan dengan tampil digdaya di dua laga awal Grup. Agregat, 9-1, yang diukir Taeguek Warrior, julukan Korsel, didapat dengan berhasil melibas Filipina empat gol tanpa balas, dan menundukan Laos, 5-1.Belum lagi sejarah mentereng Korsel dikancah Piala AFC U-19. Sejak ajang tersebut diputar pada tahun 1959, Korsel sudah 12 kali menjadi yang terbaik. Prestasi tertinggi yang dicatatkan Korsel diajang Piala AFC U-19 sendiri, terjadi pada periode 1970 sampai 1980-an. Dengan tiga kali keluar sebagai juara secara beruntun (1978, 1980, dan 1982).Indra sendiri tegas menekankan, jika timnas U-19 tetap memiliki peluang besar meumpuhkan Korsel. Apalagi pelatih asal Padang, Sumatra Barat, tersebut, melihat ada grafik menurun dalam dua laga Taeguek Warriors di Grup G. Dan celah itulah yang akan coba dimaksimalkan timnas U-19.&amp;ldquo;Saya melihat statistik permainan mereka (Korsel) di pertandingan kedua, cendrung menurun dari pada di pertandingan pertama. Tapi saya akui, jika belum ada kesimpulan dari kami soal Korsel. Soal bagaimana cara kami menghadapi Korsel, akan kami diskusikan,&amp;rdquo; jelas pelatih berusia 50 tahun tersebut.Indra sendiri memiliki pengalaman sendiri soal Korsel. Saat masih menukangi tim Piala Pelajar 2012, tim besutannya ditekuk Korsel dengan skor tipis, 2-1. Saat itu, gol tim pelajar Indonesia dicetak bomber tim Garuda Jaya yang saat ini memperkuat Persekap Pasuruan, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh.Walau di atas kertas lebih diunggulkan, Korsel tetap melihat timnas U-19 sebagai ancaman. Permainan cepat timnas U-19 terutama dari kedua sektor sayap, akan coba diantisipasi oleh pelatih Korsel. Bagaimana cara meredam kecepatan pemain tim Garuda Jaya, akan jadi fokus antisipasi Korsel.&amp;ldquo;Indonesia memiliki pemain cepat. Tapi kami juga memiliki pemain yang tidak kalah cepat. Dan dalam pertandingan nanti, kami sangat mewaspadai permainan cepat Indonesia. Besok (hari ini), tentu saja akan jadi pertandingan besar bagi kedua tim,&amp;rdquo; papar Kim Sang Ho, selepas menjalani latihan di Lapangan Timnas, Jakarta, kemarin. Perakiraan Susunan Pemain ;Indonesia (4-3-3) :Ravi Murdianto; Muhamad Sahrul Kurniawan, Hansamu Yama Pranata, Muhammad Fatchu Rochman, Putu Gede Juni Antara; Evan Dimas, Zulfiandi, Muhammad Hargianto; Maldini, Ilham Udin Armaiyn, Muchlis Hadi Ning SyaifullohPelatih ; Indra SjafriKorea Selatan (4-4-2) ;Lee Taehui; Pak Mingyu, Lim Seunggyeom, Kim Jeongmin, Hwang Ki Wook; Park Inhyeok, Lee Jeongbin, Hwang Hee Chan, Seol Taesu; Kim Shin, Shim JehyeokPelatih ;Kim Sang HoEmpat Pilar Penting Indonesia vs Korea Selatan :Indonesia :Penjaga Gawang ;Nama ; Ravi MurdiantoKlub ; Perserang SerangStatistik Pertandingan di Grup G ; 2/0 *Keterangan ; Dua kali main belum kebobolanPemain Belakang ;Nama ; Hansamu Yama PranataKlub ; Deportivo Indonesia (Uruguay)Statistik Pertandingan di Grup G ; 2/0Pemain Tengah :Nama : Evan Dimas DarmonoKlub : Persebaya 1927Statistik Pertandingan di Grup G ; 2/1Pemain Depan :Nama : Muchlis Hadi Ning SyaifullohKlub : Persekap PasuruanStatistik Pertandingan di Gruo G ; 2/2Korea Selatan :Penjaga Gawang :Nama : Lee TaehuiStatistik Pertandingan di Grup G : 2/1 *Keterangan dua kali main, satu kali kebobolanPemain Belakang :Nama : Lim SeunggyeomStatistik Pertandingan di Grup G ; &amp;nbsp;2/0Pemain Tengah :Nama : Lee Jong BinStatistik Pertandingan di Grup G ; 2/3Pemain Depan :Nama : Hwang Hee ChanStatistik Pertandingan di Grup G : 2/4</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tim nasional (timnas) U-19 sama sekali tidak gentar berhadapan dengan Korea Selatan (Korsel) pada laga pamungkas Grup G Kualifikasi Piala AFC U-19, nanti malam. Menang yang berarti lolos keputaran final Piala AFC U-19 Myanmar 2014, menjadi incaran Evan Dimas dkk.Berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, partai menentukan siap dilakoni skuad Garuda Jaya, julukan timnas U-19. Sikap optimis ditunjukan nahkoda timnas U-19, Indra Sjafri, walaupun Lim Seunggyeom ddk berstatus juara bertahan Piala AFC U-19 tahun lalu.Indra pun mengakui, laga pamungkas kontra Korsel jadi ujian sesungguhnya bagi tim Garuda Jaya. Walaupun di dua pertandingan sebelumnya di Grup G, timnas U-19 selalu tampil heroik dengan menundukan Laos, 4-0, (8/10), dan kembali mencatatkan kemenangan, 2-0, dari Filipina, (10/10).&amp;ldquo;Memang tim ini belum sempurna dan masih ada kelemahan. Grafik permainan pertama dan kedua akan kami jadikan satu evaluasi untuk pertandingan ketiga kontra Korsel. Tapi InsyaAllah kami akan menang, dan keluar sebagai juara grup,&amp;rdquo; ungkap Indra.Tim besutan Kim Sang Ho, memang jadi favorit utama di Grup G. Fakta itu pun dibuktikan dengan tampil digdaya di dua laga awal Grup. Agregat, 9-1, yang diukir Taeguek Warrior, julukan Korsel, didapat dengan berhasil melibas Filipina empat gol tanpa balas, dan menundukan Laos, 5-1.Belum lagi sejarah mentereng Korsel dikancah Piala AFC U-19. Sejak ajang tersebut diputar pada tahun 1959, Korsel sudah 12 kali menjadi yang terbaik. Prestasi tertinggi yang dicatatkan Korsel diajang Piala AFC U-19 sendiri, terjadi pada periode 1970 sampai 1980-an. Dengan tiga kali keluar sebagai juara secara beruntun (1978, 1980, dan 1982).Indra sendiri tegas menekankan, jika timnas U-19 tetap memiliki peluang besar meumpuhkan Korsel. Apalagi pelatih asal Padang, Sumatra Barat, tersebut, melihat ada grafik menurun dalam dua laga Taeguek Warriors di Grup G. Dan celah itulah yang akan coba dimaksimalkan timnas U-19.&amp;ldquo;Saya melihat statistik permainan mereka (Korsel) di pertandingan kedua, cendrung menurun dari pada di pertandingan pertama. Tapi saya akui, jika belum ada kesimpulan dari kami soal Korsel. Soal bagaimana cara kami menghadapi Korsel, akan kami diskusikan,&amp;rdquo; jelas pelatih berusia 50 tahun tersebut.Indra sendiri memiliki pengalaman sendiri soal Korsel. Saat masih menukangi tim Piala Pelajar 2012, tim besutannya ditekuk Korsel dengan skor tipis, 2-1. Saat itu, gol tim pelajar Indonesia dicetak bomber tim Garuda Jaya yang saat ini memperkuat Persekap Pasuruan, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh.Walau di atas kertas lebih diunggulkan, Korsel tetap melihat timnas U-19 sebagai ancaman. Permainan cepat timnas U-19 terutama dari kedua sektor sayap, akan coba diantisipasi oleh pelatih Korsel. Bagaimana cara meredam kecepatan pemain tim Garuda Jaya, akan jadi fokus antisipasi Korsel.&amp;ldquo;Indonesia memiliki pemain cepat. Tapi kami juga memiliki pemain yang tidak kalah cepat. Dan dalam pertandingan nanti, kami sangat mewaspadai permainan cepat Indonesia. Besok (hari ini), tentu saja akan jadi pertandingan besar bagi kedua tim,&amp;rdquo; papar Kim Sang Ho, selepas menjalani latihan di Lapangan Timnas, Jakarta, kemarin. Perakiraan Susunan Pemain ;Indonesia (4-3-3) :Ravi Murdianto; Muhamad Sahrul Kurniawan, Hansamu Yama Pranata, Muhammad Fatchu Rochman, Putu Gede Juni Antara; Evan Dimas, Zulfiandi, Muhammad Hargianto; Maldini, Ilham Udin Armaiyn, Muchlis Hadi Ning SyaifullohPelatih ; Indra SjafriKorea Selatan (4-4-2) ;Lee Taehui; Pak Mingyu, Lim Seunggyeom, Kim Jeongmin, Hwang Ki Wook; Park Inhyeok, Lee Jeongbin, Hwang Hee Chan, Seol Taesu; Kim Shin, Shim JehyeokPelatih ;Kim Sang HoEmpat Pilar Penting Indonesia vs Korea Selatan :Indonesia :Penjaga Gawang ;Nama ; Ravi MurdiantoKlub ; Perserang SerangStatistik Pertandingan di Grup G ; 2/0 *Keterangan ; Dua kali main belum kebobolanPemain Belakang ;Nama ; Hansamu Yama PranataKlub ; Deportivo Indonesia (Uruguay)Statistik Pertandingan di Grup G ; 2/0Pemain Tengah :Nama : Evan Dimas DarmonoKlub : Persebaya 1927Statistik Pertandingan di Grup G ; 2/1Pemain Depan :Nama : Muchlis Hadi Ning SyaifullohKlub : Persekap PasuruanStatistik Pertandingan di Gruo G ; 2/2Korea Selatan :Penjaga Gawang :Nama : Lee TaehuiStatistik Pertandingan di Grup G : 2/1 *Keterangan dua kali main, satu kali kebobolanPemain Belakang :Nama : Lim SeunggyeomStatistik Pertandingan di Grup G ; &amp;nbsp;2/0Pemain Tengah :Nama : Lee Jong BinStatistik Pertandingan di Grup G ; 2/3Pemain Depan :Nama : Hwang Hee ChanStatistik Pertandingan di Grup G : 2/4</content:encoded></item></channel></rss>
