<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lawan CSKA, Pep Teringat Tragedi 1992</title><description>Rapor awal Pep Guardiola di Bayern Munich terbilang cukup bagus dengan menjuarai Piala Super Eropa dan belum terkalahkan di Bundesliga. Kini, Pep akan mendapat ujian di ajang Liga Champions.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/09/17/261/867398/lawan-cska-pep-teringat-tragedi-1992</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/09/17/261/867398/lawan-cska-pep-teringat-tragedi-1992"/><item><title>Lawan CSKA, Pep Teringat Tragedi 1992</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/09/17/261/867398/lawan-cska-pep-teringat-tragedi-1992</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/09/17/261/867398/lawan-cska-pep-teringat-tragedi-1992</guid><pubDate>Selasa 17 September 2013 16:22 WIB</pubDate><dc:creator>Auzan Julikar Sutedjo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/09/17/261/867398/brco8nmzQM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pep Guardiola waspadai CSKA Moskow yang punya kekuatan fisik ala tim-tim Rusia/Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/09/17/261/867398/brco8nmzQM.jpg</image><title>Pep Guardiola waspadai CSKA Moskow yang punya kekuatan fisik ala tim-tim Rusia/Reuters</title></images><description>MOSKOW &amp;ndash;  Rapor awal Pep Guardiola di Bayern Munich terbilang cukup bagus dengan menjuarai Piala Super Eropa dan belum terkalahkan di Bundesliga. Kini, Pep akan mendapat ujian di ajang Liga Champions.
&amp;nbsp;
Laga perdana Bayern di Grup D akan menghadapi jawara Rusia CSKA Moskow di Allianz Arena, Rabu (18/9/2013) dinihari nanti.
&amp;nbsp;
Bayern yang mampu meraih empat kemenangan dan sekali imbang dari lima laga awal Bundesliga dipastikan belum bisa diperkuat Bastian Schweinsteiger, Thiago Alcantara, Javi Martinez, dan Mario Gotze yang masih cedera.
&amp;nbsp;
Pep enggan menganggap remeh CSKA. Bermaterikan Keisuke Honda, Seydou Doumbia, Sergei Ignasevich, hingga Igor Akinfeev, CSKA dipandang eks entrenador Barcelona tersebut sebagai lawan yang kuat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ketika mengevaluasi calon lawan, saya tak berfokus pada individu, melainkan tim. Yang terpenting ialah bagaimana mereka bermain sebagai tim, bagaimana mereka bertahan,&amp;rdquo; kata Pep Guardiola seperti dikutip situs resmi UEFA.
&amp;nbsp;
Pep lantas mengenang tragedi 21 tahun lalu ketika masih bermain untuk Barca. Barca menyerah 1-2 di kandang CSKA sehingga kalah agregat 3-4.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya ingat pertandingan pada 1992 melawan CSKA. Kami bermain sangat baik tapi tetap saja kalah,&amp;rdquo; tutur Pep.
&amp;nbsp;
Padahal, kala itu Pep bersama Hristo Stoichkov, Michael Laudrup, Ronald Koeman, hingga Andoni Zubizaretta merupakan juara Piala Champions 1992.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kala itu kami tak bisa menemukan cara mengatasi permainan dan serangan balik mereka. Padahal, kami baru saja memenangi Piala Champions semusim sebelumnya,&amp;rdquo; terang Pep.</description><content:encoded>MOSKOW &amp;ndash;  Rapor awal Pep Guardiola di Bayern Munich terbilang cukup bagus dengan menjuarai Piala Super Eropa dan belum terkalahkan di Bundesliga. Kini, Pep akan mendapat ujian di ajang Liga Champions.
&amp;nbsp;
Laga perdana Bayern di Grup D akan menghadapi jawara Rusia CSKA Moskow di Allianz Arena, Rabu (18/9/2013) dinihari nanti.
&amp;nbsp;
Bayern yang mampu meraih empat kemenangan dan sekali imbang dari lima laga awal Bundesliga dipastikan belum bisa diperkuat Bastian Schweinsteiger, Thiago Alcantara, Javi Martinez, dan Mario Gotze yang masih cedera.
&amp;nbsp;
Pep enggan menganggap remeh CSKA. Bermaterikan Keisuke Honda, Seydou Doumbia, Sergei Ignasevich, hingga Igor Akinfeev, CSKA dipandang eks entrenador Barcelona tersebut sebagai lawan yang kuat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ketika mengevaluasi calon lawan, saya tak berfokus pada individu, melainkan tim. Yang terpenting ialah bagaimana mereka bermain sebagai tim, bagaimana mereka bertahan,&amp;rdquo; kata Pep Guardiola seperti dikutip situs resmi UEFA.
&amp;nbsp;
Pep lantas mengenang tragedi 21 tahun lalu ketika masih bermain untuk Barca. Barca menyerah 1-2 di kandang CSKA sehingga kalah agregat 3-4.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya ingat pertandingan pada 1992 melawan CSKA. Kami bermain sangat baik tapi tetap saja kalah,&amp;rdquo; tutur Pep.
&amp;nbsp;
Padahal, kala itu Pep bersama Hristo Stoichkov, Michael Laudrup, Ronald Koeman, hingga Andoni Zubizaretta merupakan juara Piala Champions 1992.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kala itu kami tak bisa menemukan cara mengatasi permainan dan serangan balik mereka. Padahal, kami baru saja memenangi Piala Champions semusim sebelumnya,&amp;rdquo; terang Pep.</content:encoded></item></channel></rss>
