<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Persib Minta Disediakan Rantis</title><description>Khawatir bakal kembali terjadi insiden penyerangan  seperti yang terjadi  pada 22 Juni lalu di Jakarta, kubu Persib Bandung meminta  pengamanan  lebih ketat dari panitia pelaksana pertandingan maupun aparat  keamanan,  jelang laga melawan Persija Jakarta di Stadion  Maguwoharjo, Sleman,  Rabu (28/8/2013).</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/08/28/49/856572/persib-minta-disediakan-rantis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/08/28/49/856572/persib-minta-disediakan-rantis"/><item><title>Persib Minta Disediakan Rantis</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/08/28/49/856572/persib-minta-disediakan-rantis</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/08/28/49/856572/persib-minta-disediakan-rantis</guid><pubDate>Rabu 28 Agustus 2013 01:09 WIB</pubDate><dc:creator>Mohamad Taufik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/28/49/856572/GoUAtWvlIz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo Indonesia Super League (ISL). (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/28/49/856572/GoUAtWvlIz.jpg</image><title>Logo Indonesia Super League (ISL). (Foto: Ist)</title></images><description>BANDUNG - Khawatir bakal kembali terjadi insiden penyerangan  seperti yang terjadi pada 22 Juni lalu di Jakarta, kubu Persib Bandung meminta  pengamanan lebih ketat dari panitia pelaksana pertandingan maupun aparat  keamanan, jelang laga melawan Persija Jakarta di Stadion  Maguwoharjo, Sleman, Rabu (28/8/2013).
&amp;nbsp;
Kekhawatiran kubu Maung Bandung disampaikan  pelatih Djadjang Nurdjaman. Menurutnya laga yang seharusnya digelar di Jakarta,  22 Juni lalu tersebut, kali memiliki potensi terjadinya kericuhan yang lebih  besar.
&amp;nbsp;
Alasannya adalah keputusan pihak panitia pertandingan  yang tetap akan menggelar laga dua klub alumni Perserikatan ini dengan kehadiran  penonton. Meski ada larangan datang kepada Bobotoh untuk datang ke  stadion. Namun hal itu menurut Djanur tak menjamin jika Bobotoh bakal  benar-benar tidak datang ke Sleman.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Yang paling mendasar permintaan kami adalah proses  pengamanan terhadap tim harus lebih ketat dan lebih baik. Mungkin disediakan  rantis (kendaraan taktis) untuk membawa tim dari hotel ke stadion,&amp;rdquo; ungkap  Djanur.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Menurut saya potensi terjadi kericuhan tetap cukup  tinggi. Apalagi pertandingan kali ini kan bakal dilaksanakan dengan  penonton. Jadi proses pengamanannya harus lebih ketat,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;
Laga Persija melawan Persib merupakan laga tunda.  Pertemuan kedua tim seharusnya dilaksanakan di Stadion Gelora Bung Karno, 22  Juni lalu. Namun, karena bus yang mengakut rombongan pemain, ofisial, pelatih  dan manajemen Persib diserang. Kubu Maung Bandung memutuskan untuk tidak  bertanding dan PT. Liga Indonesia menjadwal ulang serta memindahkan tempat laga  ini ke Sleman.</description><content:encoded>BANDUNG - Khawatir bakal kembali terjadi insiden penyerangan  seperti yang terjadi pada 22 Juni lalu di Jakarta, kubu Persib Bandung meminta  pengamanan lebih ketat dari panitia pelaksana pertandingan maupun aparat  keamanan, jelang laga melawan Persija Jakarta di Stadion  Maguwoharjo, Sleman, Rabu (28/8/2013).
&amp;nbsp;
Kekhawatiran kubu Maung Bandung disampaikan  pelatih Djadjang Nurdjaman. Menurutnya laga yang seharusnya digelar di Jakarta,  22 Juni lalu tersebut, kali memiliki potensi terjadinya kericuhan yang lebih  besar.
&amp;nbsp;
Alasannya adalah keputusan pihak panitia pertandingan  yang tetap akan menggelar laga dua klub alumni Perserikatan ini dengan kehadiran  penonton. Meski ada larangan datang kepada Bobotoh untuk datang ke  stadion. Namun hal itu menurut Djanur tak menjamin jika Bobotoh bakal  benar-benar tidak datang ke Sleman.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Yang paling mendasar permintaan kami adalah proses  pengamanan terhadap tim harus lebih ketat dan lebih baik. Mungkin disediakan  rantis (kendaraan taktis) untuk membawa tim dari hotel ke stadion,&amp;rdquo; ungkap  Djanur.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Menurut saya potensi terjadi kericuhan tetap cukup  tinggi. Apalagi pertandingan kali ini kan bakal dilaksanakan dengan  penonton. Jadi proses pengamanannya harus lebih ketat,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;
Laga Persija melawan Persib merupakan laga tunda.  Pertemuan kedua tim seharusnya dilaksanakan di Stadion Gelora Bung Karno, 22  Juni lalu. Namun, karena bus yang mengakut rombongan pemain, ofisial, pelatih  dan manajemen Persib diserang. Kubu Maung Bandung memutuskan untuk tidak  bertanding dan PT. Liga Indonesia menjadwal ulang serta memindahkan tempat laga  ini ke Sleman.</content:encoded></item></channel></rss>
