<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kalah di Bandung, Umuh Minta Maaf</title><description>Kekalahan dari Persiram Raja Ampat di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang,  Kabupaten Bandung, Sabtu (24/8/2013) melahirkan kekecewaan dari  Bobotoh. Diharapkan menang pada laga kandang terakhirnya di Indonesia  Super League (ISL) 2013, Pangeran Biru malah tampil memble dan menyerah  1-2.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/08/26/49/855279/kalah-di-bandung-umuh-minta-maaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/08/26/49/855279/kalah-di-bandung-umuh-minta-maaf"/><item><title>Kalah di Bandung, Umuh Minta Maaf</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/08/26/49/855279/kalah-di-bandung-umuh-minta-maaf</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/08/26/49/855279/kalah-di-bandung-umuh-minta-maaf</guid><pubDate>Senin 26 Agustus 2013 04:21 WIB</pubDate><dc:creator>Gugum Rachmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/26/49/855279/uAFT9c99Bw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur klub Persib, Umuh Muchtar (Foto: SINDO)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/26/49/855279/uAFT9c99Bw.jpg</image><title>Direktur klub Persib, Umuh Muchtar (Foto: SINDO)</title></images><description>BANDUNG - Kekalahan dari Persiram Raja Ampat di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (24/8/2013) melahirkan kekecewaan dari Bobotoh. Diharapkan menang pada laga kandang terakhirnya di Indonesia Super League (ISL) 2013, Pangeran Biru malah tampil memble dan menyerah 1-2.Manajer Umuh Muchtar pun melontarkan permintaan maaf pada semua pendukung Persib. Ekspresi kecewa sekaligus geram memang ditunjukkan Umuh. Bahkan dia mengaku malu dengan hasil buruk di laga kandang pamungkas tersebut. Apalagi, pertandingan terakhir amat ditunggu-tunggu warga Bandung dan Jawa Barat.&amp;ldquo;Sedih, kesal, dan kecewa berat. Saya mohon maaf pada semua pendukung, Bobotoh. Yang tadinya diharapkan menang, ternyata hasilnya telak. Padahal sejak awal saya inginnya yang penting tiga poin, itu sudah cukup, tidak usah banyak gol. Tapi kenyataannya seperti ini,&amp;rdquo; tutur Umuh tampak kecewa.Usai pertandingan kontra Persiram, ada hal berbeda yang dilakukan Persib dibanding laga kandang lainnya. Setelah dipastikan kalah 1-2, seperti biasa pemain, pelatih, official, termasuk Umuh masuk ke ruang ganti. Namun di laga tersebut, sesi evaluasi pascapertandingan berlangsung jauh lebih lama. Sekitar satu jam semua awak Pangeran Biru berada di ruangan tersebut.&amp;ldquo;Saya sempat marah di dalam (ruang ganti). Tapi itu bukan karena benci, saya ingin semuanya ikut memikirkan apa yang menjadi tugas masing-masing. Saya terkejut, babak kedua tahu-tahu tertinggal 0-2. Yang seharusnya tidak perlu masuk, malah jadi gol. Pemain lawan malah seperti bertanding di kandang sendiri,&amp;rdquo; pungkas pengusaha asli Sunda ini.</description><content:encoded>BANDUNG - Kekalahan dari Persiram Raja Ampat di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (24/8/2013) melahirkan kekecewaan dari Bobotoh. Diharapkan menang pada laga kandang terakhirnya di Indonesia Super League (ISL) 2013, Pangeran Biru malah tampil memble dan menyerah 1-2.Manajer Umuh Muchtar pun melontarkan permintaan maaf pada semua pendukung Persib. Ekspresi kecewa sekaligus geram memang ditunjukkan Umuh. Bahkan dia mengaku malu dengan hasil buruk di laga kandang pamungkas tersebut. Apalagi, pertandingan terakhir amat ditunggu-tunggu warga Bandung dan Jawa Barat.&amp;ldquo;Sedih, kesal, dan kecewa berat. Saya mohon maaf pada semua pendukung, Bobotoh. Yang tadinya diharapkan menang, ternyata hasilnya telak. Padahal sejak awal saya inginnya yang penting tiga poin, itu sudah cukup, tidak usah banyak gol. Tapi kenyataannya seperti ini,&amp;rdquo; tutur Umuh tampak kecewa.Usai pertandingan kontra Persiram, ada hal berbeda yang dilakukan Persib dibanding laga kandang lainnya. Setelah dipastikan kalah 1-2, seperti biasa pemain, pelatih, official, termasuk Umuh masuk ke ruang ganti. Namun di laga tersebut, sesi evaluasi pascapertandingan berlangsung jauh lebih lama. Sekitar satu jam semua awak Pangeran Biru berada di ruangan tersebut.&amp;ldquo;Saya sempat marah di dalam (ruang ganti). Tapi itu bukan karena benci, saya ingin semuanya ikut memikirkan apa yang menjadi tugas masing-masing. Saya terkejut, babak kedua tahu-tahu tertinggal 0-2. Yang seharusnya tidak perlu masuk, malah jadi gol. Pemain lawan malah seperti bertanding di kandang sendiri,&amp;rdquo; pungkas pengusaha asli Sunda ini.</content:encoded></item></channel></rss>
