<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Cetak Gol ke Argentina, Itu akan Saya Kenang&quot;</title><description>Ahmad Faizin (42), jadi salah satu pesepakbola Indonesia yang bisa menjebol gawang timnas Argentina. Meski itu dilakukan dalam ajang Homeless World Cup (HWC), hal itu jelas jadi kebanggaan tersendiri.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/08/24/51/854684/cetak-gol-ke-argentina-itu-akan-saya-kenang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/08/24/51/854684/cetak-gol-ke-argentina-itu-akan-saya-kenang"/><item><title>&quot;Cetak Gol ke Argentina, Itu akan Saya Kenang&quot;</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/08/24/51/854684/cetak-gol-ke-argentina-itu-akan-saya-kenang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/08/24/51/854684/cetak-gol-ke-argentina-itu-akan-saya-kenang</guid><pubDate>Sabtu 24 Agustus 2013 06:00 WIB</pubDate><dc:creator>Oris Riswan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/23/51/854684/prYgc3mXm9.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Ahmad Faizin.(foto:ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/23/51/854684/prYgc3mXm9.jpg</image><title> Ahmad Faizin.(foto:ist)</title></images><description>BANDUNG - Ahmad Faizin (42), jadi salah satu pesepakbola Indonesia yang bisa menjebol gawang timnas Argentina. Meski itu dilakukan dalam ajang Homeless World Cup (HWC), hal itu jelas jadi kebanggaan tersendiri.
&amp;nbsp;
Dalam HWC 2013 di Polandia beberapa waktu lalu, Indonesia bertemu Argentina di laga kedua babak penyisihan grup. Menghadapi Argentina, mungkin akan jadi mimpi buruk bagi timnas manapun yang mengikuti HWC.
&amp;nbsp;
Bagaimana tidak, Argentina merupakan salah satu kutub kekuatan sepakbola dunia. Mereka selalu punya talenta pesepakbola hebat yang dikenal dunia.
&amp;nbsp;
Meski hanya berlaga di ajang HWC, nama Argentina tetap jadi salah satu unggulan untuk jadi juara. Tapi pemain Indonesia tidak gentar menghadapi Argentina.
&amp;nbsp;
Indonesia bahkan mampu memberi sengatan lebih dulu. Satu gol pembuka dicetak Faizin. Tapi keunggulan itu tidak bertahan sampai akhir.
&amp;nbsp;
Indonesia justru kalah dari Argentina. Tapi Argentina juga harus susah payah memenangkan pertandingan. Sebab laga berakhir dengan skor 6-6 pada waktu normal. Laga akhirnya dituntaskan lewat adu penalti dan dimenangkan Argentina.
&amp;nbsp;
&quot;Kita mencetak gol pertama ke gawang Argentina. Walaupun akhirnya kalah, gol saya ke Argentina akan saya kenang,&quot; ujar Faizin, Jumat (23/8/2013).
&amp;nbsp;
Meski kalah dari Argentina, Indonesia sempat lolos dari babak penyisihan grup setelah melalui sejumlah laga. Tapi sayang, Indonesia akhirnya hanya mampu menempati posisi delapan di klasemen akhir HWC.
&amp;nbsp;
Soal bermain dalam HWC, khususnya street soccer, Faizin mengaku itu merupakan pengalaman baru. Sebab selama ini ia sudah cukup akrab bermain sepakbola, tapi tidak dengan street soccer.
&amp;nbsp;
Pria 42 tahun ini mengaku sejak kecil punya cita-cita jadi pemain timnas. Bakat dan kemampuan Faizin bahkan sempat membuatnya berkostum Persijap Jepara Junior selama satu setengah musim.
&amp;nbsp;
Tapi cita-cita jadi pesepakbola profesional, bahkan jadi pemain timnas, tidak pernah terwujud. Ia sempat terjerumus dunia gelap. Bahkan akibat pergaulannya, Faizin dinyatakan positif mengidap HIV/AIDS.
&amp;nbsp;
Tapi jadi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) justru malah menjadi 'berkah' baginya. Cita-citanya akhirnya terwujud karena ia jadi salah satu bagian timnas Indonesia dalam HWC.
&amp;nbsp;
&quot;Saya dari kecil ingin jadi pemain nasional, dan ini jadi kenyataan walaupun pemain timnas HWC. Ini pengalaman luar biasa,&quot; tutur pria asal Jawa Tengah itu.
&amp;nbsp;
Faizin mengatakan, proses panjang yang dijalani bersama rekan-rekannya untuk jadi pemain timnas patut dibanggakan. Sebab mereka yang jadi pemain timnas adalah hasil seleksi panjang dan ketat.
&amp;nbsp;
Bahkan setelah lolos seleksi, para pemain mendapat gemblengan dari Wanadri di alam terbuka. Hasilnya timnas menjadi kompak. Tak hanya itu, Faizin mengaku kini punya teman dan saudara baru.
&amp;nbsp;
Setelah kembali ke kampung halamannya, Faizin ingin memiliki hidup yang lebih baik. Ia ingin jadi motivator bagi teman-temannya yang masih kecanduan narkoba, termasuk ODHA, agar bisa jadi orang yang berguna dan berprestasi.
&amp;nbsp;
Salah satu sarana yang akan digunakan untuk memotivasi rekan-rekannya adalah melalui sepakbola. &quot;Saya akan mengembangkan street soccer di Jawa Tengah,&quot; tandas Faizin.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>BANDUNG - Ahmad Faizin (42), jadi salah satu pesepakbola Indonesia yang bisa menjebol gawang timnas Argentina. Meski itu dilakukan dalam ajang Homeless World Cup (HWC), hal itu jelas jadi kebanggaan tersendiri.
&amp;nbsp;
Dalam HWC 2013 di Polandia beberapa waktu lalu, Indonesia bertemu Argentina di laga kedua babak penyisihan grup. Menghadapi Argentina, mungkin akan jadi mimpi buruk bagi timnas manapun yang mengikuti HWC.
&amp;nbsp;
Bagaimana tidak, Argentina merupakan salah satu kutub kekuatan sepakbola dunia. Mereka selalu punya talenta pesepakbola hebat yang dikenal dunia.
&amp;nbsp;
Meski hanya berlaga di ajang HWC, nama Argentina tetap jadi salah satu unggulan untuk jadi juara. Tapi pemain Indonesia tidak gentar menghadapi Argentina.
&amp;nbsp;
Indonesia bahkan mampu memberi sengatan lebih dulu. Satu gol pembuka dicetak Faizin. Tapi keunggulan itu tidak bertahan sampai akhir.
&amp;nbsp;
Indonesia justru kalah dari Argentina. Tapi Argentina juga harus susah payah memenangkan pertandingan. Sebab laga berakhir dengan skor 6-6 pada waktu normal. Laga akhirnya dituntaskan lewat adu penalti dan dimenangkan Argentina.
&amp;nbsp;
&quot;Kita mencetak gol pertama ke gawang Argentina. Walaupun akhirnya kalah, gol saya ke Argentina akan saya kenang,&quot; ujar Faizin, Jumat (23/8/2013).
&amp;nbsp;
Meski kalah dari Argentina, Indonesia sempat lolos dari babak penyisihan grup setelah melalui sejumlah laga. Tapi sayang, Indonesia akhirnya hanya mampu menempati posisi delapan di klasemen akhir HWC.
&amp;nbsp;
Soal bermain dalam HWC, khususnya street soccer, Faizin mengaku itu merupakan pengalaman baru. Sebab selama ini ia sudah cukup akrab bermain sepakbola, tapi tidak dengan street soccer.
&amp;nbsp;
Pria 42 tahun ini mengaku sejak kecil punya cita-cita jadi pemain timnas. Bakat dan kemampuan Faizin bahkan sempat membuatnya berkostum Persijap Jepara Junior selama satu setengah musim.
&amp;nbsp;
Tapi cita-cita jadi pesepakbola profesional, bahkan jadi pemain timnas, tidak pernah terwujud. Ia sempat terjerumus dunia gelap. Bahkan akibat pergaulannya, Faizin dinyatakan positif mengidap HIV/AIDS.
&amp;nbsp;
Tapi jadi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) justru malah menjadi 'berkah' baginya. Cita-citanya akhirnya terwujud karena ia jadi salah satu bagian timnas Indonesia dalam HWC.
&amp;nbsp;
&quot;Saya dari kecil ingin jadi pemain nasional, dan ini jadi kenyataan walaupun pemain timnas HWC. Ini pengalaman luar biasa,&quot; tutur pria asal Jawa Tengah itu.
&amp;nbsp;
Faizin mengatakan, proses panjang yang dijalani bersama rekan-rekannya untuk jadi pemain timnas patut dibanggakan. Sebab mereka yang jadi pemain timnas adalah hasil seleksi panjang dan ketat.
&amp;nbsp;
Bahkan setelah lolos seleksi, para pemain mendapat gemblengan dari Wanadri di alam terbuka. Hasilnya timnas menjadi kompak. Tak hanya itu, Faizin mengaku kini punya teman dan saudara baru.
&amp;nbsp;
Setelah kembali ke kampung halamannya, Faizin ingin memiliki hidup yang lebih baik. Ia ingin jadi motivator bagi teman-temannya yang masih kecanduan narkoba, termasuk ODHA, agar bisa jadi orang yang berguna dan berprestasi.
&amp;nbsp;
Salah satu sarana yang akan digunakan untuk memotivasi rekan-rekannya adalah melalui sepakbola. &quot;Saya akan mengembangkan street soccer di Jawa Tengah,&quot; tandas Faizin.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
