<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petkovic Sayangkan Gol Kedua Juve</title><description>Lazio gagal meraih trofi Supercoppa Italiana , usai ditundukkan juara  bertahan Serie A, Juventus dengan skor telak 0-4. Pelatih Lazio,  Vladimir Petkovic mengatakan kalau Biancocelesti sebenarnya mampu mengimbangi permainan Juve, namun semuanya buyar setelah terciptanya gol kedua.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/08/19/47/851523/petkovic-sayangkan-gol-kedua-juve</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/08/19/47/851523/petkovic-sayangkan-gol-kedua-juve"/><item><title>Petkovic Sayangkan Gol Kedua Juve</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/08/19/47/851523/petkovic-sayangkan-gol-kedua-juve</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/08/19/47/851523/petkovic-sayangkan-gol-kedua-juve</guid><pubDate>Senin 19 Agustus 2013 08:23 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/19/47/851523/p6fWL7r0sk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vladimir Petkovic. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/19/47/851523/p6fWL7r0sk.jpg</image><title>Vladimir Petkovic. (Foto: Reuters)</title></images><description>ROMA - Lazio gagal meraih trofi Supercoppa Italiana , usai ditundukkan juara bertahan Serie A, Juventus dengan skor telak 0-4. Pelatih Lazio, Vladimir Petkovic mengatakan kalau Biancocelesti sebenarnya mampu mengimbangi permainan Juve, namun semuanya buyar setelah terciptanya gol kedua.
&amp;nbsp;
Lazio sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya di depan gawang Juve. Namun, pada awal babak kedua, mereka lengah hingga akhirnya kebobolan tiga gol hanya dalam rentang waktu enam menit, dan meruntuhkan mental tim juara Coppa Italia 2012/13 lalu tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami melepaskan diri dari gol kedua (Juventus) yang sebenarnya bisa dihindari dan semestinya tetap dalam bentuk permainan yang kami persiapkan sebelum laga, tapi kami na&amp;iuml;f,&amp;rdquo; ujar Petkovic kepada Rai Sport, seperti&amp;nbsp; dilansir Football-Italia, Minggu (18/8/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Itu merupakan keruntuhan psikologis dan kemudian kami malah kemasukan dua gol lagi dengan cepat. Juve tak mampu berbuat banyak sampai terjadinya gol kedua. Kami kemasukan gol yang berawal dari freekick dan semestinya bisa dihindari, sementara Juventus pintar. Mereka pantas mendapat kredit untuk itu,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
Petkovic juga mengatakan kalau salah satu penyebab kekalahan timnya adalah terlampau percaya diri. &amp;ldquo;Jelas kami harus tetap membumi. Kami mencoba melakukan itu setelah memenangi final Coppa Italia dan harus melakukannya lagi sekarang. Mungkin kami terlalu percaya diri melawan Juve yang hebat saat kami tak dalam kondisi 100 persen fit,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>ROMA - Lazio gagal meraih trofi Supercoppa Italiana , usai ditundukkan juara bertahan Serie A, Juventus dengan skor telak 0-4. Pelatih Lazio, Vladimir Petkovic mengatakan kalau Biancocelesti sebenarnya mampu mengimbangi permainan Juve, namun semuanya buyar setelah terciptanya gol kedua.
&amp;nbsp;
Lazio sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya di depan gawang Juve. Namun, pada awal babak kedua, mereka lengah hingga akhirnya kebobolan tiga gol hanya dalam rentang waktu enam menit, dan meruntuhkan mental tim juara Coppa Italia 2012/13 lalu tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami melepaskan diri dari gol kedua (Juventus) yang sebenarnya bisa dihindari dan semestinya tetap dalam bentuk permainan yang kami persiapkan sebelum laga, tapi kami na&amp;iuml;f,&amp;rdquo; ujar Petkovic kepada Rai Sport, seperti&amp;nbsp; dilansir Football-Italia, Minggu (18/8/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Itu merupakan keruntuhan psikologis dan kemudian kami malah kemasukan dua gol lagi dengan cepat. Juve tak mampu berbuat banyak sampai terjadinya gol kedua. Kami kemasukan gol yang berawal dari freekick dan semestinya bisa dihindari, sementara Juventus pintar. Mereka pantas mendapat kredit untuk itu,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
Petkovic juga mengatakan kalau salah satu penyebab kekalahan timnya adalah terlampau percaya diri. &amp;ldquo;Jelas kami harus tetap membumi. Kami mencoba melakukan itu setelah memenangi final Coppa Italia dan harus melakukannya lagi sekarang. Mungkin kami terlalu percaya diri melawan Juve yang hebat saat kami tak dalam kondisi 100 persen fit,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
