<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pep: Dalam Sepakbola, Trofi Bukan yang Terpenting</title><description>Di laga pramusim, Bayern Munich telah menggondol dua trofi, yakni  Telekom Cup dan Audi Cup. Namun hal ini tidak terlalu membuat Josep  Guardiola senang, karena baginya, sebuah trofi bukanlah pencapaian  tertinggi seorang pelatih.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/08/02/48/846624/pep-dalam-sepakbola-trofi-bukan-yang-terpenting</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/08/02/48/846624/pep-dalam-sepakbola-trofi-bukan-yang-terpenting"/><item><title>Pep: Dalam Sepakbola, Trofi Bukan yang Terpenting</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/08/02/48/846624/pep-dalam-sepakbola-trofi-bukan-yang-terpenting</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/08/02/48/846624/pep-dalam-sepakbola-trofi-bukan-yang-terpenting</guid><pubDate>Jum'at 02 Agustus 2013 23:01 WIB</pubDate><dc:creator>Anang Fajar Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/02/48/846624/8aXuSbS7Ja.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Josep 'Pep' Guardiola - Pelatih Bayern Munich (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/02/48/846624/8aXuSbS7Ja.jpg</image><title>Josep 'Pep' Guardiola - Pelatih Bayern Munich (Foto: Reuters)</title></images><description>MUNICH &amp;ndash; Di laga pramusim, Bayern Munich telah menggondol dua trofi, yakni Telekom Cup dan Audi Cup. Namun hal ini tidak terlalu membuat Josep Guardiola senang, karena baginya, sebuah trofi bukanlah pencapaian tertinggi seorang pelatih.
&amp;nbsp;
Sebagai seorang pelatih, sudah banyak trofi yang dipersembahkan pelatih bernama lengkap Josep Guardiola i Sala ini sejak melatih Barcelona.
&amp;nbsp;
Dahulu, bersama Azulgrana, dia sukses menyabet tiga gelar La Liga, dua Copa Del Rey, tiga Supercopa, dua UEFA Champions League, dua UEFA Super Cup dan dua trifo FIFA ClubWorld Cup. Raihan tersebut bisa dibilang spektakuler mengingat usia Pep masih sangat muda
&amp;nbsp;
Lalu apa yang membuatnya sebagai seorang pelatih merasa sukses? &amp;ldquo;Memenangkan sebuah trofi tentu sangat menyenangkan, namun itu bukanlah akhir seorang pelatih dalam sepakbola,&amp;rdquo; kata Pep, dilansir Goal, Jumat (2/8/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Yang terpenting adalah ketika seorang pemain mendatangi Anda dan berkata, &amp;lsquo;pelatih, Anda telah banyak membantu saya menjadi pemain hebat. Saya banyak belajar dari Anda&amp;rsquo;. Itulah yang membuat saya bahagia,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;nbsp;
Tak hanya mempersembahkan banyak gelar bagi klub, penghargaan individu juga kerap diterima Pep berkat kehebatan meramu sebuah tim, diantaranya pelatih terbaik versi IFFHS (2009, 2011), Penghargaan Don Balon (2009, 2010, 2011), Penghargaan Onze d'Or (2009, 2011), Tropi Miguel Mu&amp;ntilde;oz (2008/09, 2009/10), Pelatih Terbaik versi majalah World Soccer (2009, 2011), Pelatih Terbaik versi UEFA (2008/09, 2010/11), Pelatih Terbaik La Liga (2009, 2010, 2011), Pelatih Terbaik Catalan: 2009, dan Pelatih terbaik FIFA tahun 2011.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Dapatkan Info sepakbola terlengkap dengan follow @bola_okezone</description><content:encoded>MUNICH &amp;ndash; Di laga pramusim, Bayern Munich telah menggondol dua trofi, yakni Telekom Cup dan Audi Cup. Namun hal ini tidak terlalu membuat Josep Guardiola senang, karena baginya, sebuah trofi bukanlah pencapaian tertinggi seorang pelatih.
&amp;nbsp;
Sebagai seorang pelatih, sudah banyak trofi yang dipersembahkan pelatih bernama lengkap Josep Guardiola i Sala ini sejak melatih Barcelona.
&amp;nbsp;
Dahulu, bersama Azulgrana, dia sukses menyabet tiga gelar La Liga, dua Copa Del Rey, tiga Supercopa, dua UEFA Champions League, dua UEFA Super Cup dan dua trifo FIFA ClubWorld Cup. Raihan tersebut bisa dibilang spektakuler mengingat usia Pep masih sangat muda
&amp;nbsp;
Lalu apa yang membuatnya sebagai seorang pelatih merasa sukses? &amp;ldquo;Memenangkan sebuah trofi tentu sangat menyenangkan, namun itu bukanlah akhir seorang pelatih dalam sepakbola,&amp;rdquo; kata Pep, dilansir Goal, Jumat (2/8/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Yang terpenting adalah ketika seorang pemain mendatangi Anda dan berkata, &amp;lsquo;pelatih, Anda telah banyak membantu saya menjadi pemain hebat. Saya banyak belajar dari Anda&amp;rsquo;. Itulah yang membuat saya bahagia,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;nbsp;
Tak hanya mempersembahkan banyak gelar bagi klub, penghargaan individu juga kerap diterima Pep berkat kehebatan meramu sebuah tim, diantaranya pelatih terbaik versi IFFHS (2009, 2011), Penghargaan Don Balon (2009, 2010, 2011), Penghargaan Onze d'Or (2009, 2011), Tropi Miguel Mu&amp;ntilde;oz (2008/09, 2009/10), Pelatih Terbaik versi majalah World Soccer (2009, 2011), Pelatih Terbaik versi UEFA (2008/09, 2010/11), Pelatih Terbaik La Liga (2009, 2010, 2011), Pelatih Terbaik Catalan: 2009, dan Pelatih terbaik FIFA tahun 2011.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Dapatkan Info sepakbola terlengkap dengan follow @bola_okezone</content:encoded></item></channel></rss>
