<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Tunggakan Gaji Pemain PSMS, PT. Liga Tolak Bertanggung Jawab</title><description>CEO PT. Liga Indonesia, Djoko Driyono menganggap persoalan tunggakan  pemain PSMS Medan adalah persoalan biasa. Dia pun mengungkapkan PT. Liga  bukanlah pihak yang harus bertanggungjawab terhadap permasalahan  tersebut.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/06/20/49/825129/soal-tunggakan-gaji-pemain-psms-pt--liga-tolak-bertanggung-jawab</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/06/20/49/825129/soal-tunggakan-gaji-pemain-psms-pt--liga-tolak-bertanggung-jawab"/><item><title>Soal Tunggakan Gaji Pemain PSMS, PT. Liga Tolak Bertanggung Jawab</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/06/20/49/825129/soal-tunggakan-gaji-pemain-psms-pt--liga-tolak-bertanggung-jawab</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/06/20/49/825129/soal-tunggakan-gaji-pemain-psms-pt--liga-tolak-bertanggung-jawab</guid><pubDate>Kamis 20 Juni 2013 18:53 WIB</pubDate><dc:creator>Anang Fajar Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/20/49/825129/XOhuG5x9BP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para pemain PSMS saat melakukan demo di depan kantor PSSI untuk meminta bantuan terkait pelunasan gaji selama 10 bulan (Foto: Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/20/49/825129/XOhuG5x9BP.jpg</image><title>Para pemain PSMS saat melakukan demo di depan kantor PSSI untuk meminta bantuan terkait pelunasan gaji selama 10 bulan (Foto: Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - CEO PT. Liga Indonesia, Djoko Driyono menganggap persoalan tunggakan pemain PSMS Medan adalah persoalan biasa. Dia pun mengungkapkan PT. Liga bukanlah pihak yang harus bertanggungjawab terhadap permasalahan tersebut.&quot;Biasa saja, sama dengan permasalahan pemain yang lain. Ini adalah masalah klub dengan pemainnya. Kalau buruh ada masalah sama perusahaan bukan kewajiban presiden dan gubernur untuk menyelesaikannya,&quot; ujar Djoko saat ditemui di kantor PSSI, Kamis (20/6/2013).Menurut Djoko, PT Liga dalam permasalahan itu hanya bertindak sebagai mediator. Kendati demikian, Djoko mengaku telah menerima masukan dari para pemain PSMS dan akan mengagendakan pertemuan besok.&quot;Saya sudah terima masukan dari teman-teman PSMS dan besok akan ketemu untuk menindaklanjuti itu. Saya juga sudah bertemu dengan perwakilan klub PSMS selepas Kongres kemarin. Dari Liga, kita meminta agar PSMS memberi proposal penyelesaian gaji itu,&quot; tambahnya.Dia menambahkan, PT Liga sebetulnya berharap, klub-klub peserta dapat hidup dengan pula membayar pemain. Sementara itu, terkait himbauan Menpora, Roy Suryo agar PSSI menindaktegas klub yang menunggak, Djoko meminta agar himbauan tersebut tidak dikaitkan dengan masalah ini.&quot;Tidak ada kaitannya dengan himbauan Menpora soal PSSI harus tindak tegas. Tetapi permasalahan ini&amp;nbsp; harus dikelola dengan hati-hati. Kita tunggu proses berjalan,&quot; tutupnya.Seperti diketahui, 11 pemain PSMS Medan terpaksa menggelandang di Jakarta untuk menutut 10 bulan gaji yang belum dibayar pihak manajemen. Para pemain itu bahkan sempat menggelandang karena tidak tahu tempat singgah di Jakarta.</description><content:encoded>JAKARTA - CEO PT. Liga Indonesia, Djoko Driyono menganggap persoalan tunggakan pemain PSMS Medan adalah persoalan biasa. Dia pun mengungkapkan PT. Liga bukanlah pihak yang harus bertanggungjawab terhadap permasalahan tersebut.&quot;Biasa saja, sama dengan permasalahan pemain yang lain. Ini adalah masalah klub dengan pemainnya. Kalau buruh ada masalah sama perusahaan bukan kewajiban presiden dan gubernur untuk menyelesaikannya,&quot; ujar Djoko saat ditemui di kantor PSSI, Kamis (20/6/2013).Menurut Djoko, PT Liga dalam permasalahan itu hanya bertindak sebagai mediator. Kendati demikian, Djoko mengaku telah menerima masukan dari para pemain PSMS dan akan mengagendakan pertemuan besok.&quot;Saya sudah terima masukan dari teman-teman PSMS dan besok akan ketemu untuk menindaklanjuti itu. Saya juga sudah bertemu dengan perwakilan klub PSMS selepas Kongres kemarin. Dari Liga, kita meminta agar PSMS memberi proposal penyelesaian gaji itu,&quot; tambahnya.Dia menambahkan, PT Liga sebetulnya berharap, klub-klub peserta dapat hidup dengan pula membayar pemain. Sementara itu, terkait himbauan Menpora, Roy Suryo agar PSSI menindaktegas klub yang menunggak, Djoko meminta agar himbauan tersebut tidak dikaitkan dengan masalah ini.&quot;Tidak ada kaitannya dengan himbauan Menpora soal PSSI harus tindak tegas. Tetapi permasalahan ini&amp;nbsp; harus dikelola dengan hati-hati. Kita tunggu proses berjalan,&quot; tutupnya.Seperti diketahui, 11 pemain PSMS Medan terpaksa menggelandang di Jakarta untuk menutut 10 bulan gaji yang belum dibayar pihak manajemen. Para pemain itu bahkan sempat menggelandang karena tidak tahu tempat singgah di Jakarta.</content:encoded></item></channel></rss>
