<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Legenda Jerman Larang Heynckes Gabung Madrid </title><description>Jupp Heynckes dapat mengakhiri karier pelatihannya dengan rasa bangga. Pasalnya, pria kelahiran M&amp;ouml;nchengladbach, Jerman 68 silam itu sukses mempersembahkan treble untuk Bayern Munich musim 2012-13.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/06/04/51/817217/legenda-jerman-larang-heynckes-gabung-madrid</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/06/04/51/817217/legenda-jerman-larang-heynckes-gabung-madrid"/><item><title>Legenda Jerman Larang Heynckes Gabung Madrid </title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/06/04/51/817217/legenda-jerman-larang-heynckes-gabung-madrid</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/06/04/51/817217/legenda-jerman-larang-heynckes-gabung-madrid</guid><pubDate>Selasa 04 Juni 2013 13:54 WIB</pubDate><dc:creator>Rintani Mundari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/04/51/817217/DNL9MWF0hd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jupp Heynckes. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/04/51/817217/DNL9MWF0hd.jpg</image><title>Jupp Heynckes. (Foto: Reuters)</title></images><description>MUNICH &amp;ndash; Jupp Heynckes dapat mengakhiri karier pelatihannya dengan rasa bangga. Pasalnya, pria kelahiran M&amp;ouml;nchengladbach, Jerman 68 silam itu sukses mempersembahkan treble untuk Bayern Munich musim 2012-13.
&amp;nbsp;
Namun, tampaknya Heynckes akan berpikir ulang akan keputusannya beberapa waktu lalu, mengingat jawara La Liga musim lalu, Real Madrid berencana meminangnya guna mengisi tempat yang ditinggalkan Jose Mourinho ke Chelsea.
&amp;nbsp;
Heynckes bukanlah satu-satunya kandidat pelatih Los Blancos, masih ada dua nama lain, yaitu: pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Carlo Ancelotti dan terbaru pelatih Tottenham Hotspur, Andre Villas-Boas yang juga menjadi incaran Madrid.
&amp;nbsp;
Namun, bek legendaris tim nasional Jerman, Franz Beckenbauer buru-buru menyarankan kompatriotnya itu untuk tidak bergabung kembali dengan Madrid. Sebagai catatan bahwa Heynckes sebelumnya juga pernah menukangi Madrid selama semusim (1997&amp;ndash;1998).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya akan menasihatinya untuk tidak bergabung ke Real (Madrid). Dia tidak boleh melakukan hal itu. Dengan treble yang berhasil diraihnya dia telah memberikan perpisahan yang sempurna,&amp;rdquo; tutur Beckenbauer, seperti dilansir Inside Football, Selasa (4/6/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Apabila dia mengubah pikirannya, tidak jadi pensiun, akan lebih baik baginya untuk melihat jabatan lain, seperti melatih tim nasional atau menjadi direktur olahraga di sebuah klub,&amp;rdquo; tandas pria berjuluk Sang Kaisar.
&amp;nbsp; Follow @bola_okezone untuk mendapatkan info seputar sepakbola</description><content:encoded>MUNICH &amp;ndash; Jupp Heynckes dapat mengakhiri karier pelatihannya dengan rasa bangga. Pasalnya, pria kelahiran M&amp;ouml;nchengladbach, Jerman 68 silam itu sukses mempersembahkan treble untuk Bayern Munich musim 2012-13.
&amp;nbsp;
Namun, tampaknya Heynckes akan berpikir ulang akan keputusannya beberapa waktu lalu, mengingat jawara La Liga musim lalu, Real Madrid berencana meminangnya guna mengisi tempat yang ditinggalkan Jose Mourinho ke Chelsea.
&amp;nbsp;
Heynckes bukanlah satu-satunya kandidat pelatih Los Blancos, masih ada dua nama lain, yaitu: pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Carlo Ancelotti dan terbaru pelatih Tottenham Hotspur, Andre Villas-Boas yang juga menjadi incaran Madrid.
&amp;nbsp;
Namun, bek legendaris tim nasional Jerman, Franz Beckenbauer buru-buru menyarankan kompatriotnya itu untuk tidak bergabung kembali dengan Madrid. Sebagai catatan bahwa Heynckes sebelumnya juga pernah menukangi Madrid selama semusim (1997&amp;ndash;1998).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya akan menasihatinya untuk tidak bergabung ke Real (Madrid). Dia tidak boleh melakukan hal itu. Dengan treble yang berhasil diraihnya dia telah memberikan perpisahan yang sempurna,&amp;rdquo; tutur Beckenbauer, seperti dilansir Inside Football, Selasa (4/6/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Apabila dia mengubah pikirannya, tidak jadi pensiun, akan lebih baik baginya untuk melihat jabatan lain, seperti melatih tim nasional atau menjadi direktur olahraga di sebuah klub,&amp;rdquo; tandas pria berjuluk Sang Kaisar.
&amp;nbsp; Follow @bola_okezone untuk mendapatkan info seputar sepakbola</content:encoded></item></channel></rss>
