<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mulai 2015/16, Juara Liga Europa ke Liga Champions </title><description>UEFA akhirnya resmi memutuskan juara Liga Europa mulai musim 2015/2016 mendatang memperoleh tiket tampil fase grup Liga Champions.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/05/25/261/812435/mulai-2015-16-juara-liga-europa-ke-liga-champions</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/05/25/261/812435/mulai-2015-16-juara-liga-europa-ke-liga-champions"/><item><title>Mulai 2015/16, Juara Liga Europa ke Liga Champions </title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/05/25/261/812435/mulai-2015-16-juara-liga-europa-ke-liga-champions</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/05/25/261/812435/mulai-2015-16-juara-liga-europa-ke-liga-champions</guid><pubDate>Sabtu 25 Mei 2013 02:36 WIB</pubDate><dc:creator>Auzan Julikar Sutedjo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/25/261/812435/6ej9Zbt0f1.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/25/261/812435/6ej9Zbt0f1.jpg</image><title></title></images><description>LONDON &amp;ndash; UEFA akhirnya resmi memutuskan juara Liga Europa mulai musim 2015/2016 mendatang memperoleh tiket tampil fase grup Liga Champions.
&amp;nbsp;
Keputusan itu diambil dalam rapat Komite Eksekutif UEFA di London, Jumat (24/5) kemarin.
&amp;nbsp;
Yang menarik, jika sang juara Liga Europa juga lolos ke Liga Champions lewat kompetisi domestik, maka tiket ke kompetisi paling bergengsi itu dinyatakan gugur dan tak berlaku bagi runner-up Liga Europa.
&amp;nbsp;
Selain itu, peraturan ini membuka peluang salah satu dari La Liga, Premier League, dan Bundesliga diwakili lima tim pada ajang Liga Champions.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya sudah memikirkan ini sejak lama. Senang rasanya bisa meningkatkan gengsi Europa League,&amp;rdquo; kata Presiden UEFA Michel Platini. &amp;ldquo;Final Liga Europa tahun ini antara Chelsea dan Benfica sebenarnya bisa menjadi final Liga Champions itu sendiri dan kini saya berharap hal ini bisa menaikkan daya tarik kompetisi.&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
Sejak berganti nama dari Piala UEFA menjadi Liga Europa pada musim 2009/2010, kompetisi ini hanya dianggap sebagai kewajiban semata oleh para partisipannya karena minimnya hadiah bila dibandingkan dengan yang diterima di Liga Champions.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Memang benar antusiasme di dua kompetisi Eropa selama ini amat berbeda tapi keputusan ini akan mendorong perubahan besar di kancah Eropa,&amp;rdquo; ujar Sekretaris Jenderal UEFA Gianni Infantino.
&amp;nbsp;
Perbarui informasi sepakbola Anda di @bola_okezone</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; UEFA akhirnya resmi memutuskan juara Liga Europa mulai musim 2015/2016 mendatang memperoleh tiket tampil fase grup Liga Champions.
&amp;nbsp;
Keputusan itu diambil dalam rapat Komite Eksekutif UEFA di London, Jumat (24/5) kemarin.
&amp;nbsp;
Yang menarik, jika sang juara Liga Europa juga lolos ke Liga Champions lewat kompetisi domestik, maka tiket ke kompetisi paling bergengsi itu dinyatakan gugur dan tak berlaku bagi runner-up Liga Europa.
&amp;nbsp;
Selain itu, peraturan ini membuka peluang salah satu dari La Liga, Premier League, dan Bundesliga diwakili lima tim pada ajang Liga Champions.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya sudah memikirkan ini sejak lama. Senang rasanya bisa meningkatkan gengsi Europa League,&amp;rdquo; kata Presiden UEFA Michel Platini. &amp;ldquo;Final Liga Europa tahun ini antara Chelsea dan Benfica sebenarnya bisa menjadi final Liga Champions itu sendiri dan kini saya berharap hal ini bisa menaikkan daya tarik kompetisi.&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
Sejak berganti nama dari Piala UEFA menjadi Liga Europa pada musim 2009/2010, kompetisi ini hanya dianggap sebagai kewajiban semata oleh para partisipannya karena minimnya hadiah bila dibandingkan dengan yang diterima di Liga Champions.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Memang benar antusiasme di dua kompetisi Eropa selama ini amat berbeda tapi keputusan ini akan mendorong perubahan besar di kancah Eropa,&amp;rdquo; ujar Sekretaris Jenderal UEFA Gianni Infantino.
&amp;nbsp;
Perbarui informasi sepakbola Anda di @bola_okezone</content:encoded></item></channel></rss>
