<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Matrix: Jadi Asisten Mourinho? Itu Mimpi Saya!</title><description>Marco Materazzi menyambut antusias isu yang menyebut&amp;nbsp; Jose Mourinho  berencana menjadikannya asisten saat menukangi Chelsea, musim depan. Eks  punggawa Inter Milan itu pun sangat berharap kabar tersebut menjadi  kenyataan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/05/24/47/812185/matrix-jadi-asisten-mourinho-itu-mimpi-saya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/05/24/47/812185/matrix-jadi-asisten-mourinho-itu-mimpi-saya"/><item><title>Matrix: Jadi Asisten Mourinho? Itu Mimpi Saya!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/05/24/47/812185/matrix-jadi-asisten-mourinho-itu-mimpi-saya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/05/24/47/812185/matrix-jadi-asisten-mourinho-itu-mimpi-saya</guid><pubDate>Jum'at 24 Mei 2013 16:04 WIB</pubDate><dc:creator>Lie Erwin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/24/47/812185/cYQDSHmRCV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mourinho dan Materazzi saat masih sama-sama di Inter Milan  (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/24/47/812185/cYQDSHmRCV.jpg</image><title>Mourinho dan Materazzi saat masih sama-sama di Inter Milan  (Foto: Ist)</title></images><description>MILAN - Marco Materazzi menyambut antusias isu yang menyebut&amp;nbsp; Jose Mourinho berencana menjadikannya asisten saat menukangi Chelsea, musim depan. Eks punggawa Inter Milan itu pun sangat berharap kabar tersebut menjadi kenyataan.Mourinho dipastikan tidak lagi melatih Real Madrid musim depan, menyusul kesepakatannya dengan presiden klub El Real, Florentino Perez untuk mengakhiri kerja sama. Dan kabarnya, setelah kompetisi La Liga berakhir pada 2 Juni mendatang, Mourinho akan langsung diperkenalkan sebagai pelatih Chelsea.Kembali ke klub yang sempat dibawanya sukses pada 2004-2007, Mourinho dikabarkan bakal membawa orang kepercayaannya untuk mengisi staf kepelatihan. Dan Materazzi merupakan salah satu orang yang dipercaya Mou untuk mendampinginya di bench.&amp;ldquo;Saya sangat tertarik, itu adalah sebuah mimpi yang jadi nyata! Saya akan bekerja dengan pelatih nomor satu, jadi apa lagi yang lebih baik dari itu?&amp;rdquo; tutur Materazzi disitat Football-Italia.Materazzi dan Mourinho diketahui memiliki hubungan yang sangat dekat. Keduanya bahkan bahu-membahu mengantar Inter Milan merebut treble winners (Liga Champions, Serie A dan Coppa Italia) pada musim 2009/2010.Materazzi sendiri mengaku belum bisa melupakan momen bersejarah, ketika Mourinho sukses memberikan gelar Liga Champions dengan menundukkan Bayern Munich di final.&amp;ldquo;Kemenangan kami (Inter) di final Liga Champions merupakan kejutan untuk beberapa orang, tetapi tidak untuk saya,&amp;rdquo; ujar pria berusia 39 tahun itu.&amp;ldquo;Kami mencapai itu semua dengan luar biasa dan nyaris&amp;nbsp; tidak ada kendala yang serius. Itu sangat normal bagi kami untuk memenangkan Liga Champions setelah Serie A dan Coppa Italia. Di balik itu semua, kami memiliki Mourinho,&amp;rdquo; lanjutnya.Disinggung mengenai kegagalan Mourinho di Madrid, hingga berujung putusnya kerja sama dengan klub terkaya dunia tersebut, Matrix mengaku tidak sependapat. Pria yang sempat menghebohkan dunia karena jadi korban &amp;lsquo;tandukan Zinedine Zidane&amp;rsquo; di Piala Dunia 2006 ini menilai, Mou bukan gagal melainkan tak bisa berkonsentrasi penuh karena banyaknya tekanan.&amp;ldquo;Semua orang yang berbicara buruk tentang Mourinho itu karena iri hati. Saya sungguh menyukai gaya manajemennya, dia membuat kita bekerja lebih banyak dengan bola karena dia tahu olahraga ini adalah sepakbola,&amp;rdquo; tutup Materazzi yang memutuskan pensiun dari sepakbola pada 2011.Follow @bola_okezone untuk mendapatkan info seputar sepakbola</description><content:encoded>MILAN - Marco Materazzi menyambut antusias isu yang menyebut&amp;nbsp; Jose Mourinho berencana menjadikannya asisten saat menukangi Chelsea, musim depan. Eks punggawa Inter Milan itu pun sangat berharap kabar tersebut menjadi kenyataan.Mourinho dipastikan tidak lagi melatih Real Madrid musim depan, menyusul kesepakatannya dengan presiden klub El Real, Florentino Perez untuk mengakhiri kerja sama. Dan kabarnya, setelah kompetisi La Liga berakhir pada 2 Juni mendatang, Mourinho akan langsung diperkenalkan sebagai pelatih Chelsea.Kembali ke klub yang sempat dibawanya sukses pada 2004-2007, Mourinho dikabarkan bakal membawa orang kepercayaannya untuk mengisi staf kepelatihan. Dan Materazzi merupakan salah satu orang yang dipercaya Mou untuk mendampinginya di bench.&amp;ldquo;Saya sangat tertarik, itu adalah sebuah mimpi yang jadi nyata! Saya akan bekerja dengan pelatih nomor satu, jadi apa lagi yang lebih baik dari itu?&amp;rdquo; tutur Materazzi disitat Football-Italia.Materazzi dan Mourinho diketahui memiliki hubungan yang sangat dekat. Keduanya bahkan bahu-membahu mengantar Inter Milan merebut treble winners (Liga Champions, Serie A dan Coppa Italia) pada musim 2009/2010.Materazzi sendiri mengaku belum bisa melupakan momen bersejarah, ketika Mourinho sukses memberikan gelar Liga Champions dengan menundukkan Bayern Munich di final.&amp;ldquo;Kemenangan kami (Inter) di final Liga Champions merupakan kejutan untuk beberapa orang, tetapi tidak untuk saya,&amp;rdquo; ujar pria berusia 39 tahun itu.&amp;ldquo;Kami mencapai itu semua dengan luar biasa dan nyaris&amp;nbsp; tidak ada kendala yang serius. Itu sangat normal bagi kami untuk memenangkan Liga Champions setelah Serie A dan Coppa Italia. Di balik itu semua, kami memiliki Mourinho,&amp;rdquo; lanjutnya.Disinggung mengenai kegagalan Mourinho di Madrid, hingga berujung putusnya kerja sama dengan klub terkaya dunia tersebut, Matrix mengaku tidak sependapat. Pria yang sempat menghebohkan dunia karena jadi korban &amp;lsquo;tandukan Zinedine Zidane&amp;rsquo; di Piala Dunia 2006 ini menilai, Mou bukan gagal melainkan tak bisa berkonsentrasi penuh karena banyaknya tekanan.&amp;ldquo;Semua orang yang berbicara buruk tentang Mourinho itu karena iri hati. Saya sungguh menyukai gaya manajemennya, dia membuat kita bekerja lebih banyak dengan bola karena dia tahu olahraga ini adalah sepakbola,&amp;rdquo; tutup Materazzi yang memutuskan pensiun dari sepakbola pada 2011.Follow @bola_okezone untuk mendapatkan info seputar sepakbola</content:encoded></item></channel></rss>
