<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Trio &quot;Fritz&quot; Bicara Der Klassiker di Final</title><description>Dari 55 ribu populasi Jerman di London, Lukas Podolski, Per Mertesacker dan Sascha Riether merupakan nama paling populer berkat skill olah bola. Akhir pekan, ketiganya takkan lewatkan dua tim Jerman berebut takhta di kota terbesar Eropa ini.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/05/23/261/811480/trio-fritz-bicara-der-klassiker-di-final</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/05/23/261/811480/trio-fritz-bicara-der-klassiker-di-final"/><item><title>Trio &quot;Fritz&quot; Bicara Der Klassiker di Final</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/05/23/261/811480/trio-fritz-bicara-der-klassiker-di-final</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/05/23/261/811480/trio-fritz-bicara-der-klassiker-di-final</guid><pubDate>Kamis 23 Mei 2013 14:05 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/23/261/811480/kcAveagIqB.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Per Mertesacker &amp; Lukas Josef Podolski (Foto: ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/23/261/811480/kcAveagIqB.jpeg</image><title>Per Mertesacker &amp; Lukas Josef Podolski (Foto: ist)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Dari 55 ribu lebih populasi warga Jerman di London, bisa jadi Lukas Podolski, Per Mertesacker dan Sascha Riether merupakan tiga nama paling populer berkat skill olah bola mereka. Akhir pekan ini, ketiganya juga takkan melewatkan dua tim Jerman terbaik berebut takhta di kota terbesar Eropa ini.
&amp;nbsp;
Ya, Bayern Munich dan Borussia Dortmund akan menghampar Der Klassiker dengan venue berbeda. Bukan di Westfalenstadion maupun Allianz Arena, tapi Wembley sebagai medan laga akbar para &amp;ldquo;Fritz&amp;rdquo; (panggilan khas Inggris terhadap orang Jerman) di final Liga Champions, Minggu dini hari mendatang.
&amp;nbsp;
Baik Prinz Poldi, Mertesacker dan Riether, jelas mega laga ini takkan mereka lewatkan begitu saja. Dua dari nama di atas masing-masing memfavoritkan Bayern dan Dortmund, sementara satu lainnya memilih &amp;ldquo;abstain&amp;rdquo; dengan komentar diplomatis. Berikut komentar ketiga, seperti disitat TheSun, Kamis (23/5/2013).
&amp;nbsp;
 
Lukas Podolski (Arsenal)
Banyak teman-teman Jerman saya yang mencoba mendapatkan tiket karena laga ini lain dari pada yang lain. Saya pun harus terus bilang pada mereka bahwa itu mustahil karena bukan tim saya, Arsenal, yang bermain di final.
 
&amp;nbsp;
 
Bayern Munich melawan Dortmund, jelas akan jadi partai yang menarik. Satu laga besar di venue yang netral &amp;ndash; segalanya bisa terjadi. Bayern menjalani musim yang hebat, memenangkan Bundesliga dengan mudah. Tapi mantan klub saya itu harus terus memberi tekanan. Mereka harus menang setelah kalah di final dalam tiga tahun terakhir.
 
&amp;nbsp;
 
Sementara Dortmund, takkan ada yang memprediksikan mereka akan menang, tapi kita lihat saja nanti. Permainan akan berjalan ketat, saya mengatakan peluangnya masih 50-50. Tapi yang jelas, berkat adanya final seperti ini, fans di Inggris akan lebih banyak tahu tentang sepakbola Jerman. Bundesliga sudah lebih baik saat ini.
&amp;nbsp;
Per Mertesacker (Arsenal)
Senang rasanya melihat media seperti The Sun membicarakan sepakbola Jerman. Saya rasa, orang Jerman sudah dihormati di Inggris pada saat tak ada yang menyangka banyak pemain dari Jerman merantau ke sini.
 
&amp;nbsp;
 
Saya sendiri tak sabar menantikan laga Sabtu (Minggu dini hari.red) nanti. Sungguh merupakan hal yang luar biasa untuk Bundesliga. Sebuah langkah maju yang besar melihat kedua tim itu mewakili sepakbola Jerman di final Liga Champions.
&amp;nbsp;
Sascha Riether (Fulham)
Saya pasti akan menonton final ini. Saya sangat menantikannya dan semoga pertandingan akan berjalan hebat. Semua orang Jerman di kota ini sudah tak sabar &amp;ndash; saya rasa dunia pun begitu. Sejak masih muda saya sudah menjadi fans Dortmund dengan mengidolakan Matthias Sammer. Dia bermain untuk Dortmund, tapi sekarang dia bekerja untuk Bayern.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Dari 55 ribu lebih populasi warga Jerman di London, bisa jadi Lukas Podolski, Per Mertesacker dan Sascha Riether merupakan tiga nama paling populer berkat skill olah bola mereka. Akhir pekan ini, ketiganya juga takkan melewatkan dua tim Jerman terbaik berebut takhta di kota terbesar Eropa ini.
&amp;nbsp;
Ya, Bayern Munich dan Borussia Dortmund akan menghampar Der Klassiker dengan venue berbeda. Bukan di Westfalenstadion maupun Allianz Arena, tapi Wembley sebagai medan laga akbar para &amp;ldquo;Fritz&amp;rdquo; (panggilan khas Inggris terhadap orang Jerman) di final Liga Champions, Minggu dini hari mendatang.
&amp;nbsp;
Baik Prinz Poldi, Mertesacker dan Riether, jelas mega laga ini takkan mereka lewatkan begitu saja. Dua dari nama di atas masing-masing memfavoritkan Bayern dan Dortmund, sementara satu lainnya memilih &amp;ldquo;abstain&amp;rdquo; dengan komentar diplomatis. Berikut komentar ketiga, seperti disitat TheSun, Kamis (23/5/2013).
&amp;nbsp;
 
Lukas Podolski (Arsenal)
Banyak teman-teman Jerman saya yang mencoba mendapatkan tiket karena laga ini lain dari pada yang lain. Saya pun harus terus bilang pada mereka bahwa itu mustahil karena bukan tim saya, Arsenal, yang bermain di final.
 
&amp;nbsp;
 
Bayern Munich melawan Dortmund, jelas akan jadi partai yang menarik. Satu laga besar di venue yang netral &amp;ndash; segalanya bisa terjadi. Bayern menjalani musim yang hebat, memenangkan Bundesliga dengan mudah. Tapi mantan klub saya itu harus terus memberi tekanan. Mereka harus menang setelah kalah di final dalam tiga tahun terakhir.
 
&amp;nbsp;
 
Sementara Dortmund, takkan ada yang memprediksikan mereka akan menang, tapi kita lihat saja nanti. Permainan akan berjalan ketat, saya mengatakan peluangnya masih 50-50. Tapi yang jelas, berkat adanya final seperti ini, fans di Inggris akan lebih banyak tahu tentang sepakbola Jerman. Bundesliga sudah lebih baik saat ini.
&amp;nbsp;
Per Mertesacker (Arsenal)
Senang rasanya melihat media seperti The Sun membicarakan sepakbola Jerman. Saya rasa, orang Jerman sudah dihormati di Inggris pada saat tak ada yang menyangka banyak pemain dari Jerman merantau ke sini.
 
&amp;nbsp;
 
Saya sendiri tak sabar menantikan laga Sabtu (Minggu dini hari.red) nanti. Sungguh merupakan hal yang luar biasa untuk Bundesliga. Sebuah langkah maju yang besar melihat kedua tim itu mewakili sepakbola Jerman di final Liga Champions.
&amp;nbsp;
Sascha Riether (Fulham)
Saya pasti akan menonton final ini. Saya sangat menantikannya dan semoga pertandingan akan berjalan hebat. Semua orang Jerman di kota ini sudah tak sabar &amp;ndash; saya rasa dunia pun begitu. Sejak masih muda saya sudah menjadi fans Dortmund dengan mengidolakan Matthias Sammer. Dia bermain untuk Dortmund, tapi sekarang dia bekerja untuk Bayern.</content:encoded></item></channel></rss>
