<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Tim Berbekal Kekalahan Terhormat</title><description>Persepam Madura United dan Persegres Gresik United sama-sama menyiapkan  laga pelampiasan kala keduanya bertemu di Gelora Bangkalan, Madura,  Kamis (23/5). Kedua tim mengalami kekalahan 'terhormat' di pertandingan  sebelumnya dan optimistis bisa membalasnya dengan hasil positif.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/05/22/49/810603/dua-tim-berbekal-kekalahan-terhormat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/05/22/49/810603/dua-tim-berbekal-kekalahan-terhormat"/><item><title>Dua Tim Berbekal Kekalahan Terhormat</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/05/22/49/810603/dua-tim-berbekal-kekalahan-terhormat</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/05/22/49/810603/dua-tim-berbekal-kekalahan-terhormat</guid><pubDate>Rabu 22 Mei 2013 06:33 WIB</pubDate><dc:creator>Kukuh Setiawan</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>MADURA &amp;ndash; Persepam Madura United dan Persegres Gresik United sama-sama menyiapkan laga pelampiasan kala keduanya bertemu di Gelora Bangkalan, Madura, Kamis (23/5). Kedua tim mengalami kekalahan 'terhormat' di pertandingan sebelumnya dan optimistis bisa membalasnya dengan hasil positif.
&amp;nbsp;
Persepam yang dikalahkan Persib Bandung 2-1 di Bandung, menganggap itu sebagai kekalahan terhormat. Mereka merasa sudah bermain dengan sangat bagus dan bisa mengimbangi determinasi Maung Bandung. Pantas jika mereka pulang ke Madura dengan kepala tegak.
&amp;nbsp;
Persegres juga demikian. Kendati ditekuk Persipura Jayapura 0-1 di Stadion Petrokimia,    mereka tidak lantas merasa rendah diri. Kubu Persegres maupun supporter Ultras melihat ada progres menjanjikan jika melihat apa yang telah dipertontonkan tim menghadapi Persipura.
&amp;nbsp;
Bermodal permainan impresif itulah Persepam dan Persegres masih sangat percaya diri menghadapi duel di Gelora Bangkalan. Walau Persepam kembali mengalami perubahan dengan dipecatnya pemain asing Amadou Konte yang baru menjalani dua pertandingan, itu dianggap bukan persoalan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Konte tidak sesuai dengan harapan pelatih dan sudah dicoret. Saya rasa itu tidak mengurangi kekuatan tim karena Konte sendiri tak memberikan kontribusi berarti. Menghadapi Persegres, saya yakin tim bisa menang karena mengalami peningkatan yang signifikan,&amp;rdquo; terang Manajer Persepam Achsanul Qosasih, Selasa (21/5).
&amp;nbsp;
Kendati optimisme cukup tinggi, Persepam masih membutuhkan pembuktian konsistensi. Bermain di Gelora Bangkalan, seringkali Sapeh Kerap mendapatkan hasil di luar dugaan. Di laga yang seharusnya berpotensi tiga angka, nyatanya bisa berakhir dengan kehilangan poin.
&amp;nbsp;
Achsanul mengakui itu menjadi problem tim sepanjang putaran pertama lalu. Dia pun menantang tim asuhan Daniel Roekito untuk lebih stabil kala bermain di depan publik sendiri. &amp;ldquo;Pembenahan yang dilakukan pelatih sudah memberikan hasil positif. Saya menunggu bagaimana stabilitas tim ini selanjutnya,&amp;rdquo; cetus pria yang juga anggota DPR RI ini.
&amp;nbsp;
Namun Persepam juga perlu melihat bagaimana Persegres juga mencatat perkembangan positif di putaran dua. Pelatih Persegres Widodo C Putro menunjukkan perubahan besar di timnya membawa hasil positif, jika melihat kualitas tim saat meladeni perlawanan Persipura Jayapura.
&amp;nbsp;
Bermodal performa ciamik itulah Widodo tak ragu untuk mengincar angka di Madura. Menurutnya empat pemain yang baru didatangkan di jeda kompetisi lalu sudah menunjukkan adaptasi luar biasa. Paling menonjol adalah Diogo Santos yang menjadi pemain terbaik di tim Persegres saat lawan Persipura.
&amp;nbsp;
Mantan pemain Sriwijaya FC itu diplot sebagai bek kanan dan mampu membantu pertahanan sekaligus menyerang dengan apik. &amp;ldquo;Rata-rata pemain baru sudah nyetel dengan tim. Jujur saja permainan saat lawan Persipura sangat bagus dan mengejutkan. Itu sudah melebihi harapan saya walau kalah. Mungkin kami butuh sedikit keberuntungan,&amp;rdquo; cetusnya.
&amp;nbsp;
Dengan parameter di laga tersebut, pelatih muda ini mengklaim timnya sudah sangat menjanjikan. Hanya saja dia masih terus mencari solusi ketergantungan timnya pada sosok Aldo Baretto. Dia berharap gelandang seperti Siswanto, Shohei Matsunaga serta Ngon Mamoun juga berorientasi pada gol.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Persepam saya lihat juga mendatangkan banyak pemain baru. Perubahan itu yang harus kami antisipasi karena kemampuan pemain baru biasanya belum terpantau. Terlepas dari bagaimana kondisi lawan, saya ingin pemain kembali bermain bagus dan menang,&amp;rdquo; pungkasnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>MADURA &amp;ndash; Persepam Madura United dan Persegres Gresik United sama-sama menyiapkan laga pelampiasan kala keduanya bertemu di Gelora Bangkalan, Madura, Kamis (23/5). Kedua tim mengalami kekalahan 'terhormat' di pertandingan sebelumnya dan optimistis bisa membalasnya dengan hasil positif.
&amp;nbsp;
Persepam yang dikalahkan Persib Bandung 2-1 di Bandung, menganggap itu sebagai kekalahan terhormat. Mereka merasa sudah bermain dengan sangat bagus dan bisa mengimbangi determinasi Maung Bandung. Pantas jika mereka pulang ke Madura dengan kepala tegak.
&amp;nbsp;
Persegres juga demikian. Kendati ditekuk Persipura Jayapura 0-1 di Stadion Petrokimia,    mereka tidak lantas merasa rendah diri. Kubu Persegres maupun supporter Ultras melihat ada progres menjanjikan jika melihat apa yang telah dipertontonkan tim menghadapi Persipura.
&amp;nbsp;
Bermodal permainan impresif itulah Persepam dan Persegres masih sangat percaya diri menghadapi duel di Gelora Bangkalan. Walau Persepam kembali mengalami perubahan dengan dipecatnya pemain asing Amadou Konte yang baru menjalani dua pertandingan, itu dianggap bukan persoalan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Konte tidak sesuai dengan harapan pelatih dan sudah dicoret. Saya rasa itu tidak mengurangi kekuatan tim karena Konte sendiri tak memberikan kontribusi berarti. Menghadapi Persegres, saya yakin tim bisa menang karena mengalami peningkatan yang signifikan,&amp;rdquo; terang Manajer Persepam Achsanul Qosasih, Selasa (21/5).
&amp;nbsp;
Kendati optimisme cukup tinggi, Persepam masih membutuhkan pembuktian konsistensi. Bermain di Gelora Bangkalan, seringkali Sapeh Kerap mendapatkan hasil di luar dugaan. Di laga yang seharusnya berpotensi tiga angka, nyatanya bisa berakhir dengan kehilangan poin.
&amp;nbsp;
Achsanul mengakui itu menjadi problem tim sepanjang putaran pertama lalu. Dia pun menantang tim asuhan Daniel Roekito untuk lebih stabil kala bermain di depan publik sendiri. &amp;ldquo;Pembenahan yang dilakukan pelatih sudah memberikan hasil positif. Saya menunggu bagaimana stabilitas tim ini selanjutnya,&amp;rdquo; cetus pria yang juga anggota DPR RI ini.
&amp;nbsp;
Namun Persepam juga perlu melihat bagaimana Persegres juga mencatat perkembangan positif di putaran dua. Pelatih Persegres Widodo C Putro menunjukkan perubahan besar di timnya membawa hasil positif, jika melihat kualitas tim saat meladeni perlawanan Persipura Jayapura.
&amp;nbsp;
Bermodal performa ciamik itulah Widodo tak ragu untuk mengincar angka di Madura. Menurutnya empat pemain yang baru didatangkan di jeda kompetisi lalu sudah menunjukkan adaptasi luar biasa. Paling menonjol adalah Diogo Santos yang menjadi pemain terbaik di tim Persegres saat lawan Persipura.
&amp;nbsp;
Mantan pemain Sriwijaya FC itu diplot sebagai bek kanan dan mampu membantu pertahanan sekaligus menyerang dengan apik. &amp;ldquo;Rata-rata pemain baru sudah nyetel dengan tim. Jujur saja permainan saat lawan Persipura sangat bagus dan mengejutkan. Itu sudah melebihi harapan saya walau kalah. Mungkin kami butuh sedikit keberuntungan,&amp;rdquo; cetusnya.
&amp;nbsp;
Dengan parameter di laga tersebut, pelatih muda ini mengklaim timnya sudah sangat menjanjikan. Hanya saja dia masih terus mencari solusi ketergantungan timnya pada sosok Aldo Baretto. Dia berharap gelandang seperti Siswanto, Shohei Matsunaga serta Ngon Mamoun juga berorientasi pada gol.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Persepam saya lihat juga mendatangkan banyak pemain baru. Perubahan itu yang harus kami antisipasi karena kemampuan pemain baru biasanya belum terpantau. Terlepas dari bagaimana kondisi lawan, saya ingin pemain kembali bermain bagus dan menang,&amp;rdquo; pungkasnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
