<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelatih Benfica Meradang</title><description>Jorge Jesus masih tak habis pikir dengan kekalahan Benfica di final Europa League. Di mata sang pelatih, Aguiaslah yang seharusnya juara di Amsterdam.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/05/16/50/807758/pelatih-benfica-meradang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/05/16/50/807758/pelatih-benfica-meradang"/><item><title>Pelatih Benfica Meradang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/05/16/50/807758/pelatih-benfica-meradang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/05/16/50/807758/pelatih-benfica-meradang</guid><pubDate>Kamis 16 Mei 2013 06:50 WIB</pubDate><dc:creator>Auzan Julikar Sutedjo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/16/50/807758/7cFuPwNoQl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para pemain Benfica merayakan gol penalti yang dicetak Oscar Cardozo/Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/16/50/807758/7cFuPwNoQl.jpg</image><title>Para pemain Benfica merayakan gol penalti yang dicetak Oscar Cardozo/Reuters</title></images><description>AMSTERDAM &amp;ndash; Jorge Jesus masih tak habis pikir dengan kekalahan Benfica di final Europa League. Di mata sang pelatih, Aguiaslah yang seharusnya juara di Amsterdam.
&amp;nbsp;
Benfica menyerah 1-2 secara dramatis dari Chelsea. Gol kemenangan The Blues dijaringkan Branislav Ivanovic di masa injury time. Sebelumnya, Oscar Cardozo sempat menyamakan kedudukan pada menit 68. Fernando Torres membawa Chelsea unggul lebih dulu di menit ke-60.
&amp;nbsp;
Tak ayal, kekalahan ini memukul seluruh elemen klub. Padahal, Benfica bermain amat baik. Pressing tinggi mereka terapkan. Berkali-kali peluang juga didapat. Mereka benar-benar merepotkan Chelsea sepanjang pertandingan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Chelsea melakukan apa yang Porto lakukan,&amp;rdquo; kata Jesus seperti dikutip Goal. Maksud Jesus adalah kemenangan Porto atas Benfica 2-1 di Liga Portugal akhir pekan kemarin yang juga terjadi di masa injury time.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami lagi-lagi kebobolan dari set piece di akhir pertandingan,&amp;rdquo; sesal Jesus. Gara-gara dua kekalahan menyakitkan dalam rentang sepekan, Benfica terancam tanpa gelar di musim ini.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Padahal, setelah menyamakan kedudukan, kami menciptakan peluang yang seharusnya kami manfaatkan. Kami bermain bagus. Tapi sepakbola terkadang menghukum Anda, di mana berdasar permainan, seharusnya kamilah yang keluar sebagai pemenang,&amp;rdquo; tegas pria Portugal berumur 59 tahun ini.
&amp;nbsp;
Follow @bola_okezone untuk update seputar sepakbola</description><content:encoded>AMSTERDAM &amp;ndash; Jorge Jesus masih tak habis pikir dengan kekalahan Benfica di final Europa League. Di mata sang pelatih, Aguiaslah yang seharusnya juara di Amsterdam.
&amp;nbsp;
Benfica menyerah 1-2 secara dramatis dari Chelsea. Gol kemenangan The Blues dijaringkan Branislav Ivanovic di masa injury time. Sebelumnya, Oscar Cardozo sempat menyamakan kedudukan pada menit 68. Fernando Torres membawa Chelsea unggul lebih dulu di menit ke-60.
&amp;nbsp;
Tak ayal, kekalahan ini memukul seluruh elemen klub. Padahal, Benfica bermain amat baik. Pressing tinggi mereka terapkan. Berkali-kali peluang juga didapat. Mereka benar-benar merepotkan Chelsea sepanjang pertandingan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Chelsea melakukan apa yang Porto lakukan,&amp;rdquo; kata Jesus seperti dikutip Goal. Maksud Jesus adalah kemenangan Porto atas Benfica 2-1 di Liga Portugal akhir pekan kemarin yang juga terjadi di masa injury time.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami lagi-lagi kebobolan dari set piece di akhir pertandingan,&amp;rdquo; sesal Jesus. Gara-gara dua kekalahan menyakitkan dalam rentang sepekan, Benfica terancam tanpa gelar di musim ini.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Padahal, setelah menyamakan kedudukan, kami menciptakan peluang yang seharusnya kami manfaatkan. Kami bermain bagus. Tapi sepakbola terkadang menghukum Anda, di mana berdasar permainan, seharusnya kamilah yang keluar sebagai pemenang,&amp;rdquo; tegas pria Portugal berumur 59 tahun ini.
&amp;nbsp;
Follow @bola_okezone untuk update seputar sepakbola</content:encoded></item></channel></rss>
