<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Forlan Beberkan Pengalaman Pahitnya Bersama Inter</title><description>Striker Internasional Uruguay, Diego Forlan menceritakan pengalaman pahitnya saat masih bersama Inter Milan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/05/12/47/805584/forlan-beberkan-pengalaman-pahitnya-bersama-inter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/05/12/47/805584/forlan-beberkan-pengalaman-pahitnya-bersama-inter"/><item><title>Forlan Beberkan Pengalaman Pahitnya Bersama Inter</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/05/12/47/805584/forlan-beberkan-pengalaman-pahitnya-bersama-inter</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/05/12/47/805584/forlan-beberkan-pengalaman-pahitnya-bersama-inter</guid><pubDate>Minggu 12 Mei 2013 02:28 WIB</pubDate><dc:creator>A. Firdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/12/47/805584/P1hwDL7GWE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diego Forlan (foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/12/47/805584/P1hwDL7GWE.jpg</image><title>Diego Forlan (foto: Reuters)</title></images><description>PORTO ALEGRE - Striker Internasional Uruguay, Diego Forlan menceritakan pengalaman pahitnya saat masih bersama Inter Milan. Forlan mengaku pernah dilarang menyapa rekan setimnya, sebelum hengkang dari Giueppe Meazza pada akhir musim 2011-2012 silam.
&amp;nbsp;
Forlan memang sedikit memiliki waktu bersama Inter, namun apa daya kesan terakhir dia dengan pihak klub berjalan buruk. Forlan mengklaim bahwa Inter menghalanginya ketika dia ingin pamit dengan rekan setimnya saat itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tahu saya telah meninggalkan Inter. Saat itu saya ingin mengucapkan selamat tinggal kepada rekan-rekan, tapi tidak satu orang pun yang merespon niat baik saya itu,&amp;rdquo; ucap Forlan, seperti dilansir Four-Four Two, Minggu (11/5/2013).
&amp;nbsp;
&quot;Waktu saya mencoba untuk bertemu Ivan (Cordoba), namun seorang direksi klub mengatakan kepada saya beberapa ucapan omong kosong mengenai 'besok akan menjadi hari yang sulit bagi saya dan mengatakan ucapan selamat tinggal.' Pesannya jelas. Saya tidak diterima lagi,&amp;rdquo; sambung Forlan.
&amp;nbsp;
Mantan pemain Atletico Madrid ini bergabung bersama La Baneamata pada musim 2011-2012, namun kompetisi tidak selancar apa yang diinginkannya. Striker berusia 33 tahun itu hanya menceploskan dua gol dari 18 pertandingannya.</description><content:encoded>PORTO ALEGRE - Striker Internasional Uruguay, Diego Forlan menceritakan pengalaman pahitnya saat masih bersama Inter Milan. Forlan mengaku pernah dilarang menyapa rekan setimnya, sebelum hengkang dari Giueppe Meazza pada akhir musim 2011-2012 silam.
&amp;nbsp;
Forlan memang sedikit memiliki waktu bersama Inter, namun apa daya kesan terakhir dia dengan pihak klub berjalan buruk. Forlan mengklaim bahwa Inter menghalanginya ketika dia ingin pamit dengan rekan setimnya saat itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tahu saya telah meninggalkan Inter. Saat itu saya ingin mengucapkan selamat tinggal kepada rekan-rekan, tapi tidak satu orang pun yang merespon niat baik saya itu,&amp;rdquo; ucap Forlan, seperti dilansir Four-Four Two, Minggu (11/5/2013).
&amp;nbsp;
&quot;Waktu saya mencoba untuk bertemu Ivan (Cordoba), namun seorang direksi klub mengatakan kepada saya beberapa ucapan omong kosong mengenai 'besok akan menjadi hari yang sulit bagi saya dan mengatakan ucapan selamat tinggal.' Pesannya jelas. Saya tidak diterima lagi,&amp;rdquo; sambung Forlan.
&amp;nbsp;
Mantan pemain Atletico Madrid ini bergabung bersama La Baneamata pada musim 2011-2012, namun kompetisi tidak selancar apa yang diinginkannya. Striker berusia 33 tahun itu hanya menceploskan dua gol dari 18 pertandingannya.</content:encoded></item></channel></rss>
