<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Barcelona Terlalu Bergantung pada Messi</title><description>Ketergantungan Barcelona yang terlalu besar kepada Lionel Messi mencemaskan Michael Laudrup. Meski Messi memang luar biasa, tapi tim sekelas Barca tak boleh terlalu mengandalkan satu pemain.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/05/05/46/802428/barcelona-terlalu-bergantung-pada-messi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/05/05/46/802428/barcelona-terlalu-bergantung-pada-messi"/><item><title>Barcelona Terlalu Bergantung pada Messi</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/05/05/46/802428/barcelona-terlalu-bergantung-pada-messi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/05/05/46/802428/barcelona-terlalu-bergantung-pada-messi</guid><pubDate>Minggu 05 Mei 2013 12:15 WIB</pubDate><dc:creator>Auzan Julikar Sutedjo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/05/46/802428/CKb5YompRA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Urusan mencetak gol,  Barcelona terlalu bergantung pada Lionel Messi seorang/Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/05/46/802428/CKb5YompRA.jpg</image><title>Urusan mencetak gol,  Barcelona terlalu bergantung pada Lionel Messi seorang/Reuters</title></images><description>BARCELONA &amp;ndash; Ketergantungan Barcelona yang terlalu besar kepada Lionel Messi mencemaskan Michael Laudrup. Meski Messi memang luar biasa, tapi tim sekelas Barca tak boleh terlalu mengandalkan satu pemain.
&amp;nbsp;
Bila di La Liga Barca masih berjaya, maka di Liga Champions terlihat betapa raksasa Katalan ini tak berdaya tanpa Messiah. Hanya menang gol tandang atas PSG dan kalah agregat 0-7 dari Bayern Munich jadi buktinya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ketika mereka (Bayern) melihat Messi di bangku cadangan, tak ada yang percaya (Barca) bisa comeback,&amp;rdquo; kata Laudrup seperti dikutip Tribal Football.
&amp;nbsp;
Messi memang hebat. Status sebagai pencetak gol terbanyak di laga resmi (311 gol), La Liga (213 gol), dan Liga Champions (59 gol) merupakan fakta tak terbantahkan betapa pentingnya Messi bagi Blaugrana.
&amp;nbsp;
Maka ketika Messi cedera, yang ada hanyalah bencana. Itulah yang terjadi ketika Messi dipaksakan tampil melawan Bayern di leg I dan bahkan tak bermain sama sekali di leg II.
&amp;nbsp;
Meski masih ada Xavi Hernandez dan Andres Iniesta, Barca dengan tiki-takanya bak macan ompong. Laudrup yang sempat jadi bagian dari dream team Barca di era Johan Cryuff dan mempersembahkan Piala Champions 1992 cemas dengan kenyataan ini.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mereka punya tim yang hebat tapi agak mengkhawatirkan bahwa segalanya bergantung pada kemampuan Messi. Bahkan, jika dia pemain terbaik dunia tetap saja ini merupakan sebuah problem,&amp;rdquo; ujar Laudrup.
&amp;nbsp;
Follow @bola_okezone untuk update seputar sepakbola</description><content:encoded>BARCELONA &amp;ndash; Ketergantungan Barcelona yang terlalu besar kepada Lionel Messi mencemaskan Michael Laudrup. Meski Messi memang luar biasa, tapi tim sekelas Barca tak boleh terlalu mengandalkan satu pemain.
&amp;nbsp;
Bila di La Liga Barca masih berjaya, maka di Liga Champions terlihat betapa raksasa Katalan ini tak berdaya tanpa Messiah. Hanya menang gol tandang atas PSG dan kalah agregat 0-7 dari Bayern Munich jadi buktinya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ketika mereka (Bayern) melihat Messi di bangku cadangan, tak ada yang percaya (Barca) bisa comeback,&amp;rdquo; kata Laudrup seperti dikutip Tribal Football.
&amp;nbsp;
Messi memang hebat. Status sebagai pencetak gol terbanyak di laga resmi (311 gol), La Liga (213 gol), dan Liga Champions (59 gol) merupakan fakta tak terbantahkan betapa pentingnya Messi bagi Blaugrana.
&amp;nbsp;
Maka ketika Messi cedera, yang ada hanyalah bencana. Itulah yang terjadi ketika Messi dipaksakan tampil melawan Bayern di leg I dan bahkan tak bermain sama sekali di leg II.
&amp;nbsp;
Meski masih ada Xavi Hernandez dan Andres Iniesta, Barca dengan tiki-takanya bak macan ompong. Laudrup yang sempat jadi bagian dari dream team Barca di era Johan Cryuff dan mempersembahkan Piala Champions 1992 cemas dengan kenyataan ini.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mereka punya tim yang hebat tapi agak mengkhawatirkan bahwa segalanya bergantung pada kemampuan Messi. Bahkan, jika dia pemain terbaik dunia tetap saja ini merupakan sebuah problem,&amp;rdquo; ujar Laudrup.
&amp;nbsp;
Follow @bola_okezone untuk update seputar sepakbola</content:encoded></item></channel></rss>
