<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Djohar: Problem Persebaya Butuh Situasi Fair &amp; Sportif</title><description>Surabaya tengah bergolak, bonek &amp;ndash; fans fanatik Persebaya Surabaya, kian  gelisah akibat putusan Kongres Luar Biasa (KLB) yang menyatakan  Persebaya versi IPL tak diakui saat berlakunya unifikasi liga mendatang.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/04/08/49/788113/djohar-problem-persebaya-butuh-situasi-fair-sportif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/04/08/49/788113/djohar-problem-persebaya-butuh-situasi-fair-sportif"/><item><title>Djohar: Problem Persebaya Butuh Situasi Fair &amp; Sportif</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/04/08/49/788113/djohar-problem-persebaya-butuh-situasi-fair-sportif</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/04/08/49/788113/djohar-problem-persebaya-butuh-situasi-fair-sportif</guid><pubDate>Senin 08 April 2013 15:50 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/08/49/788113/QunSRL0tcF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum PSSI Djohar Arifin Husin (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/08/49/788113/QunSRL0tcF.jpg</image><title>Ketum PSSI Djohar Arifin Husin (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Surabaya tengah bergolak, bonek &amp;ndash; fans fanatik Persebaya Surabaya, kian gelisah akibat putusan Kongres Luar Biasa (KLB) yang menyatakan Persebaya versi IPL tak diakui saat berlakunya unifikasi liga mendatang.Sebelumnya sejumlah suporter Bajul Ijo itu menggelar aksi dengan tanda tangan dan cap jempol darah. Tak hanya itu, sebetulnya juga sudah dua kali para bonek itu mengadukan probematika ini pada Menpora, Roy Suryo.Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin mengatakan, solusi tepat harus segera diketemukan dan dualisme yang terjadi mesti diselesaikan dengan cara duduk bersama dalam situasi yang kondusif, fair dan sportif di antara kedua pihak.&amp;ldquo;Harus ada musyawarah yang nyaman, itu yang kami harapkan. Karenanya, harus ada pembicaraan, duduk bersama untuk mencari siapa yang paling benar. Kan kalau tidak didukung masyarakat juga percuma,&amp;rdquo; ungkap Djohar di kantor PSSI, Senin (8/4/2013).&amp;ldquo;Kedua jajaran petinggi klub (Persebaya) harus bicara baik-baik untuk menyelamatkan Persebaya, harus duduk bersama secara sportif dan kondisi yang fair. Jangan ada yang merasa senang atau menang. Lebih penting penyatuan yang utuh,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Surabaya tengah bergolak, bonek &amp;ndash; fans fanatik Persebaya Surabaya, kian gelisah akibat putusan Kongres Luar Biasa (KLB) yang menyatakan Persebaya versi IPL tak diakui saat berlakunya unifikasi liga mendatang.Sebelumnya sejumlah suporter Bajul Ijo itu menggelar aksi dengan tanda tangan dan cap jempol darah. Tak hanya itu, sebetulnya juga sudah dua kali para bonek itu mengadukan probematika ini pada Menpora, Roy Suryo.Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin mengatakan, solusi tepat harus segera diketemukan dan dualisme yang terjadi mesti diselesaikan dengan cara duduk bersama dalam situasi yang kondusif, fair dan sportif di antara kedua pihak.&amp;ldquo;Harus ada musyawarah yang nyaman, itu yang kami harapkan. Karenanya, harus ada pembicaraan, duduk bersama untuk mencari siapa yang paling benar. Kan kalau tidak didukung masyarakat juga percuma,&amp;rdquo; ungkap Djohar di kantor PSSI, Senin (8/4/2013).&amp;ldquo;Kedua jajaran petinggi klub (Persebaya) harus bicara baik-baik untuk menyelamatkan Persebaya, harus duduk bersama secara sportif dan kondisi yang fair. Jangan ada yang merasa senang atau menang. Lebih penting penyatuan yang utuh,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
