<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Tak Ada Kontorversi Soal Kartu Kuning Ramos &amp; Alonso&quot;</title><description>Sergio Ramos dan Xabi Alonso dituding sengaja mencari kartu kuning kala  membela Real Madrid kontra Galatasaray pada leg pertama perempatfinal  Liga Champions, Rabu (3/4/2013). Asisten pelatih El Real, Aitor Karanka,  menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah kesengajaan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/04/06/261/787243/tak-ada-kontorversi-soal-kartu-kuning-ramos-alonso</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/04/06/261/787243/tak-ada-kontorversi-soal-kartu-kuning-ramos-alonso"/><item><title>&quot;Tak Ada Kontorversi Soal Kartu Kuning Ramos &amp; Alonso&quot;</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/04/06/261/787243/tak-ada-kontorversi-soal-kartu-kuning-ramos-alonso</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/04/06/261/787243/tak-ada-kontorversi-soal-kartu-kuning-ramos-alonso</guid><pubDate>Sabtu 06 April 2013 06:21 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Indra Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/06/261/787243/ul9loDWGYm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aitor Karanka. (foto: daylife)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/06/261/787243/ul9loDWGYm.jpg</image><title>Aitor Karanka. (foto: daylife)</title></images><description>MADRID - Sergio Ramos dan Xabi Alonso dituding sengaja mencari kartu kuning kala membela Real Madrid kontra Galatasaray pada leg pertama perempatfinal Liga Champions, Rabu (3/4/2013). Asisten pelatih El Real, Aitor Karanka, menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah kesengajaan.Seperti diketahui, Alonso harus diganjar kuning pada menit ke-84 karena melakukan protes keras pada wasit Sein Oddvar Moen. Kemudian, Ramos mendapatkan hukuman yang sama usai menendang bola ke arah penonton karena tak setuju dengan keputusan wasit.Tak sedikit pihak yang menilai bahwa hal tersebut sengaja dilakukan kubu Madrid demi keduanya terbebas dari ancaman akumulasi kartu jika Madrid lolos ke semifinal. Terlebih, El Real sendiri besar kemungkinan lolos karena menang telak 3-0 pada leg pertama.Namun, Karanka menilai bahwa hal tersebut tak ada unsur kesengajaan sedikit pun. Bahkan, Karanka mengatakan bahwa timnya sangat sangat menghindari bola-bola mati dari lawan usai unggul dari sang lawan pada laga tersebut.&quot;Tidak ada kontroversi, semua kartu kuning yang diterima semuanya sama. Pada posisi unggul tiga gol, kami kesulitan untuk mencegah gol dari tim lawan. Mereka memiliki penyerang berbahaya dan kami ingin menghindari servis bola mati seperti tendangan bebas. Ini masalah dalam pertandingan,&quot; ujar Karanka seperti dilansir Football-Espana.Meski begitu, kondisi ini telah memancing perhatian dari UEFA. Federasi yang dipimpin oleh Michel Platini itu sendiri tengah mempelajari bukti-bukti yang ada dan menunggu laporan pertandingan dari wasit dan delegasi pertandingan.Follow @bola_okezone untuk update berita sepakbola</description><content:encoded>MADRID - Sergio Ramos dan Xabi Alonso dituding sengaja mencari kartu kuning kala membela Real Madrid kontra Galatasaray pada leg pertama perempatfinal Liga Champions, Rabu (3/4/2013). Asisten pelatih El Real, Aitor Karanka, menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah kesengajaan.Seperti diketahui, Alonso harus diganjar kuning pada menit ke-84 karena melakukan protes keras pada wasit Sein Oddvar Moen. Kemudian, Ramos mendapatkan hukuman yang sama usai menendang bola ke arah penonton karena tak setuju dengan keputusan wasit.Tak sedikit pihak yang menilai bahwa hal tersebut sengaja dilakukan kubu Madrid demi keduanya terbebas dari ancaman akumulasi kartu jika Madrid lolos ke semifinal. Terlebih, El Real sendiri besar kemungkinan lolos karena menang telak 3-0 pada leg pertama.Namun, Karanka menilai bahwa hal tersebut tak ada unsur kesengajaan sedikit pun. Bahkan, Karanka mengatakan bahwa timnya sangat sangat menghindari bola-bola mati dari lawan usai unggul dari sang lawan pada laga tersebut.&quot;Tidak ada kontroversi, semua kartu kuning yang diterima semuanya sama. Pada posisi unggul tiga gol, kami kesulitan untuk mencegah gol dari tim lawan. Mereka memiliki penyerang berbahaya dan kami ingin menghindari servis bola mati seperti tendangan bebas. Ini masalah dalam pertandingan,&quot; ujar Karanka seperti dilansir Football-Espana.Meski begitu, kondisi ini telah memancing perhatian dari UEFA. Federasi yang dipimpin oleh Michel Platini itu sendiri tengah mempelajari bukti-bukti yang ada dan menunggu laporan pertandingan dari wasit dan delegasi pertandingan.Follow @bola_okezone untuk update berita sepakbola</content:encoded></item></channel></rss>
