<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terim Tak Sangka Galatasaray Kalah Telak</title><description>Galatasaray punya impian menorehkan tinta emas baru dalam sejarah klub dan Fatih Terim, berniat menjadi pembesut yang membawa tim &amp;ldquo;Singa Dua Benua&amp;rdquo; itu ke semifinal Liga Champions. Tapi target itu bak mustahil ditunaikan musim ini.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/04/04/261/785985/terim-tak-sangka-galatasaray-kalah-telak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/04/04/261/785985/terim-tak-sangka-galatasaray-kalah-telak"/><item><title>Terim Tak Sangka Galatasaray Kalah Telak</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/04/04/261/785985/terim-tak-sangka-galatasaray-kalah-telak</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/04/04/261/785985/terim-tak-sangka-galatasaray-kalah-telak</guid><pubDate>Kamis 04 April 2013 05:43 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/04/261/785985/nMeyfFFgyg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fatih Terim (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/04/261/785985/nMeyfFFgyg.jpg</image><title>Fatih Terim (Foto: Reuters)</title></images><description>MADRID &amp;ndash; Galatasaray punya impian dengan menorehkan tinta emas baru dalam sejarah klub dan pelatih Fatih Terim, sebelumnya berniat menjadi pembesut yang membawa tim &amp;ldquo;Singa Dua Benua&amp;rdquo; itu ke semifinal Liga Champions. Tapi target itu bak mustahil ditunaikan musim ini.
&amp;nbsp;
Sedianya musim ini pun Terim membawa kebanggaan tersendiri, ini kali pertama dalam 24 tahun belakangan, Galatasaray mencapai perempatfinal. Tetapi tim asal Turki itu mesti menelan pil pahit akibat ditundukkan 0-3 pada leg pertama, dini hari tadi.
&amp;nbsp;
Aslan &amp;ndash; julukan Galatasaray, bahkan sudah menerima &amp;ldquo;hadiah selamat datang&amp;rdquo; di Bernabeu dengan gol cepat Cristiano Ronaldo di menit kesembilan. Disusul gol kedua lewat kaki Karim Benzema, 20 menit berselang. Keterpurukan Galatasaray pun ditutup gol ketiga Gonzalo Higua&amp;iacute;n yang berangkat dari bangku cadangan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dari kerja keras kami dan latihan ketat sebagai persiapan, kami tak menyangka bisa kejebolan sebanyak ini,&amp;rdquo; ungkap Terim, kepada SkySports, Kamis (4/4/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tak seharusnya Anda melakukan banyak kesalahan pada laga seperti ini. Real Madrid memang dominan dan saya bisa terima itu,&amp;rdquo; tutup juru taktik berusia 59 tahun tersebut.</description><content:encoded>MADRID &amp;ndash; Galatasaray punya impian dengan menorehkan tinta emas baru dalam sejarah klub dan pelatih Fatih Terim, sebelumnya berniat menjadi pembesut yang membawa tim &amp;ldquo;Singa Dua Benua&amp;rdquo; itu ke semifinal Liga Champions. Tapi target itu bak mustahil ditunaikan musim ini.
&amp;nbsp;
Sedianya musim ini pun Terim membawa kebanggaan tersendiri, ini kali pertama dalam 24 tahun belakangan, Galatasaray mencapai perempatfinal. Tetapi tim asal Turki itu mesti menelan pil pahit akibat ditundukkan 0-3 pada leg pertama, dini hari tadi.
&amp;nbsp;
Aslan &amp;ndash; julukan Galatasaray, bahkan sudah menerima &amp;ldquo;hadiah selamat datang&amp;rdquo; di Bernabeu dengan gol cepat Cristiano Ronaldo di menit kesembilan. Disusul gol kedua lewat kaki Karim Benzema, 20 menit berselang. Keterpurukan Galatasaray pun ditutup gol ketiga Gonzalo Higua&amp;iacute;n yang berangkat dari bangku cadangan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dari kerja keras kami dan latihan ketat sebagai persiapan, kami tak menyangka bisa kejebolan sebanyak ini,&amp;rdquo; ungkap Terim, kepada SkySports, Kamis (4/4/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tak seharusnya Anda melakukan banyak kesalahan pada laga seperti ini. Real Madrid memang dominan dan saya bisa terima itu,&amp;rdquo; tutup juru taktik berusia 59 tahun tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
