<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Santon: Bukan Salah Saya Terlahir Sebagai Fan Milan</title><description>Davide Santon pernah mengatakan, walaupun dibesarkan Inter Milan, ia sebenarnya merupakan fan AC Milan. Kini, pemain berusia 22 tahun tersebut kembali menegaskan hal  tersebut, sambil memberi sinyal kalau ia siap menerima pinangan Rossoneri.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/03/21/45/779677/santon-bukan-salah-saya-terlahir-sebagai-fan-milan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/03/21/45/779677/santon-bukan-salah-saya-terlahir-sebagai-fan-milan"/><item><title>Santon: Bukan Salah Saya Terlahir Sebagai Fan Milan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/03/21/45/779677/santon-bukan-salah-saya-terlahir-sebagai-fan-milan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/03/21/45/779677/santon-bukan-salah-saya-terlahir-sebagai-fan-milan</guid><pubDate>Kamis 21 Maret 2013 21:25 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/03/21/45/779677/rlOsm9dT1B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wingback Newcastle United, Davide Santon. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/03/21/45/779677/rlOsm9dT1B.jpg</image><title>Wingback Newcastle United, Davide Santon. (Foto: Reuters)</title></images><description>Sebagian besar orang Indonesia merasa makanan kurang lengkap tanpa sambal. Namun, tidak diketahui pasti siapa yang pertama kali menemukan sambal sebagai bumbu pendamping.&amp;nbsp;Baca Juga: 3 Gejala Dehidrasi yang Perlu DiketahuiMenurut skripsi &quot;Sejarah Sambal Nusantara pada masa Kolonial (1850-1942)&quot;, sambal diperkirakan sudah ada sejak masa Jawa Kuno dengan menggunakan rempah asli Nusantara seperti Cabya atau cabai Jawa. Meski demikian, jenis cabai ini berbeda dengan cabe rawit yang menjadi bahan dasar sambal saat ini. Skripsi ini menelusuri sejarah sambal di Nusantara pada masa kolonial antara 1850-1942.&amp;nbsp;Baca Juga: 4 Obat Herbal untuk Bantu Atasi Flu Pasca-MudikPada abad ke-16, cabai capsicum masuk ke Nusantara berkat pelaut Spanyol dari Amerika Selatan. Masyarakat Indonesia kemudian mulai menggunakan cabai ini sebagai bahan pembuatan sambal dan meninggalkan cabya karena dianggap lebih enak. Selain cabai, jahe, andaliman, dan cabya juga digunakan sebagai rempah tradisional dalam pembuatan sambal.Simak selengkapnya di Infografis!


#Sambal
#Penemu Sambal
#Sejarah Sambal
#Sambal Nusantara
#Makanan Khas

</description><content:encoded>Sebagian besar orang Indonesia merasa makanan kurang lengkap tanpa sambal. Namun, tidak diketahui pasti siapa yang pertama kali menemukan sambal sebagai bumbu pendamping.&amp;nbsp;Baca Juga: 3 Gejala Dehidrasi yang Perlu DiketahuiMenurut skripsi &quot;Sejarah Sambal Nusantara pada masa Kolonial (1850-1942)&quot;, sambal diperkirakan sudah ada sejak masa Jawa Kuno dengan menggunakan rempah asli Nusantara seperti Cabya atau cabai Jawa. Meski demikian, jenis cabai ini berbeda dengan cabe rawit yang menjadi bahan dasar sambal saat ini. Skripsi ini menelusuri sejarah sambal di Nusantara pada masa kolonial antara 1850-1942.&amp;nbsp;Baca Juga: 4 Obat Herbal untuk Bantu Atasi Flu Pasca-MudikPada abad ke-16, cabai capsicum masuk ke Nusantara berkat pelaut Spanyol dari Amerika Selatan. Masyarakat Indonesia kemudian mulai menggunakan cabai ini sebagai bahan pembuatan sambal dan meninggalkan cabya karena dianggap lebih enak. Selain cabai, jahe, andaliman, dan cabya juga digunakan sebagai rempah tradisional dalam pembuatan sambal.Simak selengkapnya di Infografis!


#Sambal
#Penemu Sambal
#Sejarah Sambal
#Sambal Nusantara
#Makanan Khas

</content:encoded></item></channel></rss>
