<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Blanco: Saya Tak Mau Bawa Pulang Malu</title><description>Pelatih Luis Manuel Blanco mengaku tak ingin kembali ke negaranya dengan rasa malu, setelah dia ditugaskan untuk melatih Timnas Indonesia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/02/22/51/766067/blanco-saya-tak-mau-bawa-pulang-malu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/02/22/51/766067/blanco-saya-tak-mau-bawa-pulang-malu"/><item><title>Blanco: Saya Tak Mau Bawa Pulang Malu</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/02/22/51/766067/blanco-saya-tak-mau-bawa-pulang-malu</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/02/22/51/766067/blanco-saya-tak-mau-bawa-pulang-malu</guid><pubDate>Jum'at 22 Februari 2013 16:53 WIB</pubDate><dc:creator>Windi Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/22/51/766067/aXnku6DIwB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Manuel Blanco (tengah).(foto:Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/22/51/766067/aXnku6DIwB.jpg</image><title>Manuel Blanco (tengah).(foto:Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pelatih Luis Manuel Blanco mengaku tak ingin kembali ke negaranya dengan rasa malu, setelah dia ditugaskan untuk melatih Timnas Indonesia.
&amp;nbsp;
Pria asal Argentina ini ingin membantu Indonesia meraih kejayaan di Benua Asia, khususnya kawasan Asia Tenggara. Blanco juga bertekad mengubah karakter para pemain Indonesia untuk rela berkorban dan berjuang untuk Timnas.
&amp;nbsp;
&quot;Saya datang ke Indonesia untuk membantu timnas. Kami berangkat jauh-jauh dari Argentina. Dan saya tidak ingin malu ketika kembali ke negara saya,&quot; ungkap Blanco dalam konferensi pers di Istora Senayan, Jumat (22/2/2013).
&amp;nbsp;
&quot;Artinya, saya ingin mengajarkan perjuangan dan pengorbanan pada para pemain. Pemain diajarkan untuk menghargai timnas dan mereka harus berjuang untuk mendapatkan kaus timnas,&quot; papar pelatih yang dulu sempat menjadi pemain Boca Juniors ini.
&amp;nbsp;
Blanco menyatakan, dirinya ingin Timnas Indonesia memiliki identitas. Dia juga ingin menularkan mental pemenang, bukan hanya pada para pemain, tetapi juga seluruh elemen di dunia sepakbola nasional.
&amp;nbsp;
&quot;Kita harus berubah, kalau sudah terbiasa kalah, kita akan kalah. Kalau kita sudah terbiasa menang, kita menang,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;
&quot;Negara kami (Argentina) sudah pernah menjadi juara dunia di berbagai kelompok umur. Kami ingin tularkan ini. Timnas Indonesia harus punya identitas,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
&quot;Kita pasti bisa mengubah taktik dan mental pemain. Tapi bukan hanya mental pemain, tapi juga mental keseluruhan,&quot; tutupnya.
&amp;nbsp;
Update berita bola dari Twitter @bola_okezone </description><content:encoded>JAKARTA - Pelatih Luis Manuel Blanco mengaku tak ingin kembali ke negaranya dengan rasa malu, setelah dia ditugaskan untuk melatih Timnas Indonesia.
&amp;nbsp;
Pria asal Argentina ini ingin membantu Indonesia meraih kejayaan di Benua Asia, khususnya kawasan Asia Tenggara. Blanco juga bertekad mengubah karakter para pemain Indonesia untuk rela berkorban dan berjuang untuk Timnas.
&amp;nbsp;
&quot;Saya datang ke Indonesia untuk membantu timnas. Kami berangkat jauh-jauh dari Argentina. Dan saya tidak ingin malu ketika kembali ke negara saya,&quot; ungkap Blanco dalam konferensi pers di Istora Senayan, Jumat (22/2/2013).
&amp;nbsp;
&quot;Artinya, saya ingin mengajarkan perjuangan dan pengorbanan pada para pemain. Pemain diajarkan untuk menghargai timnas dan mereka harus berjuang untuk mendapatkan kaus timnas,&quot; papar pelatih yang dulu sempat menjadi pemain Boca Juniors ini.
&amp;nbsp;
Blanco menyatakan, dirinya ingin Timnas Indonesia memiliki identitas. Dia juga ingin menularkan mental pemenang, bukan hanya pada para pemain, tetapi juga seluruh elemen di dunia sepakbola nasional.
&amp;nbsp;
&quot;Kita harus berubah, kalau sudah terbiasa kalah, kita akan kalah. Kalau kita sudah terbiasa menang, kita menang,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;
&quot;Negara kami (Argentina) sudah pernah menjadi juara dunia di berbagai kelompok umur. Kami ingin tularkan ini. Timnas Indonesia harus punya identitas,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
&quot;Kita pasti bisa mengubah taktik dan mental pemain. Tapi bukan hanya mental pemain, tapi juga mental keseluruhan,&quot; tutupnya.
&amp;nbsp;
Update berita bola dari Twitter @bola_okezone </content:encoded></item></channel></rss>
