<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Niang Janji Jadi Anak Baik di Milan </title><description>Pemain belia AC Milan M&amp;rsquo;Baye Babacar Niang memang menjadi pembicaraan berbagai kalangan. Penampilan yang energik dan gaya rambut yang nyentrik seolah-olah menandakan ciri khas dari striker asal Prancis ini.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/02/14/47/761774/niang-janji-jadi-anak-baik-di-milan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/02/14/47/761774/niang-janji-jadi-anak-baik-di-milan"/><item><title>Niang Janji Jadi Anak Baik di Milan </title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/02/14/47/761774/niang-janji-jadi-anak-baik-di-milan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/02/14/47/761774/niang-janji-jadi-anak-baik-di-milan</guid><pubDate>Kamis 14 Februari 2013 14:49 WIB</pubDate><dc:creator>Alfa Mandalika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/14/47/761774/tuR7SgRAjX.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Mâ€™Baye Babacar Niang.(foto:Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/14/47/761774/tuR7SgRAjX.jpg</image><title> Mâ€™Baye Babacar Niang.(foto:Reuters)</title></images><description>MILAN - Pemain belia AC Milan M&amp;rsquo;Baye Babacar Niang memang menjadi pembicaraan berbagai kalangan. Penampilan yang energik dan gaya rambut yang nyentrik seolah-olah menandakan ciri khas dari striker asal Prancis ini. Niang sendiri yang direkrut dari Caen klub Ligue II Perancis terlihat cepat beradaptasi dengan rekan-rekan tim di Rossoneri. Namun, Niang ternyata memiliki sikap yang buruk pada saat berada di tim Perancis U-21. Kala itu dia dan rekan-rekannya menyelinap meninggalkan kamp latihan untuk pergi berpesta di Paris. Kendati begitu, Niang mengutarakan niatnya ingin berubah menjadi pesepakbola yang baik dan profesional. Niang juga sudah berbicara dengan Adriano Galliani yang membuat dirinya mengerti dan mau berubah. Niang juga mengaku bermain di Milan dirinya selalu bekerja keras untuk mendapatkan kesempatan tampil sebagai starter. Niang juga menyadari bahwa banyak persaingan di lini gedor tim asuhan Allegri dan harus selalu memberikan penampilan yang baik. &amp;ldquo;Saya mendapatkan kesempatan bermain, tapi saya bukan menjadi otomatis pilihan pertama. Saya mempunyai pekerjaan setiap hari karena Robinho lebih baik dari saya dan saya harus selalu berusaha mendapatkan tempat saya,&amp;rdquo; ujar pemain 18 tahun ini seperti disitat Football Italia. &amp;ldquo;Di Prancis mentalitas berbeda dengan di Italia, di sini anda membutuhkan sikap yang profesional. Saya diminta untuk hanya fokus kepada sepakbola dan lebih bersikap hati-hati dalam setiap aspek kehidupan saya,&amp;rdquo; papar Niang. Niang juga harus selalu membiasakan diri dengan peraturan yang ada di Milan. Khususnya dalam hal kebugaran tubuh dengan menjaga pola makan. &amp;ldquo;Contohnya, di Italia mereka sangat keras sekali dengan diet, yang merupakan hal mendasar untuk menghindari cedera. Galliani marah dengan saya karena setelah beberapa insiden yang saya lakukan dan dia membuat saya mengerti bahwa saya harus berubah,&amp;rdquo; ujar pemain kelahiran 19 Desember 1994 itu. &amp;ldquo;Milan adalah kesempatan terbesar saya, dan saya tidak mau membuang waktu untuk menghabiskan waktu di klub malam, mobil dan gangguan lainnya. Saya perlu membuat sebagian besar dari kesempatan ini untuk menjadi pemain penting bagi Milan,&amp;rdquo; lanjut Niang. Niang sendiri belum mencetak gol di Serie A, namun dirinya menegaskan bahwa dia menyimpan kesempatan yang khusus. &amp;ldquo;Mudah-mudahan itu akan tiba di Derby Milan,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>MILAN - Pemain belia AC Milan M&amp;rsquo;Baye Babacar Niang memang menjadi pembicaraan berbagai kalangan. Penampilan yang energik dan gaya rambut yang nyentrik seolah-olah menandakan ciri khas dari striker asal Prancis ini. Niang sendiri yang direkrut dari Caen klub Ligue II Perancis terlihat cepat beradaptasi dengan rekan-rekan tim di Rossoneri. Namun, Niang ternyata memiliki sikap yang buruk pada saat berada di tim Perancis U-21. Kala itu dia dan rekan-rekannya menyelinap meninggalkan kamp latihan untuk pergi berpesta di Paris. Kendati begitu, Niang mengutarakan niatnya ingin berubah menjadi pesepakbola yang baik dan profesional. Niang juga sudah berbicara dengan Adriano Galliani yang membuat dirinya mengerti dan mau berubah. Niang juga mengaku bermain di Milan dirinya selalu bekerja keras untuk mendapatkan kesempatan tampil sebagai starter. Niang juga menyadari bahwa banyak persaingan di lini gedor tim asuhan Allegri dan harus selalu memberikan penampilan yang baik. &amp;ldquo;Saya mendapatkan kesempatan bermain, tapi saya bukan menjadi otomatis pilihan pertama. Saya mempunyai pekerjaan setiap hari karena Robinho lebih baik dari saya dan saya harus selalu berusaha mendapatkan tempat saya,&amp;rdquo; ujar pemain 18 tahun ini seperti disitat Football Italia. &amp;ldquo;Di Prancis mentalitas berbeda dengan di Italia, di sini anda membutuhkan sikap yang profesional. Saya diminta untuk hanya fokus kepada sepakbola dan lebih bersikap hati-hati dalam setiap aspek kehidupan saya,&amp;rdquo; papar Niang. Niang juga harus selalu membiasakan diri dengan peraturan yang ada di Milan. Khususnya dalam hal kebugaran tubuh dengan menjaga pola makan. &amp;ldquo;Contohnya, di Italia mereka sangat keras sekali dengan diet, yang merupakan hal mendasar untuk menghindari cedera. Galliani marah dengan saya karena setelah beberapa insiden yang saya lakukan dan dia membuat saya mengerti bahwa saya harus berubah,&amp;rdquo; ujar pemain kelahiran 19 Desember 1994 itu. &amp;ldquo;Milan adalah kesempatan terbesar saya, dan saya tidak mau membuang waktu untuk menghabiskan waktu di klub malam, mobil dan gangguan lainnya. Saya perlu membuat sebagian besar dari kesempatan ini untuk menjadi pemain penting bagi Milan,&amp;rdquo; lanjut Niang. Niang sendiri belum mencetak gol di Serie A, namun dirinya menegaskan bahwa dia menyimpan kesempatan yang khusus. &amp;ldquo;Mudah-mudahan itu akan tiba di Derby Milan,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
