<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Maldini Cemberut dan Tak Ada Jumpa Pers  </title><description>Ini bukan event Milan Glorie yang pertama, tapi sayang pelaksanaannya kali ini jauh dari kata bagus. Bahkan, dibanding pelaksanaan Milan Glorie yang dilangsungkan pada 2011.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/02/09/51/759408/maldini-cemberut-dan-tak-ada-jumpa-pers</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/02/09/51/759408/maldini-cemberut-dan-tak-ada-jumpa-pers"/><item><title>Maldini Cemberut dan Tak Ada Jumpa Pers  </title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/02/09/51/759408/maldini-cemberut-dan-tak-ada-jumpa-pers</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/02/09/51/759408/maldini-cemberut-dan-tak-ada-jumpa-pers</guid><pubDate>Sabtu 09 Februari 2013 20:21 WIB</pubDate><dc:creator>Windi Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Ini bukan event Milan Glorie yang pertama, tapi sayang pelaksanaannya kali ini jauh dari kata bagus. Bahkan, dibanding pelaksanaan Milan Glorie yang dilangsungkan pada 2011.
&amp;nbsp;
Setidaknya, itu terlihat dari panitia pelaksana yang terkesan tidak siap. Salah satunya ketika banyak wartawan yang mengaku sudah mengirim data untuk pembuatan ID card, tapi malah banyak yang tidak dapat untuk laga yang dimainkan pada Sabtu (9/2/2013).
&amp;nbsp;
&quot;Kami sudah mengirim foto dan data peliput melalui e-mail. Mereka juga minta buru-buru, tapi tetap kami kirim sesuai deadline yang mereka berikan. Sayangnya email kami tidak di-reply lagi dan tidak ada pemberitahuan sama sekali setelah itu,&quot; ujar salah satu wartawan foto dari surat kabar daerah.
&amp;nbsp;
Penonton juga bisa masuk ke dalam stadion tak lama setelah laga berakhir. Hal ini membuat Paolo Maldini terlihat cemberut karena dia kemudian dikerubungi penonton yang berasal dari tribun.
&amp;nbsp;
Bukan hanya itu, setelah pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, seharusnya digelar konferensi pers dari kedua tim, dalam hal ini Milan Glorie dan Indonesian All Star. Tapi hal tersebut sama sekali tidak terjadi. Komentar-komentar pemain tentu sangat dibutuhkan oleh para pekerja media.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Ini bukan event Milan Glorie yang pertama, tapi sayang pelaksanaannya kali ini jauh dari kata bagus. Bahkan, dibanding pelaksanaan Milan Glorie yang dilangsungkan pada 2011.
&amp;nbsp;
Setidaknya, itu terlihat dari panitia pelaksana yang terkesan tidak siap. Salah satunya ketika banyak wartawan yang mengaku sudah mengirim data untuk pembuatan ID card, tapi malah banyak yang tidak dapat untuk laga yang dimainkan pada Sabtu (9/2/2013).
&amp;nbsp;
&quot;Kami sudah mengirim foto dan data peliput melalui e-mail. Mereka juga minta buru-buru, tapi tetap kami kirim sesuai deadline yang mereka berikan. Sayangnya email kami tidak di-reply lagi dan tidak ada pemberitahuan sama sekali setelah itu,&quot; ujar salah satu wartawan foto dari surat kabar daerah.
&amp;nbsp;
Penonton juga bisa masuk ke dalam stadion tak lama setelah laga berakhir. Hal ini membuat Paolo Maldini terlihat cemberut karena dia kemudian dikerubungi penonton yang berasal dari tribun.
&amp;nbsp;
Bukan hanya itu, setelah pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, seharusnya digelar konferensi pers dari kedua tim, dalam hal ini Milan Glorie dan Indonesian All Star. Tapi hal tersebut sama sekali tidak terjadi. Komentar-komentar pemain tentu sangat dibutuhkan oleh para pekerja media.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
