<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Blanco Tawarkan Metode Kepelatihan yang Berbeda</title><description>Pelatih yang baru ditunjuk Ketua Umum PSSI Djohar Arifin untuk menangani  Timnas Indonesia, Luis Manuel Blanco mengaku memiliki &amp;ldquo;resep&amp;rdquo; khusus  untuk membawa Garuda meraih pencapaian terbaik. Menurutnya, perubahan  akan dia lakukan demi membentuk Timnas yang berkarakter.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/02/07/51/758338/blanco-tawarkan-metode-kepelatihan-yang-berbeda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/02/07/51/758338/blanco-tawarkan-metode-kepelatihan-yang-berbeda"/><item><title>Blanco Tawarkan Metode Kepelatihan yang Berbeda</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/02/07/51/758338/blanco-tawarkan-metode-kepelatihan-yang-berbeda</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/02/07/51/758338/blanco-tawarkan-metode-kepelatihan-yang-berbeda</guid><pubDate>Kamis 07 Februari 2013 15:48 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/07/51/758338/MBmgxOpcAR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Djohar Arifin, Luis Blanco &amp; Duta Besar Argentina Javier Augusto Sanz (Foto: Aditya/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/07/51/758338/MBmgxOpcAR.jpg</image><title>Djohar Arifin, Luis Blanco &amp; Duta Besar Argentina Javier Augusto Sanz (Foto: Aditya/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pelatih yang baru ditunjuk Ketua Umum PSSI Djohar Arifin untuk menangani Timnas Indonesia, Luis Manuel Blanco mengaku memiliki &amp;ldquo;resep&amp;rdquo; khusus untuk membawa Garuda meraih pencapaian terbaik. Menurutnya, perubahan akan dia lakukan demi membentuk Timnas yang berkarakter.
&amp;nbsp;
Blanco, yang memiliki pengalaman melatih Timnas U-20 China, juga mengatakan, postur tubuh rata-rata pemain Indonesia memang kecil. Namun menurutnya, hal tersebut seharusnya tak menjadi masalah. Ia mencontohkan para pemain yang berasal dari negaranya, Argentina, yang tetap bisa bersinar meski posturnya kecil.
&amp;nbsp;
&quot;Apa yang akan saya ubah adalah dari level dasar. Baru setelah itu Timnas Indonesia bisa terbentuk. Saya pastikan, (metode kepelatihan) saya akan sangat jauh berbeda apa yang kita lihat selama ini. Sangat jauh,&quot; ujar Blanco, pada acara perkenalan dirinya di kantor PSSI, Kamis (7/2/2013).
&amp;nbsp;
&quot;Selama ini, saya lihat para pemain Indonesia banyak yang bagus, dan nanti saya bisa orbitkan. Pemain-pemain Argentina seperti Maradona, Saviola, atau Messi posturnya juga pendek. Tapi, mereka di sana sangat mudah bermain dengan pemain-pemain berpostur tinggi,&quot; sambung pelatih berusia 59 tahun tersebut.
&amp;nbsp;
Blanco juga mengatakan akan benar-benar serius dalam membentuk mental para pemain Indonesia. Ia memastikan, para pemain yang akan tergabung dalam Timnas merupakan pemain yang mau berjuang dengan keras.
&amp;nbsp;
&quot;Saya datang ke sini bukan untuk mengikuti kebiasaan para pemain, tapi sebaliknya, merekalah yang harus terbiasa dengan cara saya. (Pokoknya), para pemain harus berjuang sekuat tenaga dan mengucurkan keringat untuk bisa memakai kostum Timnas,&quot; ujar Blanco.
&amp;nbsp;
Kendati sudah diperkenalkan oleh Djohar sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia, hal tersebut justru dipertanyakan oleh anggota Exco PSSI, Bob Hippy. Menurut Bob, Blanco hanyalah pelatih yang dikirim oleh Argentina -atas kerja sama dengan pemerintah Indonesia- untuk memperbantukan sepak bola Tanah Air.</description><content:encoded>JAKARTA - Pelatih yang baru ditunjuk Ketua Umum PSSI Djohar Arifin untuk menangani Timnas Indonesia, Luis Manuel Blanco mengaku memiliki &amp;ldquo;resep&amp;rdquo; khusus untuk membawa Garuda meraih pencapaian terbaik. Menurutnya, perubahan akan dia lakukan demi membentuk Timnas yang berkarakter.
&amp;nbsp;
Blanco, yang memiliki pengalaman melatih Timnas U-20 China, juga mengatakan, postur tubuh rata-rata pemain Indonesia memang kecil. Namun menurutnya, hal tersebut seharusnya tak menjadi masalah. Ia mencontohkan para pemain yang berasal dari negaranya, Argentina, yang tetap bisa bersinar meski posturnya kecil.
&amp;nbsp;
&quot;Apa yang akan saya ubah adalah dari level dasar. Baru setelah itu Timnas Indonesia bisa terbentuk. Saya pastikan, (metode kepelatihan) saya akan sangat jauh berbeda apa yang kita lihat selama ini. Sangat jauh,&quot; ujar Blanco, pada acara perkenalan dirinya di kantor PSSI, Kamis (7/2/2013).
&amp;nbsp;
&quot;Selama ini, saya lihat para pemain Indonesia banyak yang bagus, dan nanti saya bisa orbitkan. Pemain-pemain Argentina seperti Maradona, Saviola, atau Messi posturnya juga pendek. Tapi, mereka di sana sangat mudah bermain dengan pemain-pemain berpostur tinggi,&quot; sambung pelatih berusia 59 tahun tersebut.
&amp;nbsp;
Blanco juga mengatakan akan benar-benar serius dalam membentuk mental para pemain Indonesia. Ia memastikan, para pemain yang akan tergabung dalam Timnas merupakan pemain yang mau berjuang dengan keras.
&amp;nbsp;
&quot;Saya datang ke sini bukan untuk mengikuti kebiasaan para pemain, tapi sebaliknya, merekalah yang harus terbiasa dengan cara saya. (Pokoknya), para pemain harus berjuang sekuat tenaga dan mengucurkan keringat untuk bisa memakai kostum Timnas,&quot; ujar Blanco.
&amp;nbsp;
Kendati sudah diperkenalkan oleh Djohar sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia, hal tersebut justru dipertanyakan oleh anggota Exco PSSI, Bob Hippy. Menurut Bob, Blanco hanyalah pelatih yang dikirim oleh Argentina -atas kerja sama dengan pemerintah Indonesia- untuk memperbantukan sepak bola Tanah Air.</content:encoded></item></channel></rss>
