<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnya Beraroma Prancis, Pardew Wajibkan Bahasa Inggris</title><description>Aroma Prancis di Inggris kini sudah tak lagi terasa di klub asal London, Arsenal melainkan beralih ke Newcastle United. Ya, revolusi Prancis kini tengah melanda klub berjuluk The Magpies itu.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2013/01/27/45/752348/timnya-beraroma-prancis-pardew-wajibkan-bahasa-inggris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2013/01/27/45/752348/timnya-beraroma-prancis-pardew-wajibkan-bahasa-inggris"/><item><title>Timnya Beraroma Prancis, Pardew Wajibkan Bahasa Inggris</title><link>https://bola.okezone.com/read/2013/01/27/45/752348/timnya-beraroma-prancis-pardew-wajibkan-bahasa-inggris</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2013/01/27/45/752348/timnya-beraroma-prancis-pardew-wajibkan-bahasa-inggris</guid><pubDate>Minggu 27 Januari 2013 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Rintani Mundari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/27/45/752348/Qa4QQjYSAJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para punggawa Newcastle United. (Foto: Bleacher Report)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/27/45/752348/Qa4QQjYSAJ.jpg</image><title>Para punggawa Newcastle United. (Foto: Bleacher Report)</title></images><description>NEWCASTLE - Aroma Prancis di Inggris kini sudah tak lagi terasa di klub asal London, Arsenal melainkan beralih ke Newcastle United. Ya, revolusi Prancis kini tengah melanda klub berjuluk The Magpies itu.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui bahwa kedatangan dua pemain baru asal Prancis pada jendela transfer musim dingin ini membuat skuad Alan Pardew memiliki sembilan pemain asal Negeri Mode itu.
&amp;nbsp;
Kendati demikian, sang pelatih memastikan bahwa bahasa Inggris akan tetap menjadi bahasa wajib antar pemain. Pelatih berkebangsaan Inggris itu juga telah menyarankan anak asuhnya (yang berasal dari Prancis khususnya) untuk belajar bahasa Inggris demi terjalinnya komunikasi tim yang baik.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya mengatakan kepada para pemain Prancis dan mengatakan saya akan berbicara dalam bahasa Inggris dan mereka semua tetap diharuskan belajar bahasa Inggris dengan cepat untuk pendidikan dan untuk tim,&amp;rdquo; kata Pardew, seperti dilansir Goal, Minggu (27/1/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami berbicara bahasa Inggris di lapangan. dialog Prancis dapat dilakukan di antara mereka sendiri, tetapi mereka harus memahami bahasa Inggris dan memahami saya. satu atau dua dari mereka cukup terbata-bata dan butuh latihan,&amp;rdquo; sambung pelatih berusia 51 tahun itu.</description><content:encoded>NEWCASTLE - Aroma Prancis di Inggris kini sudah tak lagi terasa di klub asal London, Arsenal melainkan beralih ke Newcastle United. Ya, revolusi Prancis kini tengah melanda klub berjuluk The Magpies itu.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui bahwa kedatangan dua pemain baru asal Prancis pada jendela transfer musim dingin ini membuat skuad Alan Pardew memiliki sembilan pemain asal Negeri Mode itu.
&amp;nbsp;
Kendati demikian, sang pelatih memastikan bahwa bahasa Inggris akan tetap menjadi bahasa wajib antar pemain. Pelatih berkebangsaan Inggris itu juga telah menyarankan anak asuhnya (yang berasal dari Prancis khususnya) untuk belajar bahasa Inggris demi terjalinnya komunikasi tim yang baik.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya mengatakan kepada para pemain Prancis dan mengatakan saya akan berbicara dalam bahasa Inggris dan mereka semua tetap diharuskan belajar bahasa Inggris dengan cepat untuk pendidikan dan untuk tim,&amp;rdquo; kata Pardew, seperti dilansir Goal, Minggu (27/1/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami berbicara bahasa Inggris di lapangan. dialog Prancis dapat dilakukan di antara mereka sendiri, tetapi mereka harus memahami bahasa Inggris dan memahami saya. satu atau dua dari mereka cukup terbata-bata dan butuh latihan,&amp;rdquo; sambung pelatih berusia 51 tahun itu.</content:encoded></item></channel></rss>
